Tutorial Belajar WordPress Part 4: Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin

Posted on

Setelah aplikasi XAMPP terinstall dan file wordpress telah didownload, langkah berikutnya ialah membuat database MySQL yang akan digunakan di dikala instalasi worpdress. Pada panduan belajar wordpress kali ini, kita akan membahas langkah-langkahnya.


Jalankan Web Server dan MySQL

Langkah pertama-tama yang mesti kita lakukan ialah menjalankan Web Server Apache dan program database MySQL. Kedua program ini dijalankan dari jendela XAMPP Control Panel.

Apabila jendela XAMPP Control Panel belum terbuka, Silahkan pilih fitur tersebut dari START->All Programs->XAMPP->XAMPP Control Panel.

Di tampilan XAMPP Control Panel ini, klik tombol Start di bagian Apache dan MySQL, seperti yang terlihat di gambar dibawah ini:

Setelah indikator menjadi warna hijau di background kedua modul tersebut, buka web browser dan ketik domisili: localhost di address bar dan tekan Enter.

Apabila tak ada masalah, di pada web browser akan tampil jendela home dari XAMPP. Berikutnya, kita akan merancang database yang akan digunakan oleh wordpress.


Cara Merancang Database MySQL dengan Phpmyadmin

Setelah XAMPP di localhost berhasil dijalankan, langkah berikutnya ialah merancang database MySQL.

WordPress menggunakan database MySQL bagi menyimpan seluruh settingan, artikel, dan komentar yang terdapat di pada situs web. Karena hal seperti itulah kali ini kita akan merancang 1 buah database MySQL.

Bagi merancang database MySQL, saya menggunakan program bawaan XAMPP, yakni Phpmyadmin. Phpmyadmin ialah program GUI (Graphical User Interface) bagi MySQL yang dengan web, sehingga kita dapat merancang, menghapus, dan menjalankan (hampir) seluruh command MySQL lewat tampilan web.

di Source Code Program, saya pun menyediakan tutorial dasar tentang MySQL, tetapi diakses lewat command prompt yang dengan text/console.

Bagi membuka Phpmyadmin, silahkan klik fitur Phpmyadmin di bagian Tools di halaman awal localhost, seperti gambar dibawah ini:

Berikutnya akan tampil halaman awal Phpmyadmin. Bagi merancang database baru, klik fitur Databases di bagian kiri atas halaman, seperti gambar dibawah ini:

Di bagian database ini, silahkan masukkan nama database yang ingin dibangun di kolom “Create database”. Sahabat bebas menggunakan nama database apa saja, pada contoh ini saya menggunakan nama database: wordpress_db. Saya menambahkan “_db” yang adalah sebuah singkatan dari database. Hal ini hanya sekedar kebiasaan bagi membedakannya dengan variabel lain, dengan merancang wordpress_db, saya dapat seketika mengetahui bahwa ini ialah “database”.

Setelah memberi nama database, kolom isian berikutnya ialah “Collation”. Collation ialah tatacara atau aturan penyusunan huruf, angka dan karakter pada tabel database. Sahabat dapat membiarkan alternatif ‘default’ yang terdapat: Collation, atau memilih utf8_general_ci.

Dari dokumentasi wordpress di http://codex.wordpress.org/Glossary#Collation, wordpress menyarankan menggunakan collation utf8_general_ci. Silahkan pilih jenis collation ini, kemudian klik tombol “Create” bagi merancang database baru.

Beberapa dikala kemudian, akan muncul konfirmasi bahwa database “wordpress_db” telah berhasil dibangun. Sahabat dapat memeriksanya dari daftar tabel database yang terdapat di pada MySQL.

Setelah database bagi wordpress berhasil kita bikin, langkah berikutnya ialah memindahkan file wordpress ke dalam folder htdocs XAMPP. Kita akan membahas hal ini pada panduan berikutnya.


Sumber https://www.duniailkom.com/