Tutorial PHP : Membuat Class dalam PHP

Posted on

Halo sobat belajar pintar php, di artikel ini, kita akan membahas bagaimana membuatclass dalam PHP. Pada kasus ini kita akan membahas :

1. Penjelasan  mengenai objek atau kelas.
2. Contoh pada pemakaian sehari-hari.
3. Penerapan sederhana bagaimana mendeklarasikan kelas dan memakainya.
4. Contoh yang lebih serius bagi program konektivitas ke database.

Oke tanpa banyak basa-basi, seketika saja ke TKP —>>>

1. Pengantar Class PHP

Class ialah sekumpulan variabel/property dan fungsi/method yang mengolah variabel-variabel ini. Class sering disebut pun selaku objek. Dengan menggunakan objek proses perancangan program menjadi lebih cepat, karena objek-objek yang telah ada dapat diaplikasikan bagi membangun objek yang lain.

2. Cara membangun objek

Objek dapat didefinisikan dengan sintaksis berikut,

class namaobjek {

var $property;

function method($arg) {

//definisi method;

}

}

sintaks php di atas mendefinisikan sebuah objek yang bernama namaobjek dengan satu property $property dan satu method yaitu method().

3. Contoh sederhana Pemakaian Class pada PHP

Selaku contoh nyata., kita akan bicarakan sebuah kendaraan favorit saya ” motor” . Selaku sebuah objek tentu saja motor mempunyai sifat yang dimilikinya. Dapat jadi sifat ini dimiliki pun oleh benda/objek lain, tapi disini saya membicarakan sepeda.
Motor saya ini berwarna hitam, tentu saja hanya mempunyai 2 roda. Ketika saya beli harganya hanya 10 juta rupiah. Karena nilai tukar mata uang rupiah semakin menurun saja, tentu saja kalau saya jual harganya telah tak sebesar itu lagi. Saya tak tahu harga jualnya lebih rendah atau lebih tinggi.
Pada PHP saya dapat mendefinisikan objek motor ini seperti berikut, filenya saya beri nama kendaraan.class.php.

<?php
class motor {
var $Roda=”2″;
var $Warna=”hitam”;
var $Harga;  
function UbahWarna($WarnaBaru) {
$this->Warna=$WarnaBaru;
}
function UbahHarga($HargaBaru)
{
$this->Harga=$HargaBaru;
}
}
?>
Berikut sedikit penjelasan mengenai kode diatas, 
• nama kelas : motor
• jumlah property ada 3 yaitu, Roda, Warna, dan Harga
• terdapat 2 method yaitu, UbahWarna dan UbahHarga 

Ada dua property yang diberikan nilai awal seketika pada kelas, selaku harga default, dan satu property yang tak. Jadi kamu dapat mendeklarasikan property seperti ini.
Kelas ialah sebuah type data seperti layaknya jenis data yang lain misalnya integer atau karakter, jadi deklarasi ini hanya memberitahu PHP bahwa ada satu jenis data lagi yang bernama motor. Jadi agar kita dapat memakai kelas ini kita mesti membangun variabel dengan jenis data motor. Perhatikan contoh pemakaian objek sepeda di file coba.class.php berikut,

<?php
include(“kendaraan.class.php”);
echo “<p>Motor saya”;
$kendaraan = new motor;
echo “<p>Jumlah Roda: “.$kendaraan->Roda.”<br>”;
echo “Warna: “.$kendaraan->Warna.”<br>”;
echo “<p>Setelah command “$kendaraan->UbahWarna(“merah”)”<br>”;
$kendaraan->UbahWarna(“merah”);
echo “Warna: “.$kendaraan->Warna.”<br>”;
?>


include(“kendaraan.class.php”)
digunakan bagi mengandung file yang berisi deklarasi kelas motor. Kemudian baris ke 3 ialah cara perancangan objek dengan jenis kelas motor dengan command new. Kalau kamu load file ini pada browser kamu, tampilannya tampak seperti dibawah ini :

coba+class+php

Bagi memanggil property pada objek dengan menyebutkan terlebih dahulu objek-nya kemudian baru property-nya. Keduanya dipisahkan tanda panah ke kanan (->), perhatikan cara mengakses property di baris,

echo “Warna: “.$kendaraan->Warna.”<br>”;

Demikian pun bagi memanggil method pada objek tak banyak berbeda dengan property,

$kendaraan->UbahWarna(“merah”);

Yang membedakannya ialah tanda kurung di ahir di ahir.

4. Contoh yang lebih Rumit dan Serius

Contoh pada pemrograman PHP ialah kelas bagi akses ke database MySQL. Perhatikan definisi kelas berikut ini,

<?php
class DB {
var $Connection;
var $DBHost=”localhost”;
var $DBUser=”root”;
var $DBPass=””;
var $DBName;
var $DBRecSet;
// Constructor for this class
function DB ($db_host, $db_user, $db_pass, $db_name) {
$this->DBHost = $db_host;
$this->DBUser = $db_user;
$this->DBPass = $db_pass;
$this->DBName = $db_name;
if (!$this->Open())
{
echo “Error occure on openning connection or database. Period.”
}
// Open database server connection
function Open () {
if (!($ServerConn = @mysql_pconnect($this->DBHost, $this->DBUser, $this->DBPass)))
{
return 0;
}
else
{
if (!($this->Connection = @mysql_select_db($this->DBName, $ServerConn)))
{
return 0;
}
else
{
return 1;
}
}
function Query ($sql) {
if (empty($sql))
{
echo “No SQL command given. Period.”;
}
if ($this->DBRecSet=@mysql_query(addslashes($sql)))
{
return $this->DBRecSet;
}
else
{
return 0;
}
}
?>

Dari contoh tersebut tampak bahwa kelas ialah sekumpulan variabel dan manfaat lazim yang mewakili suatu objek tertentu, pada hal ini konektivitas ke database MySQL.

Catatan :
Yang mesti diperhatikan dari contoh ini ialah adanya manfaat yang mempunyai nama yang sama dengan nama kelasnya. Kegunaan ini akan selalu dipanggil ketika pertama-tama kali kita menghasilkan sebuah variabel berjenis data kelas dengan command new. Kegunaan seperti ini sering disebut dengan constructor. 


Kata kunci yang lain yang perlu diperhatikan disini ialah $this. Kata kunci ini diaplikasikan bagi merujuk property/method yang berada pada kelas itu sendiri. Perhatikan baris,

$this->DBHost = $db_host;

di method DB(). Method ini memakai property $DBost pada kelas dimana method DB() itu sendiri berada.

Sekianlah dulu teman-teman sekalian ,,
selamat mencoba untuk para calon programer dunia ,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *