Tutorial Membuat Web Online Part 9: Cara Upload File Website Menggunakan cPanel

Posted on

Untuk mengupload file laman, terdapat 2 alternatif, yakni menggunakan fitur File Manager dari cPanel, atau menggunakan program FTP. Di panduan kali ini saya akan membahas cara upload file website menggunakan cPanel terlebih dahulu.

Upload file menggunakan fitur File Manager dari cPanel cocok digunakan kalau file yang akan diupload relatif kecil (kurang dari 5MB), kalau diatas itu sebaiknya gunakan program FTP (akan dibahas di panduan berikutnya: Cara Upload menggunakan FTP).


Mempersiapkan File Situs

Sebelum mengupload file laman, pastinya kita telah mempersiapkan file yang ingin diupload. Untuk sebuah laman sederhana, file ini terdiri dari file index.html atau index.php, beberapa file HTML lainnya, serta file-file tambahan seperti CSS, JavaScript dan gambar untuk logo.

File index.html atau index.php yaitu nama file ‘khusus’ yang akan menjadi halaman utama dari setiap laman. Apabila seseorang membuka tempat tinggal laman di web browser, misalnya: www.agnetalink.com, atau www.duniailkom.com, web server akan mencari file index.html atau index.php dan menjalankannya.

File laman ini dapat dipersiapkan secara offline terlebih dahulu, misalnya menggunakan program XAMPP apabila menggunakan PHP.

Untuk contoh kali ini saya telah mempersiapkan file yang ingin diupload, yakni satu file index.html serta beberapa folder pendukung, seperti tampak di gambar berikut ini:

 File ini dapat seketika kita upload menggunakan File Manager cPanel. Akan tetapi menurut pengalaman saya, sebaiknya file-file ini di-compress terlebih dahulu kedalam wujud Zip. Selain memperkecil ukuran file, ini bertujuan untuk menghindari gagal upload atau file corrupt, terutama kalau file-file laman lumayan banyak. Program seperti winrar dapat digunakan untuk keperluan ini.

 Selaku contoh, saya akan men-compress seluruh file laman diatas ke di file my_website.zip. Usahakan di ketika men-compress, seluruh file seketika berada di di file ini, bukan di di folder lagi. Sehingga di ketika kita men-uncompress, file-file laman telah seketika terdapat, dan tak berada di di folder my_website.

Setelah file Zip terdapat, silahkan buka dan login ke halaman cPanel.


Cara Menggunakan File Manager cPanel

cPanel menyediakan fitur File Manager untuk mengakses file-file laman. File Manager dapat diakses dari bagian Files, seperti gambar berikut:

 Ketika di-klik, akan tampil jendela konfirmasi “Directory Selection”, yakni di folder mana file manager akan terbuka. Bagian ini tak terlalu urgen, karena kita dapat menukar folder dengan gampang dari jendela File Manager. Untuk ketika ini biarkan alternatif default di Web Root (public_html/www), dan klik tombol “Go”.

Tampilan Jendela File Manager cPanel amat mirip dengan program Windows Explorer, dimana di bagian kiri terdapat struktur folder, dan di jendela utama terlihat isi dari folder tersebut.

Karena kita memilih fitur Web Root (public_html/www) ketika membuka File Manager, karenanya ketika ini folder yang aktif yaitu public_html.

Folder public_html yaitu folder ‘sebetulnya’ dari sebuah laman. Folder inilah yang dapat diakses oleh pengunjung, dan didalam folder inilah kita akan meng-upload file my_website.zip.

Isi dari folder public_html berbeda-beda di tiap hosting, beberapa hosting tak menyertakan file apa-apa, sebahagian yang lain mengisi beberapa file dummy kedalam folder ini. Di di hosting niagahoster yang saya gunakan, terdapat folder cgi-bin dan sebuah file index.html.

Folder cgi-bin yaitu folder khusus yang dapat digunakan untuk program script (umumnya menggunakan bahasa Perl atau Phyton). CGI ialah singkatan dari Common Gateway Interface. Jikalau sobat membuka folder ini, sobat tak akan menemukan file apapun.

Kita dapat menghapus folder cgi-bin ini kalau tak membutuhkannya, namun beberapa web server akan otomatis men-generate folder ini kembali. Oleh karena itu saya akan membiarkan folder ini.

File index.html di di folder bawaan public_html yaitu halaman HTML dummy yang digunakan oleh hosting tempat saya menyewa. Saya akan menghapus file ini terlebih dahulu.

Silahkan klik file index.html, kemudian tekan tombol delete di keyboard atau icon silang merah disisi atas File Manager, klik tombol Delete File(s) untuk konfirmasi penghapusan.

 Berikutnya klik tombol Upload di fitur atas File Manager, akan tampil jendela upload file. Klik tombol Browse… dan cari file my_website.zip. Klik OK. Beberapa ketika kemudian akan tampil garis proses upload di sisi kanan bawah. Tergantung dengan kecepatan koneksi, proses upload akan berlangsung beberapa ketika.

 Setelah upload file selesai, klik link Go Back to… untuk kembali ke jendela File Manager. Kali ini akan terlihat file my_website.zip telah berada di di folder public_html.

Langkah berikutnya yaitu men-unzip atau men-uncompress file tersebut. Klik file my_website.zip, kemudian klik tombol Extract.

 Proses extraksi file my_website.zip akan berlangsung. Apabila telah selesai, klik tombol Close untuk menutup jendela Extraction Result.

Kembali ke jendela utama File Manager, akan terlih
at bahwa seluruh file laman telah di-extract dan berada di folder public_html.

 Untuk memastikan, silahkan kunjungi laman dari tempat tinggal reguler. Selaku contoh, saya tinggal mengunjungi tempat tinggal www.agnetalink.com untuk memastikan tampilan laman telah sesuai dengan file yang diupload.

 Ketika sobat mengunjungi tempat tinggal laman, mungkin terdapat jeda beberapa ketika agar halaman web berubah. Setelah memastikan semuanya berjalan sukses, jangan lupa untuk menghapus file my_website.zip.


Di panduan kali ini kita telah membahas strategi untuk mengupload file laman menggunakan fitur File Manager dari cPanel. Selain menggunakan File Manager, kita pun dapat menggunakan aplikasi FTP untuk upload file laman, terutama kalau file yang akan diupload lumayan besar. Kita akan membahas hal ini di panduan berikutnya.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster.co.id. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan menggunakan kode coupon: “a-duniailkom“.


Sumber https://www.duniailkom.com/