Tutorial Belajar Pascal Part 10: Cara Penggunaan serta Perbedaan Write dan Writeln Pascal

Posted on

Sejak awal pembahasan mengenai kode pemrograman pascal, beberapa kali saya telah menggunakan command writeln. Pada panduan belajar pascal kali ini saya akan membahas lebih jauh mengenai cara penggunaan perintah write dan writeln serta perbedaan keduanya. Petunjuk write dan writeln betul-betul sering digunakan di pada kode program pascal.


Kegunaan Perbedaan write dan writeln

Write dan writeln sama-sama digunakan bagi menampilkan ‘sesuatu’ dari pada kode pascal ke jendela tampilan, atau pada istilah pemrograman digunakan selaku command ‘ouput’. Perbedaan antara write dan writeln terletak di apakah ‘output’ berikutnya ditampilkan di baris yang sama, atau di baris baru.

Petunjuk write akan menampilkan ‘output’, kemudian menyambung tampilan berikutnya dibaris yang sama (cursor teks tetap berada di baris yang sama).

Sedangkan command writeln akan menampilkan ‘output’, kemudian menyambung tampilan berikutnya di baris baru (cursor teks akan pindah ke baris baru).

Data-ouput ini dapat berupa teks, variabel, konstanta, dll. Agar lebih gampang dimengerti, berikut contoh kode program yang memperlihatkan perbedaan kedua command ini:

Hasil kode program:

Dapat dilihat hasil kode program di baris 6 dan 7 ditampilkan pada 1 baris. Ini karena command write akan merancang teks berikutnya tetap di baris yang sama.

Hasil tampilan pun memperlihatkan kata “duniai”, bukan ‘dunia’ seperti yang diinginkan. Ini terjadi karena command writeln hanya akan memindahkan teks berikutnya ke baris baru, bukan teks dikala ini.

Seraca teknis, command writeln akan menambahkan karakter carriage return dan line feed diakhir baris. Kedua karakter ini digunakan di Windows bagi menandai ahir sebuah baris (instruksi bagi pindah ke baris berikutnya). Di pada program Unix (Linux), command writeln hanya akan menambahkan karakter Line feed saja.

Oleh karena itu, command writeln pun digunakan bagi pindah baris, tanpa perlu menulis teks apapun, dan ditulis selaku:


Cara Penulisan write dan writeln

Data-output yang ingin ditampilkan dengan command write dan writeln, mesti ditulis diantara tanda tanda kurung “ ( “ dan “ ) ”.

Kalau data tersebut yaitu ‘teks’ yang terdiri dari karakter (char) atau kumpulan karakter (string) kita perlu menambahkan tanda tanda kutip satu ( ‘ ) diantara teks tersebut. Apabila yang akan ditampilkan angka, variabel, atau konstanta, kita tak perlu menggunakan tanda kutip. Berikut contoh kode programnya:

Hasil kode program:

Di kode program diatas saya merancang 1 konstanta dan 2 variabel.

Petunjuk write(‘nama’) dengan write(nama) yaitu suatu yang berbeda. Penulisan pertama-tama berarti kita ingin menampilkan teks ‘nama’, sedangkan penulisan yang kedua kita ingin menampilkan nilai dari variabel/konstantanama’.


Menggabungkan Penulisan Teks dengan Variabel/Konstanta

Selain memisahkan penulisan teks dengan variabel, kita pun dapat menggabungkan penulisannya pada 1 command write/writeln. Pascal menggunakan tanda koma bagi memisahkan keduanya.

Kode program sebelumnya dapat ditulis ulang menjadi berikut ini:

Lebih jauh lagi, seluruh tampilan diatas dapat digabung kedalam 1 command writeln. Seperti berikut:

Perhatikan bahwa kita perlu mengetahui kapan mesti menggunakan tanda kutip, dan kapan menggunakan tanda koma.


Menformat Tampilan Output Integer/Real

Khusus bagi tipe data angka (integer/real) pascal menyediakan instruksi tambahan bagi mengatur bagaimana angka tersebut ditampilkan.

Kalau berupa angka bulat (integer), kita dapat mengatur seberapa banyak ‘tempat’ bagi angka yang dipersiapkan. Apabila angka tersebut yaitu angka pecahan (real), kita dapat mengatur berapa digit angka dibelakang koma.

Berikut format penulisannya:

  • Angka bulat (integer) = angka:jumlah_digit.
  • Angka desimal (real) = angka:jumlah_digit:jumlah_digit_dibelakang_koma.

Berikut contoh kode programnya:

Hasil kode program:

Di contoh diatas, saya merancang 2 variabel: angka_integer dan angka_real. Kedua variabel ini kemudian di beri nilai awal.

Pada baris 11, perin
tah angka_int:8 akan merancang hasil tampilan sedikit ‘menjorok’ ke pada, ini karena pascal menyediakan 8 digit tempat bagi angka_int. Tetapi karena variabel angka_int hanya terdiri dari 6 digit, karenanya pascal akan menambah 2 buah spasi didepan angka tersebut.

Di baris 12 saya menulis angka_int:4, yang bermaksud agar angka_int ditampilkan dengan jumlah digit 4. Namun karena angka_int terdiri dari 6 digit, command ini akan diabaikan.

Variabel angka_real saya inisialisai dengan nilai 1234.123456 namun di dikala ditampilkan hasilnya menjadi 1.23412345600000E+003. Ini yaitu tampilan ‘normal’ pascal bagi tipe data real. Pada matematika, penulisan ini dinamakan dengan notasi ilmiah (scientific notation). Saya akan membahas mengenai tipe data real pada panduan terpisah.

Bagi ‘memperindah’ tampilan notasi ilmiah ini, dapat menggunakan format command:

angka : jumlah_digit : jumlah_digit_dibelakang_koma

Selaku contoh, bagi merancang tampilan dengan 4 digit bulat dan 2 digit dibelakang koma, saya menulis angka_real:4:2, seperti baris 15 di contoh program diatas.


Pada panduan belajar pascal kali ini kita telah membahas mengenai cara penggunakan perintah write dan writeln. Pada panduan berikutnya, akan dibahas mengenai command read dan readln.


Sumber https://www.duniailkom.com/