Tutorial Membuat Web Online Part 5: Tips dan Pertimbangan Cara Memilih Nama Domain

Posted on

Setelah memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan web domain, di panduan kali ini kita akan membahas tips dan pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memilih nama domain.

Nama domain ibarat identitas dan menjadi nilai jual tersendiri. Memilih nama domain akan menentukan ‘brand’ atau merk yang ingin dibangun, dan pun SEO. SEO (Search Engine Optimization) ialah ilmu yang berkaitan dengan tips dan trik agar situs kita dapat tampil teratas di hasil pencarian mesin pencari seperti Google.


Sebelum memilih nama situs, berikut ialah beberapa tips dan pertimbangan dalam memilih nama domain:

Singkat dan Gampang Diingat

Ini mungkin tips yang betul-betul gampang. Nama domain yang sederhana dan gampang diingat ialah faktor betul-betul urgen agar pengunjung situs gampang mengunjungi situs kita dikemudian hari.

Selaku contoh, ketika memilih nama domain untuk duniailkom, saya sempat mempertimbangkan nama www.duniailmukomputer.com, namun karena terlalu panjang, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan nama www.duniailkom.com.


Gunakan kata kunci (keyword)

Keyword atau ‘kata kunci’ berkaitan dengan SEO yang akan menentukan kemungkinan situs kita tampil teratas di hasil pencarian google.

Apabila sobat berencana membangun situs untuk usaha jasa laundry, domain www.laundrymurah.com mungkin cocok, atau bila membangun situs mengenai review handphone, dapat menggunakan nama domain www.reviewhandphone.com.

Pengecualian untuk tips ini ialah bila sobat punya merk sendiri, atau nama-nama keyword tersebut telah tak terdapat. Selaku contoh, nama domain seperti www.amazon.com atau www.lazada.co.id tak menggunakan keyword sama sekali. Untuk situs seperti ini, perlu ‘usaha lebih’ agar tampil di hasil pencarian google.

Walaupun keyword ialah hal yang urgen, sobat sebaiknya pun tak terjebak di hal ini. Di ilmu SEO, terdapat istilah ‘long tail keyword’, atau keyword panjang yang amat tertarget. Selaku contoh, domain untuk situs laundry kita dapat menggunakan nama domain www.laundrymurahberkualitas.com, atau untuk situs handphone menjadi www.reviewhandphoneterbaik.com.

Domain yang ‘panjang’ seperti ini memang mengandung banyak kata kunci, namun menjadi susah diingat.


Target Area

Apabila sobat membangun situs untuk bisnis yang hanya melayani area tertentu, pertimbangkan pun untuk menambahkan nama area tersebut. Selaku contoh, layanan laundry yang hanya melayani kota bandung dapat menggunakan nama domain www.laundrybandung.com.

Ini berkaitan dengan pole pencarian yang dilakukan oleh masyarakat bandung, dimana besar kemungkinan mereka mengetik “laundry di bandung” di kotak pencarian google.


Hindari Angka dan Tanda Penghubung

Beberapa domain ada yang menggunakan tanda hubung untuk memisahkan 2 kata. Pemakaian tanda ini akan mengakibatkan nama domain susah dihafal, karena kita mesti mengingatkan pengujung untuk menambahkan tanda spasi tersebut.

Namun untuk kasus-kasus tertentu hal ini tak dapat dihindari, terutama bila nama domain yang diinginkan tak terdapat. Selaku contoh, situs maskapai Garuda Indonesia menggunakan nama domain www.garuda-indonesia.com, karena nama domain www.garudaindonesia.com telah ada yang membooking.


Pilih domain .com bila terdapat

Tiga besar TLD yang sering digunakan ialah .com, .net, dan .org. Beberapa pakar SEO ada yang menyebut bahwa situs dengan domain .com mempunyai nilai lebih di mata search engine seperti google. Namun hal ini sepertinya tak terlalu berpengaruh lagi karena kini banyak hadir domain-domain baru seperti .blog, .co, .io, .me dll.

Walaupun demikian, ‘nilai jual’ web dengan domain .com masih lebih tinggi. Kalangan awam pun hampir selalu menyimpulkan sobat menggunakan domain .com apabila tak menyebutkan bagian .com-nya.

Untuk situs lokal, domain khusus seperti .co.id pun dapat menjadi nilai tambah tersendiri. Karena situs dengan domain .co.id ini mesti didapat dengan beberapa persyaratan legal seperti SIUP, Akta perusahaan, dll. Dengan demikian situs dengan domain .co.id mendapat nilai kepercayaan yang lebih di mata pengunjung.

Pengecualian lain ialah bila domain .com telah tak terdapat lagi. Sehingga kita terpaksa menggunakan domain dengan TLD lain seperti .net, .org, .biz, atau .informasi.

Khusus untuk web yang target marketnyaIndonesia, TDL .id dapat jadi pertimbangan. Domain .id ini telah lumayan populer dan masih banyak kemungkinan nama yang belum di gunakan.


Kreatif Merangkai Nama Domain

Apabila sobat telah mencoba mencari beberapa nama domain, besar kemungkinan bahwa nama tersebut telah tak terdapat (terutama untuk domain .com). Apabila hal ini terjadi, sobat dapat memilih TLD lain. Selain itu sobat pun dapat berkreasi dengan menambahkan beberapa kata baru yang tetap mencerminkan isi dari situs.

Misalnya karena domain belajar.com telah tak terdapat, dapat coba gunakan ayobelajar.com, mulaibelajar.com, dll.

Aktifitas booking-menbooking nama domain ini ialah hal yang lumrah di internet. Beberapa kalangan sengaja mengambil sebuah nama situs jauh-jauh hari dan kemudian menjualnya dengan harga yang mahal. Selaku contoh, domain belajar.com,  ayobelajar.com dan mulaibelajar.com semuanya telah diambil. Namun ketika kita buka web tersebut, belum ada isi sama sekali (disebut dengan istilah parking domain).

Apabila sobat sedang membangun produk yang akan ‘booming’, pertimbangkan untuk segera mengambil nama domainnya sebelum di booking oleh calo


Survey Nama Domain yang Mirip

Apabila sobat telah memilih nama domain yang diinginkan dan kebetulan nama tersebut terdapat, pertimbangkan untuk mencoba mencari nama domain tersebut via google terlebih dahulu.

Ini diperlukan agar situs kita tak tertutupi oleh situs dengan nama yang mirip tapi telah amat populer. Selaku contoh, bila sobat berencana membangun situs dengan domain www.beritadetik.com, kemungkinan besar akan ‘terhimpit’ dengan popularitas situs berita www.detik.com.


Pilih domain ‘Brand’

Apabila sobat ingin serius untuk membangun sebuah situs, pilihlah nama domain yang dapat menjadi ‘brand’, dengan kata lain dapat nama situs tersebut dapat menjadi identitas sobat bila “booming” di suatu dikala. Bayangkan di waktu depan sobat di wawancarai mengenai situs www.bajumurahmeriah.com yang akan sobat bangun 🙂

Khusus untuk situs pribadi atau blog, banyak pun yang memilih menggunakan nama asli, seperti: www.namaanda.com. Dengan demikian, sobat dapat membangun reputasi pribadi dengan nama domain. akan tetapi perlu diarsipkan bahwa perlu usaha tambahan untuk proses SEO karena nama situs tak mempunyai keyword.


Hindari Pemakaian Merk Dagang

Walaupun kita akan membangun ‘brand’, atau merk. Namun hindari pemakaian merk dagang yang telah terdaftar. Misalnya situs sobat akan berisi review mengenai merk hape tipe tertentu, karenanya hindari menggunakan nama merk tersebut di nama situs (kecuali sobat telah memperoleh izin tertulis).

Menggunakan nama merk yang telah terdaftar di nama situs dapat mendatangkan tuntutan di kemudian hari. Selaku contoh, baru-baru ini terdapat sengketa tuntutan untuk domisili situs www.bmw.id. Situs ini didaftarkan oleh seseorang yang inisial namanya BMW, namun akhirnya dituntut oleh pemilik merk mobil BMW Indonesia.


Tools untuk Memilih Nama Domain

Terdapat beberapa situs yang mempermudah pencarian nama domain, beberapa diantaranya ialah domaintyper.com, domainsbot.com, nametumbler.com, atau namemesh.com. Selain mengecek ketersediaan domain, situs-situs tersebut pun akan menampilkan saran nama situs. Walaupun kebanyakan sarannya hanya cocok untuk nama situs yang menggunakan bahasa Inggris.


Di panduan kali ini kita membahas mengenai beberapa tips dan pertimbangan untuk memilih sebuah domain. Apabila sobat telah memutuskan nama domain yang akan dibeli, di panduan berikutnya saya akan membahas mengenai Hal-Hal Penting Sebelum Membeli Web Hosting.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster.co.id. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan menggunakan kode coupon: “a-duniailkom“.


Sumber https://www.duniailkom.com/