Tutorial Membuat Web Online Part 12: Cara Instal WordPress Manual di cPanel

Posted on

WordPress ialah program CMS (Content Management System) yang betul-betul populer. Situs duniailkom pun menggunakan wordpress. Untuk dapat menginstall wordpress di cPanel web hosting, terdapat 2 alternatif: cara manual atau menggunakan fitur “Softaculous Apps Installer” yang terdapat di di cPanel.

Di panduan ini saya akan menjelaskan cara install wordpress secara manual terlebih dahulu. Cara instalasi wordpress dengan Softaculous akan dibahas di panduan berikutnya.


Menginstall WordPress dengan Cara Manual

Menginstall wordpress dengan cara manual diperlukan apabila di cPanel tak terdapat Softaculous, atau sobat ingin mendalami kegunaan cPanel dengan lebih jauh. Selain itu dengan menginstall wordpress secara manual, kita mempunyai akses lebih detail kepada pengaturan database wordpress.

Lebih jauh mengenai apa itu wordpress, dapat dibaca di panduan Pengertian WordPress dan CMS.


Mempersiapkan Database MySQL

Langkah pertama-tama yang di perlukan untuk meng-install wordpress ialah mempersiapkan database MySQL.

Proses perancangan database MySQL di cPanel telah kita bahas di panduan sebelumnya: Cara Membuat Database MySQL di cPanel Web Hosting. Di panduan tersebut saya telah mendesain database u8082105_agnetadb, dengan user u8082105_agneta dan password w3Ct8Bvv8FgR. Saya akan menggunakan informasi ini untuk menginstall wordpress.


Upload File WordPress

Langkah berikutnya ialah mengupload file wordpress ke cPanel. Mengenai cara upload file ini pun telah saya bahas di panduan sebelumnya. Kamu dapat memilih menggunakan FTP atau File Manager cPanel.

File wordpress sendiri dapat didapat di situs resminya: www.wordpress.org. Di ketika panduan ini ditulis, versi terakhir dari wordpress ialah 4.2.2 dengan ukuran sekitar 6,5 MB (di wujud zip). Silahkan seketika upload file wordpress ini ke web hosting.


Uncompress File WordPress

Setelah file wordpress-4.2.2.zip berada di di folder public_html, langkah berikutnya ialah meng-uncompress (extract) file tersebut. Ini dapat dilakukan dari fitur File Manager cPanel.

Pilih file wordpress wordpress-4.2.2.zip, klik fitur extract, kemudian klik tombol Extract File(s).

Sesaat kemudian isi file wordpress-4.2.2.zip akan di uncompress dan menghasilkan folder bernama “wordpress”. Di di folder wordpress inilah seluruh file instalasi wordpress berada. Hingga disini, file wordpress-4.2.2.zip telah dapat dihapus.


Memindahkan Folder WordPress

Apabila sobat mengikuti instruksi sebelumnya, folder wordpress ketika ini berada di di public_html. Dengan demikian, tempat tinggal wordpress ketika ini ialah: situsanda.com/wordpress.

Agar wordpress tampil selaku halaman utama, kita mesti memindahkan file-file wordpress dari di folder “wordpress” keluar dan seketika berada di bawah folder public_html.

Sebelum memindahkan file-file ini, folder public_html sebaiknya dikosongkan terlebih dahulu dan tak terdapat file lain, entah itu berupa file HTML dummy dari web hosting atau di contoh saya ialah isi situs sementara (coming soon). Silahkan hapus seluruh file dan folder, kecuali folder “wordpress” yang kita perlukan.

Berikutnya, kita akan memindahkan isi folder wordpress seketika ke folder public_html (tak lagi di di folder wordpress).

Buka folder wordpress (double klik), lalu pilih seluruh file yang terdapat didalamnya. Kamu dapat menggunakan tombol “Select All” di cPanel. Setelah itu, klik kanan file yang telah dipilih dan pilih fitur Move. Akan tampil jendela pemindahan file (move).

Kita akan memindahkan seluruh file ini ke folder html_public. Oleh karena itu, ubah tempat tinggal folder tujuan dari /public_html/wordpress ke /public_html/. Kemudian klik tombol Move File(s).

Dan… seluruh file wordpress akan pindah dari di folder wordpress, ke folder public_html. Saatnya kita mulai konfigurasi wordpress.


Konfigurasi Settingan WordPress di cPanel

Setelah file wordpress berada di bawah folder public_html, wordpress telah dapat diakses dengan tempat tinggal situs utama, dimana di kasus saya ialah: www.agnetalink.com.

Sebelum dapat digunakan, kita mesti men-setting beberapa pengaturan wordpress. Terutama database yang akan digunakan.

Terdapat 2 cara untuk menambahakan konfigurasi wordpress, yakni dengan mengubah file wp-config-sample.php atau menggunakan fitur wizard wordpress dari web browser. Untuk kali ini saya akan menggunakan fitur wizard configuration wordpress. Cara ini lebih gampang dan cepat dan kita tak perlu mengedit file wp-config.php secara manual.

Silahkan akses domain utama sobat, dan sekiranya semuanya berjalan sukses, sobat akan dapati halaman awal konfigurasi wordpress:

Di halaman awal ini kita dapat memilih bahasa yang digunakan. Di alternatif ini terdapat Bahasa Indonesia, dan sobat boleh memilihnya. Tetapi kali ini saya akan tetap menggunakan bahasa default, English (United States). Klik Continue.

Halaman berikutnya ialah pemberitahuan bahwa wordpress perlu informasi tambahan terkait database. Silahkan klik Let’s Go.

Di bagian ini kita akan menginput informasi mengenai database. Seperti yang telah saya bikin di panduan sebelumnya, saya akan menggunakan informasi selaku berikut:

  • Database Name: u8082105_agnetadb
  • User Name: u8082105_agneta
  • Password: w3Ct8Bvv8FgR
  • Database Host: localhost
  • Table Prefix: wp_

Isian untuk database name, user name, dan password database telah kita bikin di panduan: Cara Membuat Database MySQL di cPanel Web Hosting. Khusus untuk database host, saya membiarkan isian localhost, namun ini betul-betul bergantung kepada web hosting yang digunakan. Di beberapa web hosting, kita mesti memasukkan tempat tinggal IP untuk database host, tapi kebanyakan memang menggunakan localhost.

Akhiri dengan men-klik tombol Submit. Kalau semua isian benar dan wordpress dapat mengakses database, akan tampil halaman berikut:

Klik tombol Run the Install.

Jendela berikutnya ialah isian untuk situs yang akan dikerjakan. Kamu tinggal sesuaikan dengan situs yang ingin dibangun. Selain username, semua isian ini dapat diubah nantinya dari di wordpress. Akhiri dengan klik tombol: Install WordPress.

Success! WordPress telah terinstall dengan bagus. Kamu dapat seketika masuk ke halaman admin dan mulai menggunakan wordpress.


Di panduan kali ini kita telah membahas mengenai cara instalasi wordpress di web hosting cPanel dengan cara manual. Di panduan berikutnya saya akan membahas cara install wordpress dengan program Softaculous cPanel.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster.co.id. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan menggunakan kode coupon: “a-duniailkom“.


Sumber https://www.duniailkom.com/