Tutorial Belajar OOP PHP Part 2: Pengertian Class, Object, Property dan Method

Posted on

Pemrograman dengan menggunakan objek tak hanya berisi ‘object’. Pada panduan belajar OOP PHP kali ini kita akan membahas mengenai pengertian class, object, property dan method. Keempat ‘keyword’ inilah yang menjadi pondasi mendasar dari Pemrograman Dengan Objek. Selain pengertian, kita pun akan mempelajari cara penulisannya dengan PHP.

Bagi mempermudah pemahaman dan agar sejalan dengan istilah aslinya, saya tetap menggunakan istilah bahasa inggris bagi kata kunci PHP, seperti: class, object, property dan method.


Pengertian Class pada Pemrograman Dengan Objek

Class yaitu ‘cetak biru’ atau ‘blueprint’ dari object. Class digunakan hanya bagi merancang kerangka mendasar. Yang akan kita gunakan nantinya yaitu hasil cetakan dari class, yakni object.

Selaku analogi, class dapat diibaratkan dengan laptop atau notebook. Kita tahu bahwa laptop mempunyai ciri-ciri seperti merk, mempunyai keyboard, mempunyai processor, dan beberapa ciri khas lain yang menyatakan sebuah benda tersebut yaitu laptop. Selain mempunyai ciri-ciri, sebuah laptop pun dapat dikenakan tindakan, seperti: menghidupkan laptop atau mematikan laptop.

Class pada analogi ini yaitu sekilas umum mengenai sebuah benda. Di pada pemrograman nantinya, contoh class seperti: koneksi_database dan profile_user.

Di pada PHP, penulisan class diawali dengan keyword class, kemudian diikuti dengan nama dari class. Aturan penulisan nama class sama seperti aturan penulisan variabel pada PHP, yakni diawali dengan huruf atau underscore bagi karakter pertama-tama, kemudian boleh diikuti dengan huruf, underscore atau angka bagi karakter kedua dan berikutnya. Isi dari class berada pada tanda kurung kurawal.

Berikut yaitu contoh penulisan class pada PHP:


Pengertian Property pada Pemrograman Dengan Objek

Property (atau disebut pun dengan atribut) yaitu data yang terdapat pada sebuah class. Melanjutkan analogi mengenai laptop, property dari laptop dapat berupa merk, warna, jenis processor, ukuran layar, dan lain-lain.

Seandainya kamu telah terbiasa dengan program PHP, property ini hakekatnya hanyalah variabel yang terletak di pada class. Seluruh aturan dan tipe data yang lazim diinput ke pada variabel, dapat pun diinput kedalam property. Aturan tata cara penamaan property sama dengan aturan penamaan variabel.

Berikut yaitu contoh penulisan class dengan penambahan property:

Dari contoh di atas, $merk, $ukuran_layar dan $jenis_processor yaitu property dari class laptop. Seperti yang kita lihat, penulisan property di pada PHP sama dengan cara penulisan variabel, yakni menggunakan tanda dollar ($). Sebuah class tak mesti mempunyai property.


Pengertian Method pada Pemrograman Dengan Objek

Method yaitu tindakan yang dapat dilakukan di pada class. Seandainya menggunakan analogi class laptop kita, karenanya contoh method yaitu: menghidupkan laptop, mematikan laptop, mengganti cover laptop, dan bermacam-macam tindakan lain.

Method di dasarnya yaitu function yang berada di pada class. Seluruh guna dan sifat function dapat diaplikasikan ke pada method, seperti argumen/parameter, mengembalikan nilai (dengan keyword return), dan lain-lain.

Berikut yaitu contoh penulisan class dengan penambahan method:

Dari contoh di atas, function hidupkan_laptop() dan function matikan_laptop() yaitu method dari class laptop. Seperti yang kita lihat, bahwa penulisan method di pada PHP sama dengan cara penulisan function. Sebuah class tak mesti mempunyai method.


Pengertian Object pada Pemrograman Dengan Objek

Object atau Objek yaitu hasil cetak dari class, atau hasil ‘konkrit’ dari class. Seandainya menggunakan analogi class laptop, karenanya objek dari class laptop dapat berupa: laptop_andi, laptop_anto, laptop_duniailkom, dan lain-lain. Objek dari class laptop akan mempunyai seluruh ciri-ciri laptop, yaitu property dan method-nya.

Proses ‘mencetak’ objek dari class ini disebut dengan ‘instansiasi’ (atau instantiation pada bahasa inggris). Di PHP, proses instansiasi dilakukan dengan menggunakan keyword ‘new’. Hasil cetakan class akan disimpan pada variabel bagi berikutnya digunakan pada proses program.

Selaku contoh, berikut yaitu cara merancang objek laptop_andi dan laptop_anto yang dikerjakan dari class laptop:

Dari contoh di atas, $laptop_andi dan $laptop_anto adalah objek dari class laptop. Kedua objek ini akan mempunyai seluruh property dan method yang telah dirancang dari class laptop.


Pada panduan kali ini kita telah membahas mengenai pengertian dan cara penggunaan class, property, method, dan object. Pada panduan OOP PHP berikutnya kita akan membahas lebih pada mengenai cara membuat dan mengakses objek dalam PHP.


Sumber https://www.duniailkom.com/