Tutorial Form PHP Part 8: Cara Mengisi Form PHP Ketika Terjadi Kesalahan

Posted on

Di panduan sebelumnya, kita telah belajar cara menampilkan pesan kesalahan form di halaman form itu sendiri dengan menggunakan guna header(). Di panduan kali ini kita akan mempelajari cara mengisi form secara otomatis ketika terjadi kesalahan, sehingga penginputan form menjadi lebih efisien dan user friendly.


Form yang Otomatis Terisi seandainya Terjadi Kesalahan

Di dikala kita mendaftar suatu situs menggunakan form, ketika ada suatu kesalahan (misalnya user name yang diinginkan telah ada yang menggunakan), karenanya kita dikembalikan ke halaman register semula dengan pesan kesalahan. Jikalau kamu perhatikan, seluruh form yang telah diisi sebelumnya secara otomatis terisi kembali sehingga kita tak perlu menginput segala form, namun hanya memperbaiki bagian yang salah.

Form yang terisi sendiri ini akan amat menolong user bagi mengoreksi isian form yang salah. Bayangkan seandainya kita mengisi form dengan 15 kotak inputan, hanya kemudian terpaksa menginput kembali segala kotak inputan tersebut karena salah mengisi format tanggal di diantara inputan.


Memanfaatkan variabel $_GET dan guna header

Bagi dapat membangun form yang otomatis terisi ketika terjadi kesalahan, kita akan memanfaatkan fitur variabel $_GET dan guna header() seperti pada panduan sebelumnya.

Triknya yakni menyambung URL dengan isian form sebelumnya, lalu menampilkannya kembali di pada form. Agar lebih gampang, mari kita seketika ke contoh program.

Kali ini saya akan memodifikasi kode program proses.php agar dapat ‘mengembalikan’ nilai isian form ketika terjadi kesalahan. Berikut yakni contoh program proses.php:

Perhatikan di baris ke-.. dimana saya menambahkan variabel $isi_form yang diperuntukkan bagi ‘menyambung URL’. Jikalau variabel $nama berisi duniailkom, dan variabel $emailberisi duniailkom@gmail.com, karenanya isi variabel $_isi form akan menghasilkan string selaku berikut:

String tersebut berikutnya akan ditambahkan kedalam guna header() bagi dikirim ke halaman form.php (dikembalikan ke halaman asal form)

Di halaman form.php kita akan menampung nilai dari variabel $_isi form ini dan menampilkannya di pada kotak input. Berikut yakni modifikasi halaman form.php:

Pada halaman form.php ini saya menambah kode PHP bagi ‘menampung’ hasil kiriman dari halaman proses.php dengan guna $_GET[‘nama’] dan guna $_GET[‘email’], kemudian memindahkannya kedalam variabel $nama dan $email agar mempermudah penulisan program.

Berikutnya di tiap objek form, saya menambahkan atribut value yang diisi dengan nilai variabel $nama dan $email. Dengan demikian, ketika halaman form.php menerima pesan nama dan email dari halaman proses.php, kotak isian tersebut akan seketika terisi.

Bagi mencobanya, kita mesti membangun isian form nama dengan angka dan mengisi isian email. Kenapa mesti mengisi kotak isian nama dengan angka? Karena dengan mengisi form secara salah (dimana nama seharusnya tak boleh diisi dengan angka) karenanya logika IF bagi menangani pesan kesalahan akan aktif dan user akan dikembalikan ke halaman form.php dan juga isian form.

Ketika user dikembalikan ke halaman form.php, perhatikan bagian web address di web browser, karenanya kita dapat melihat ‘pesan’ yang diteruskan dari halaman proses.php. Karena kita telah membangun kode bagi menampung ‘pesan’ ini, kotak isian form nama dan email akan terisi sendiri secara otomatis.


Pada panduan kali ini, kita telah mempelajari diantara tips bagi membangun form menjadi lebih gampang digunakan. Walaupun tak mesti, namun form yang terisi sendiri akan membangun pengunjung situs lebih efisien pada mengisi form ketika terjadi kesalahan.

Pada panduan ini saya hanya menggunakan 2 buah kotak isian semata-mata bagi menyederhanakan pembahasan, namun kamu dapat mengembangkannya bagi seluruh kotak isian yang terdapat didalam form, termasuk seperti radio button, textarea, dan objek form lainnya.


Sumber https://www.duniailkom.com/