info-b

Tutorial PHP MySQL Part 4: Cara Membuat Koneksi PHP dengan MySQL (mysql_connect)

Posted on

Didalam panduan kali ini kita akan mulai masuk dengan kode program bagi merancang koneksi antara PHP dengan MySQL. Seperti yang pernah kita bahas, PHP menyediakan 3 buah extension bagi koneksi PHP-MySQL. Mulai dari panduan ini dan beberapa panduan kedepan, saya akan membahas cara koneksi menggunakan mysql extension. Kali ini kita akan membahas cara membuat koneksi antara PHP dengan database MySQL. Proses koneksi ini menggunakan guna mysql_connect().

Karena mysql extension telah berstatus depracated, dimana tak disarankan bagi digunakan lagi dan kemungkinan akan dihapus oleh PHP versi berikutnya, panduan mengenai mysql extension saya bikin hanya selaku bahan referensi, dan selaku mendasar untuk kita bagi masuk kedalam mysqli extension dan PDO.

Bagi penulisan program, saya tak menyarankan mysql extension, tetapi sebaiknya menggunakan mysqli extension dan PDO. Panduan mengenai mysqli dan PDO akan kita bahas mulai dari panduan PHP MySQL part 12 keatas.

Bila sahabat menggunakan PHP 7 (yang terdapat di XAMPP 7), mysql extension ini SUDAH TIDAK DAPAT BERJALAN. Kita mesti menggunakan mysqli extension atau PDO.


Mengenal Manfaat koneksi PHP-MySQL: mysql_connect()

Bagi merancang koneksi antara PHP dengan MySQL menggunakan mysql extension, PHP menyediakan guna mysql_connect().

Manfaat ini diibaratkan selaku cara bagi login kedalam MySQL Server. Manfaat mysql_connect() membutuhkan 3 argumen, dan mengembalikan nilai guna berupa ‘variabel koneksi’ ke MySQL.

Berikut yaitu format mendasar penulisan guna mysql_connect():

  • $link adalah sebuah variabel yang akan menampung hasil dari guna mysql_connect (). Bila berhasil terhubung dengan MySQL, $link akan berisi nilai yang berfungsi selaku ’link koneksi’ dengan MySQL. Link koneksi ini akan dibutuhkan sepanjang program PHP-MySQL nantinya. Di pada PHP, variabel $link ini dikenal dengan istilah handler, yakni variabel yang meng-handle koneksi ke MySQL.

  • mysql_host yaitu argumen pertama-tama dari guna mysql_connect(). Nilai mysql_host diisi dengan tempat tinggal komputer dimana MySQL Server berjalan. Bila sahabat menjalankan MySQL menggunakan XAMPP di komputer yang sama dengan tempat web server Apache berjalan, karenanya tempat tinggal ini dapat diisi dengan ’localhost’ atau ’127.0.0.1’. Namun kalau MySQL server dijalankan dari komputer lain, argumen ini akan berisi IP address dari komputer tersebut.

  • mysql_user yaitu nama user MySQL dimana kita akan login. Seperti ’root’, ’admin’, ’andi’ dan lain-lain tergantung kepada user MySQL yang telah terdaftar di server. Cara merancang dan menghapus user MySQL telah saya bahas di Panduan Cara Membangun dan Menghapus User MySQL (CREATE USER). Bila sahabat menggunakan MySQL bawaan XAMPP, user ’root’ dapat digunakan.

  • mysql_password diisi dengan password dari user yang dikerjakan di argumen mysql_user.

Variabel $link yang berisi link koneksi PHP-MySQL (hasil dari guna mysql_connect()), termasuk ke pada kelompok tipe data khusus PHP yang disebut resources. Variabel Resources tak dapat berdiri sendiri dan biasanya digunakan selaku argumen bagi guna lain. Sahabat bebas mengganti nama variabel $link dengan nama lain, seperti $koneksi, $link_mysql, dll.

Bila koneksi dengan PHP gagal dilakukan, guna mysql_connect() akan mengembalikan nilai Boolean FALSE. Hasil FALSE ini akan disimpan pada variabel $link dan dapat kita gunakan pada perulangan IF bagi menampilkan error yang terjadi.


Cara Membangun Koneksi PHP dengan MySQL

Bagi mengetahui cara merancang koneksi antara MySQL dengan PHP, seketika saja kita masuk kedalam contoh kode program cara pemakaian guna mysql_connect().

Berikut yaitu kode PHP bagi merancang koneksi dengan MySQL:

Bila koneksi dengan MySQL berhasil, karenanya di pada web browser akan tampil gambar seperti berikut ini:

Di bagian pertama-tama kode program, saya merancang guna mysql_connect(‘localhost’,’root’,”). Manfaat ini berarti saya mencoba login dengan MySQL Server yang berada di tempat tinggal localhost (komputer yang sama dengan web server berada), nama user ’root’ dan password ’’ (string kosong, yang berarti tanpa password).

Manfaat m
ysql_connect()
mengembalikan kondisi status koneksi ke pada variabel $link. Variabel $link akan berisi link koneksi (bertipe resources) kalau berhasil terkoneksi dengan MySQL, dan akan bernilai TRUE kalau dikonversi menjadi Boolean.

Namun variabel $link akan berisi nilai Boolean FALSE kalau PHP gagal login ke MySQL. Nilai $link ini berikutnya dapat digunakan bagi pengecekan apakah koneksi berhasil atau tak.

Bila terjadi kesalahan, misalkan saja saya mengubah password root menjadi ’123456’, karenanya tampilan web browser akan seperti berikut ini:

Seperti yang terlihat, PHP mengeluarkan pesan error mysql_connect(): Access denied for user ‘root’@’localhost’ (using password: YES), yang berarti login ke MySQL gagal karena salah password bagi user root.

Agar lebih informatif, diakhir program saya tampilkan nilai dari variabel $link dengan menggunakan guna var_dump(). Sahabat akan melihat bahwa variabel $link bertipe data ’resources’ kalau koneksi berhasil, dan bertipe data Boolean FALSE, kalau koneksi gagal.

Sedikit catatan mengenai user MySQL kalau menggunakan MySQL Server dari XAMPP.

Selain user root, MySQL bawaan XAMPP pun berisi beberapa user lain. Berikut yaitu daftar user tersebut:

Hal yang urgen dari tabel diatas, MySQL membolehkan user dengan nama: ANY, yang berarti MySQL bawaan XAMPP membolehkan user dengan nama apapun bagi masuk ke MySQL Server, sehingga kalau sahabat mengubah contoh kita menjadi: $link=mysql_connect(‘localhost’,’aku_siapa’,”), PHP akan tetap berhasil masuk kedalam MySQL Server.

MySQL versi XAMPP memang tak dirancang bagi keamanan, namun lebih kepada kemudahan pada merancang kode program PHP.


Mengenal guna die() dan exit() pada PHP

Diantara guna PHP yang sering digunakan di dikala mengerjakan koneksi dengan MySQL yaitu guna die() dan exit().

Sesuai dengan namanya, guna ini bertujuan bagi ’membunuh’ atau ’keluar’ dari PHP. Kedua guna ini bertujuan bagi merancang proses PHP berhenti diproses di dikala itu pun (di dikala guna ini dipanggil).

Sebelum ’bunuh diri’, guna die() dan exit() dapat menampilkan “pesan terakhir”.

Berikut yaitu pemakaian guna die() pada merancang koneksi antara PHP dengan MySQL:

Manfaat die() di kode diatas akan menyebabkan proses PHP berhenti kalau login ke database MySQL gagal dilakukan. Dengan menggunakan guna die(), kita dapat memastikan bahwa PHP tak akan mengeksekusi perintah-perintah berikutnya.

Apabila kita tak menggunakan die(), karenanya PHP akan terus menjalankan proses berikutnya yang akan menghasilkan error (karena koneksi ke database memang tak akan dapat dilakukan).


Menghentikan koneksi PHP MySQL dengan mysql_close()

Koneksi PHP dengan MySQL akan dihentikan secara otomatis di dikala eksekusi program selesai, yaitu di dikala halaman PHP selesai diproses, sehingga kita tak perlu menghentikanya secara manual.

Namun kalau sahabat ingin menghentikan koneksi dengan MySQL di dikala program PHP sedang berjalan, PHP menyediakan guna mysql_close(). Manfaat ini membutuhkan 1 buah argumen yang diisi dengan variabel ‘link koneksi’ hasil pemanggilan guna mysql_connect(). Variabel koneksi ini bersifat opsional, dan kalau diabaikan karenanya PHP akan menggunakan koneksi mysql terakhir.

Berikut yaitu contoh pemakaian guna mysql_close():


Pada panduan kali ini, kita telah berhasil membuat koneksi antara PHP dengan MySQL Server. Namun bagi ’berkomunikasi’ dengan database pada MyS
QL, mesti menggunakan “query”. Pada panduan berikutnya kita akan membahas cara menjalankan query MySQL dari PHP dengan fungsi mysql_query.


Sumber https://www.duniailkom.com/