Tutorial Belajar Pascal Part 3: Cara Mendownload dan Menginstall Compiler Free Pascal

Posted on

Seperti yang telah kita bahas di 2 panduan sebelumnya, untuk menjalankan kode program Pascal kita mesti menggunakan program yang dinamakan compiler pascal. Terdapat 2 alternatif alternatif, menggunakan program Free Pascal atau menggunakan Turbo Pascal dengan bantuan DOSBox.

Karena proses instalasi Free Pascal yaitu yang betul-betul gampang, karenanya saya akan membahasnya terlebih dahulu. Seandainya kamu ingin menggunakan Turbo Pascal, silahkan lanjut ke panduan berikutnya.

Di panduan belajar pascal kali ini kita mendownload dan menginstall compiler Free Pascal ke di program operasi Windows.


Mengunduh Free Pascal

Program Free Pascal dapat didapat secara cuma-cuma lewat situs resminya di domisili http://freepascal.org. Untuk mengunduh program ini, klik fitur Unduh di bagian atas situs.

Di halaman unduh, kita akan memilih program operasi yang digunakan. Alternatif yang terdapat lumayan banyak. Untuk program operasi Windows, setidaknya terdapat 2 alternatif:

  •  Intel/i386 -> Windows 32-bit (and a cross-compiler ARM/MIPS/i386-Android)
  •  AMD64/Intel 64/x86_64 -> Windows 64-bit

Seandainya kamu menggunakan program 64-bit, mungkin akan memilih alternatif kedua. Namun alternatif ini bukanlah berisi compiler Free Pascal namun sejenis program tambahan untuk mengkonversi hasil compiler Free Pascal 32-bit ke 64-bit. Singkatnya, alternatif kedua bukanlah yang kita butuhkan.

Yang akan kita gunakan yaitu link pertama-tama, yakni Intel/i386 -> Windows 32-bit (and a cross-compiler ARM/MIPS/i386-Android). Compiler Free Pascal 32-bit ini berjalan sempurna di program 64-bit maupun 32-bit, termasuk Program Operasi Windows terbaru, yakni Windows 10. Cari link ini lalu klik.

Langkah berikutnya, pilih domisili mirror untuk memulai proses unduh. Sobat dapat memilih domisili manapun, kali ini saya menggunakan mirror dari SourceForge:

Di halaman SourceForge, tinggal klik link seperti gambar diatas untuk mengunduh program Free Pascal. Atau Seandainya kamu menggunakan Windows, dapat pun seketika mendownloadnya lewat link berikut: https://sourceforge.net/projects/freepascal/files/latest/download

Program Free Pascal berukuran sekitar 38 MB. Di ketika panduan ini direvisi di Juni 2018, versi terakhir Free Pascal yaitu versi 3.0.4.

Free Pascal terdapat untuk beragam program operasi populer seperti Windows, Linux dan Mac OS. Dan pun dapat dijalankan untuk alat yang ‘tak lazim’ seperti Nintendo DS, Nintendo Wii, dan Game Boy Advance.


Cara Instalasi Free Pascal

Secara garis besar, proses instalasi Free Pascal mirip dengan program lainnya, namun saya menambahkan beberapa setingan opsional agar penyusunan kode program dengan Free Pascal lebih user friendly.

Di panduan ini saya menggunakan program operasi Windows 7 64-bit. File Free Pascal yang saya unduh bernama fpc-3.0.4.i386-win32.exe. Kemungkinan besar nama file yang kamu dapati akan sedikit berbeda, terutama sekiranya terdapat versi baru.

Karena panduan ini telah direvisi, abaikan saja nama versi Free Pascal 2.6.4 yang terdapat di penjelasan berikutnya dan ganti menjadi Free Pascal 3.0.4 (atau versi lain yang kamu gunakan ketika ini
)

Setelah file instalasi Free Pascal terdapat, silahkan double klik file tersebut untuk memulai proses instalasi.

Di jendela “Welcome to the Free Pascal Setup Wizard”, klik Next untuk melanjutkan.

Jendela kedua “Select Destination Location”, kita dapat mengatur lokasi folder instalasi Free Pascal. Secara default, folder yang akan digunakan berada di C:FPC2.6.4. Sobat dapat mengubah lokasi folder ini agar gampang diakses, seperti C:FreePascal, atau C:Pascal. Pemilihan lokasi ini tak berpengaruh apa-apa ketika menjalankan program nantinya.

Kali ini saya akan membiarkan lokasi default di C:FPC2.6.4. Klik Next untuk melanjutkan.

Jendela ketiga yaitu “Select Components”. Di bagian ini kita dapat memilih jenis instalasi Free Pascal, yakni Full Instalation, Minimum Instalation atau Modifikasi Instalation. Apabila kamu tak mempunyai masalah dengan kapasitas harddisk, saya menyarankan menggunakan alternatif default: Full Instalation. Klik Next untuk melanjutkan.

Ukuran folder Free Pascal setelah proses instalasi berkisar sekitar 150 MB.

Jendela berikutnya yaitu “Select Start Fitur Folder”. Di bagian ini kita dapat mengubah nama shortcut Free Pascal sewaktu diakses lewat Start Fitur. Saya membiarkan alternatif yang terdapat dan klik Next.

Jendela “Select Additional Tasks” bermanfaat untuk mengatur beberapa konfigurasi seperti file assosiation, menyusun shortcut, dan konfigurasi compiler. Khusus di fitur file assosiation, terdapat alternatif untuk men-checkl
ist Associate .pas files with Free Pascal IDE dan Associate .dpr files with Free Pascal IDE.

Extension .pas yaitu extension file yang digunakan untuk menyusun kode program pascal. Selaku contoh, kode program untuk menghitung luas segitiga dapat diberi nama luas_segitiga.pas, atau segitiga.pas.

Dengan memilih alternatif Associate .pas files with Free Pascal IDE, karenanya ketika kita men-double klik file tersebut dari Windows Explorer, kode program akan seketika ditampilkan di di Free Pascal. Sobat boleh memilih alternatif ini agar lebih gampang ketika mengedit kode program. Klik Next untuk melanjutkan.

Jendela terakhir yaitu “Ready to Install”. Di bagian ini akan diperlihatkan pilihan-pilihan konfigurasi yang telah dipilih. Seandainya semuanya sesuai, klik tombol Install untuk memulai proses instalasi.

Tergantung kecepatan komputer, proses instalasi akan berjalan beberapa ketika. Seandainya telah selesai, akan tampil jendela “Information”. Jendela ini berisi informasi mengenai versi Free Pascal dan fitur-fitur baru yang ditambahkan. Klik Next untuk melanjutkan.

Seandainya jendela “Completing the Free Pascal Setup Wizard” telah tampil, karenanya proses instalasi Free Pascal telah selesai. Klik Tombol Finish untuk mengakhiri.

Apabila kamu seketika menuju tampilan desktop, akan terlihat sebuah shortcut bernama Free Pascal IDE. Silahkan double klik icon ini untuk menjalankan program Free Pascal.

IDE yaitu singkatan dari Integrated Development Environment, yakni sebuah lingkungan pengembangan program yang terintegrasi. Sebuah program IDE biasanya terdiri dari code editor, compiler, debugger, dan beberapa fasilitas lain untuk mempermudah penyusunan program komputer.

Hingga disini, program Free Pascal telah terinstall dengan sempurna, dan kamu dapat mulai menyusun kode program pascal. Seandainya kamu pernah menggunakan Turbo Pascal sebelumnya, terlihat tampilan Free Pascal sama persis dengan Turbo Pascal (kecuali tambahan gambar artwork “FPC” yang lumayan mempesona).

Akan tetapi, seperti yang terlihat, jendela program Free Pascal dan font yang digunakan lumayan kecil. Saya akan menjalankan beberapa setingan agar tampilan Free Pascal lebih user friendly.


Mengubah Ukuran Jendela Free Pascal

Hal pertama-tama yang ingin saya lakukan ketika pertama-tama kali menjalankan Free Pascal yaitu memperbesar ukuran jendela program. Namun tak seperti jendela program di umumnya, kita tak dapat memperbesar jendela Free Pascal menggunakan tombol maximize maupun dengan menyeret (drag) sisi tepi jendela. Jendela Free Pascal mirip dengan program Command Prompt (cmd) Windows, sehingga perlu pengaturan khusus untuk hal ini.

Untuk mengatur ukuran program, klik kanan di bingkai atas jendela, lalu pilih Properties.

Di jendela Properties ini, klik tab Layout. Bagian layout terdiri dari 3 alternatif: Screen Buffer Size, Window Size, dan Window Position.

Setingan Window Size inilah yang dapat digunakan untuk memperbesar tampilan jendela. Fitur height untuk mengatur tinggi jendela dan fitur width untuk mengatur lebar jendela. Satuan yang digunakan yaitu “character cells”, yakni satuan panjang karakter.

Secara default, ukuran yang digunakan yaitu 80 karakter untuk width, dan 25 karakter untuk height. Sobat dapat mencoba mengubah kedua nilai ini. Setelah menjalankan beberapa kali percobaan, saya menggunakan ukuran width=140, dan height=55. Klik tombol OK untuk mengubah pengaturan. Setelah itu tutup Free Pascal dan jalankan kembali agar posisi fitur menyesuaikan dengan tinggi jendela.

Setelah ukuran jendela program Free Pascal lumayan besar, muncul masalah baru, ukuran font terasa terlalu kecil. Untungnya, hal ini pun dapat diubah dengan gampang.


Mengubah Ukuran dan Jenis Font Free Pascal

Untuk mengatur ukuran dan jenis font Free Pascal, kita menggunakan cara yang sama ketika mengubah ukuran jendela. Kembali klik kanan di jendela bagian atas dan pilih Properties. Kali ini pilih tab Font.

Di bagian Font, kita dapat mengubah ukuran font dari fitur Size, dan jenis font dari fitur Font. Setelah beberapa kali percobaan saya memutuskan menggunakan jenis Font Lucida Console dengan ukuran font 20. Klik Ok untuk menggunakan setingan dan restart Free Pascal.

Ketika kamu mengubah jenis dan ukuran font, kemungkinan besar ukuran jendela pun ikut berubah (karena jendela program menggunakan satuan yang bergantung kepada besar font). Silahkan atur ulang ukuran jendela agar lebih sesuai.


Menambahkan File Help untuk Free Pascal

Setingan opsional terakhir yang dapat dilakukan yaitu menambahkan file help ke di Free Pascal. File help biasanya diperlukan sekiranya kamu membutuhkan referensi tambahan mengenai cara pemakaian sebuah guna atau aturan penulisan Pascal.

Apabila menggunakan Turbo Pascal, file help telah seketika terdapat, namun Free Pascal memutuskan untuk tak menambahkan file help agar ukuran program tak terlalu besar.

Perlu pun diketahui bersama bersama bahwa file help ini menggunakan bahasa inggris. Apabila kamu belum terlalu paham bahasa inggris, dan belum butuh mendalami aturan penulisan pascal, tak perlu menambahkan file help ini.

Untuk menjalankan file help, kamu dapat menekan tombol F1 dari di program Free Pascal. Seandainya belum menjalankan apa-apa, akan tampil keterangan bagaimana cara menambahkan file help ini.

Sesuai dengan command yang terdapat, kita mesti mengunduh file help di format HTML dari domisili http://www.freepascal.org/down/docs/docs.var. Sobat pun dapat mendownloadnya seketika dari domisili berikut: http://sourceforge.net/projects/freepascal/files/Documentation/2.6.4/doc-html.zip/download. File help tersebut di compress di wujud zip berukuran sekitar 15 MB, bernama doc-html.zip.

Setelah file help terdapat, berikutnya cari folder instalasi Free Pascal. Seandainya menggunakan lokasi default, file instalasi berada di drive C di di folder FPC2.6.4. Di di folder inilah seluruh file program Free Pascal berada. Seandainya kamu perhatikan, di di folder ini terdapat folder doc yang berisi file help di format pdf.

Unzip file help yang baru saja kita unduh tadi ke di folder FPC2.6.4doc. File help ini berisi ribuan halaman HTML, sehingga akan membutuhkan waktu beberapa ketika untuk men-uncompress seluruh file. Apabila telah selesai, akan terdapat folder doc yang berisi seluruh file help di format HTML. Agar tak menyusun bingung, kamu dapat mengubah nama folder ini menjadi doc_html (folder dari zip, bukan folder doc bawaan Free Pascal)

Langkah berikutnya yaitu memberitahukan keberadaan file help ini kepada program Free Pascal. Caranya, jalankan Free Pascal, pilih fitur Help -> Files…. Di jendela “Install Help Files”, klik New, lalu cari folder doc_html yang kita tambahkan sebelumnya.

Apabila kamu baru pertama-tama kali menggunakan program DOS, menelusuri file dan folder mungkin sedikit membingungkan.

Tanda “../” digunakan untuk naik 1 folder. Silahkan double klik tanda “../” sebanyak 3 kali untuk naik 3 folder keatas, sekiranya kamu melakukannya dengan benar, akan terlihat struktur folder seperti yang terdapat di folder C:FPC2.6.4.

Kemudian double klik folder doc, pilih folder doc_html, kemudian pilih file fpctoc.html dan klik Open.

Di jendela konfirmasi yang tampil, pilih Yes dari pertanyaan “Create keyword index from help file?”. Proses meng-index file help akan mulai berjalan. Karena banyaknya file HTML yang terdapat, proses ini mungkin akan berlangsung beberapa menit. Silahkan kamu tunggu sejenak, atau menyusun secangkir kopi 🙂

Setelah proses index selesai, Klik OK dan file help telah terintegrasi di di Free Pascal. Untuk mengujinya, silahkan tekan tombol F1, dana kamu akan melihat tampilan index help yang dapat digunakan selaku referensi untuk menyusun program dengan pascal.


Sepanjang panduan belajar Pascal di Source Code Program ini, saya akan menggunakan program Free Pascal. Namun sekiranya kamu memutuskan menggunakan compiler Turbo Pascal 7, atau ingin mencicipi program yang melegenda ini, silahkan ikuti panduan berikutnya: Cara Menginstall Compiler Turbo Pascal 7.


Sumber https://www.duniailkom.com/