Tutorial Belajar MySQL Part 5: Pengertian SQL (Structured Query Language)

Posted on

Di Tutorial Belajar MySQL: Pengertian SQL ini, kita akan membahas mengenai Structured Query Language (SQL) yang dapat dinamakan selaku bahasanya database. Hampir semua program database relational, seperti MySQL, Oracle, dan Microsoft SQL Server  menggunakan SQL untuk menangani perintah-perintah di operasional database.


Pengertian Structured Query Language (SQL)

SQL (Structured Query Language) yaitu bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk memanajemen data di RDBMS. SQL biasanya berupa pedoman sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Pedoman SQL ini sering pun disingkat dengan sebutan ‘query‘.

Sejarah SQL

Bersamaan dengan paper Dr. Edgar F. Codd di tahun 1969 mengenai Teori Database Relational, ia pun mengajukan sebuah bahasa yang disebut DSL/Alpha untuk memanajemen data di relational database. Merujuk di ide Dr.Codd ini, beberapa dikala setelah itu IBM mencoba menyusun bahasa prototipe sederhana DSL/Alpha yang disebut SQUARE.

Di tahun 1970, team yang beranggotakan peneliti IBM Donald D. Chamberlin dan Raymond F. Boyce, mengoptimalkan SQUARE lebih lanjut menjadi SEQUEL (Structured English Query Language)SEQUEL digunakan untuk mengoperasikan prototipe RDBMS pertama-tama IBM, System R. Di kemudian hari, SEQUEL berubah nama menjadi SQL karena permasalahan merk dagang (trademark) dengan sebuah perusahaan pesawat di inggris yang terlebih dahulu telah memakai nama SEQUEL.

Di ahir 1970an, perusahaan Relational Program, Inc. (kini Oracle Corporation) melihat potensi bahasa SQL dan mengoptimalkan sendiri versi SQL untuk RDBMS mereka. Oracle V2 (versi 2) yang dirilis Juni 1979 yaitu RDBMS komersial pertama-tama yang mengimplementasikan SQL.

Dengan kemudahan yang ditawarkan, SQL mulai diimplementasikan oleh pelbagai RDBMS dengan versi SQL mereka masing-masing. Namun hal ini  menimbulkan permasalahan karena perbedaan penerapan SQL dari satu program dengan program database lainnya yang tak seragam.Sehingga  di tahun 1986, badan standar amerika, ANSI (American National Standards Institute) menyusun sebuah standar untuk SQL. Satu tahun setelahnya, ISO (International Organization for Standardization) pun mengeluarkan standar untuk SQL. Versi terakhir standar SQL dirilis di 2011, yang dinamakan SQL 2011. Dengan standar ini diinginkan ada keseragaman SQL antar program RDBMS.

Akan tetapi walaupun telah ada standar mengenai SQL, banyak perusahaan RDBMS yang menambahkan ‘fitur’ SQL selain standar yang terdapat. MySQL pun mempunyai SQL yang tak standar, yang tak ada di Oracle, demikian itu pun sebaliknya. Namun setidaknya bahasa SQL hampir sama untuk perintah-perintah basic antar RDBMS. Pedoman SQL untuk membangun tabel misalnya, dapat digunakan bagus di Oracle maupun MySQL.


Jenis-jenis pedoman SQL

Pedoman atau instruksi SQL dapat dikelompokkan merujuk di jenis dan fungsinya. Terdapat 3 jenis pedoman basic SQL : Data Definition Language, Data Manipulation Language dan Data Control Language.

  • Data Definition Language (DDL) yaitu jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan penyusunan struktur tabel maupun database. Termasuk diantaranya : CREATE, DROP, ALTER, dan RENAME.

  • Data Manipulation Language (DML) yaitu jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan data yang terdapat di tabel, mengenai bagaiman menginput, menghapus, memperbaharui serta membaca data yang tersimpan di di database. Contoh pedoman SQL untuk DML : SELECT, INSERT, DELETE, dan UPDATE.

  • Data Control Language (DCL) yaitu jenis instruksi SQL yang berkaitan dengan managemen hak akses dan pengguna (user) yang dapat mengakses database maupun tabel. Termasuk diantaranya : GRANT dan REVOKE.

Selain ketiga jenis pedoman SQL, terdapat pun 2 jenis SQL tambahan : Transaction Control Language, dan Programmatic SQL.

  • Transaction Control Language (TCL) yaitu pedoman SQL untuk proses transaksi. Proses transaksi ini digunakan untuk pedoman yang lebih dari 1, namun mesti berjalan semua, atau tak sama sekali. Misalnya untuk program critical seperti transfer uang di program database perbankan. Setidaknya akan ada 2 pedoman, yaitu mengurangi uang nasabah A, dan menambah uang nasabah B. Namun jikalau terjadi kesalahan program, kedua transaksi ini mesti dibatalkan. Tak dapat hanya satu pedoman saja. Termasuk ke di TCL yaitu pedoman : COMMIT, ROLLCABK, dan SET TRANSACTION.

  • Programmatic SQL berkaitan dengan sub program (stored procedure) maupun penjelasan mengenai struktur database. Contoh pedoman seperti : DECLARE, EXPLAIN, PREPARE, dan DESCRIBE.


Setelah memahami sekilas mengenai bahasa pemrograman database : SQL, dan teori-teori basic database dari beberapa panduan sebelumnya,  kita telah siap untuk panduan berikutnya, download dan install aplikasi MySQL.

Sumber:

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/Sql
  2. James R. Groff : SQL The Complete Reference, 3rd Edition,McGraw-Hill, 2010


eBook MySQL Uncover Duniailkom

MySQL dan MariaDB telah menjadi standar database untuk web programming. Duniailkom telah menyusun eBook MySQL Uncover yang membahas MySQL/MariaDB dengan lebih detail dan lebih komplit, mulai dari query
basic hingga View, Stored Procedure dan Trigger. Penjelasan lebih lanjut dapat ke eBook MySQL Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/