Tutorial Belajar Pascal Part 48: Fungsi Perintah CONTINUE Dalam Perulangan Pascal

Posted on

Pedoman continue yang akan kita bahas di panduan belajar bahasa pemrograman pascal kali ini mirip seperti perintah break dari panduan sebelumnya, yakni sama-sama menghentikan perulangan, namun dengan sedikit perbedaan.


Pengertian dan Guna Continue Pascal

Kalau pedoman break di gunakan untuk menghentikan perulangan ketika itu pun, karenanya pedoman continue digunakan untuk menghentikan 1 iterasi yang ketika ini sedang berlangsung.

Perulangan tak berhenti total, yang dihentikan hanya 1 kali perulangan yang sedang terjadi, kemudian kode program akan melanjutkan perulangan.


Contoh Kode Program Pemakaian Continue Pascal

Selaku contoh kode program pascal untuk pemakaian pedoman continue, silahkan rekan rekan perhatikan kode berikut ini:

Hasilnya perulangan tetap dijalankan mulai dari i = 1 hingga i = 10.

Tampak tak ada perbedaan? Perhatikan lagi secara seksama, terutama untuk baris ‘Hello Indonesia 5′.

Yup, baris Hello Indonesia 5 tak tampil! Ini terjadi berkat kondisi if (i = 5) then continue. Artinya, ketika variabel counter i mencapai 6, pedoman continue akan memutus perulangan ketika itu, dan lanjut ke i = 7. Inilah kegunaan dari pedoman continue.

Sama seperti break, posisi pedoman continue ini betul-betul berpengaruh. Berikut contoh kasusnya:

Disini saya memindahkan posisi pedoman if (i = 5) then continue setelah baris writeln(‘Hello Indonesia ‘,i). Terlihat baris Hello Indonesia 5 tetap tampil, bahkan seluruh baris tampil, mulai dari Hello Indonesia 1 hingga Hello Indonesia 10. Kenapa dapat begini?

Hal ini terjadi karena di ketika i = 5, baris writeln(‘Hello Indonesia ‘,i) telah dijalankan terlebih dahulu, barulah pedoman continue di proses. Akibatnya, telah terlambat untuk melompati iterasi ketika itu. Solusinya, kita mesti jalankan pedoman continue sebelum baris writeln(‘Hello Indonesia ‘,i).


Contoh Continue Pascal di WHILE DO

Untuk perulangan while do, pemakaian pedoman continue mesti ditambahkan dengan menaikkan nilai variabel counter. Berikut contohnya:

Sobat mungkin bertanya, untuk apa tambahan baris:

Kenapa tak if (i = 6) then continue saja?

Pedoman untuk menaikkan nilai variabel counter i, yakni baris i:= i + 1 mesti ditambahkan sebelum pedoman continue. Kalau tak, akan terjadi infinity loop.

Kalau saya menulis if (i = 6) then continue tanpa menaikkan nilai variabel counter, perulangan while do akan berputar di i = 6 dan tak akan dapat lanjut ke i = 7 (karena memang tak ada pedoman untuk menaikkan nilai i ke 7). Baris i:= i + 1 saya tempatkan di ahir perulangan, sehingga akan dilompati oleh pedoman continue.

Tambahan pedoman begin dan end digunakan selaku block kode program ketika kondisi if (i = 6) dipenuhi. Kalau ini tak ditulis,
pedoman continue tak akan dianggap selaku bagian dari if (i = 6).

Kalau diperbandingkan dengan pedoman break, pedoman continue tak terlalu sering digunakan. Namun kedua pedoman ini hampir selalu hadi di setiap bahasa pemrograman, tak hanya di Pascal saja.


Tutorial tentang fungsi perintah continue kali ini menutup seri panduan pascal mengenai Struktur Kondisi dan Perulangan di bahasa pemrograman Pascal.


Sumber https://www.duniailkom.com/