Tutorial Belajar MySQL: Cara Membuat Temporary Table MySQL

Posted on

Kali ini kita akan membahas diantara fitur yang disediakan MySQL (dan pun beberapa RDBMS lain seperti SQL Server atau Oracle), yakni mengenai temporary table. Kita akan membahas pengertian, kegunaan dan cara penyusunan temporary table MySQL.


Pengertian Temporary Table

Sesuai dengan namanya, temporary table digunakan untuk mendesain tabel sementara di di MySQL. Tabel ini hanya ada untuk sementara waktu, atau tepatnya hanya untuk 1 session MySQL saja. Setelah itu tabel ini secara otomatis akan dihapus. Temporary tabel tak akan ditampilkan walaupun kita menjalankan query SHOW TABLES.

Apabila query penyusunan temporary table dibangun menggunakan PHP, karenanya tabel tersebut hanya hadir di dikala PHP diproses, setelah itu tabel akan otomatis dihapus. Yang berarti tabel hanya dibangun di dikala loading, dan akan hilang dikala halaman web ditampilkan.


Kegunaan dari Temporary Table

Biasanya temporary table berfungsi selaku tabel penampung sementara. Misalkan kita ingin menghitung total barang sebelum memasukkannya ke di tabel aslinya. Atau kita perlu menjalankan operasi yang melibatkan MySQL, namun tak untuk disimpan.


Cara Membangun Temporary Table

Query atau command yang dibutuhkan untuk mendesain temporary table di dasarnya sama seperti tabel lazim. Kita tinggal menambahkan command TEMPORARY setelah query CREATE, seperti contoh berikut:

Query diatas akan mendesain sebuah tabel temporary dengan nama daftar_dosen_temp.

Agar lebih gampang dimengerti, seketika saja kita praktek cara pembuatannya. Silahkan jalankan MySQL server, dan akses sebuah database:

Di contoh diatas, saya menggunakan database mahasiswa yang memang telah terdapat. Di di tabel ini terdapat 3 buah tabel. Yang pun perlu diperhatikan ialah saya mendapat ID atau session 1, ini terlihat dari keterangan di baris ke-3, yakni penjelasan: “Your MySQL connection id is 1”. Session ID ini akan bermanfaat karena nantinya saya akan mencoba mengakses temporary table dari user lain.

Kembali ke MySQL client, saya akan mendesain tabel daftar_dosen_temp:

Setelah query penyusunan tabel, saya kembali memeriksa isi tabel di database mahasiswa. Hasilnya? Tabel daftar_dosen_temp tak kelihatan! Ini yaitu sebuah diantara ciri dari temporary table, dimana kita tak dapat melihatnya menggunakan query SHOW TABLES.

Untuk membuktikan bahwa tabel ini benar-benar ada, mari kita input beberapa data dan melihat hasilnya:

Yup, tabel daftar_dosen_temp sukses diisi data dan ditampilkan.

Namun apakah user/ pengguna lain dapat melihat tabel ini? mari kita lanjut ke percobaan kedua.

Kali ini saya akan membuka MySQL client kedua (tanpa menutup jendela cmd pertama-tama). Ini selaku simulasi user kedua sedang login ke MySQL:

Perhatikan di baris ketiga, ID atau session untuk user ini ialah ‘2’ : “Your MySQL connection id is 2”. Kemudian saya masuk ke database mahasiswa, dan tak menemukan tabel daftar_dosen_temp. Bagaimana jikalau kita coba akses seketika?

Seperti yang terlihat, user ke-2 tak dapat melihat tabel daftar_dosen_temp. Lebih jauh lagi, bagaimana jikalau saya mendesain kembali t
abel daftar_dosen_temp menggunakan user ini? Berikut percobaannya:

Dari contoh ini kita dapat melihat fitur urgen dari temporary table, yakni hanya terdapat, dan hanya dapat diakses oleh 1 session saja.


Apabila dibawa ke tingkat program seperti di PHP, setiap user yang mengakses halaman akan menggunakan session MySQL yang berbeda (kecuali rekan rekan mengubah pengaturan pengaturan PHP). Dengan demikian setiap user akan mempunyai tabel temporary yang sama dan tak akan saling ‘benturan’.

Fitur temporary table ini memang tak akan terlalu sering rekan rekan gunakan, kecuali program yang dibangun memang lumayan kompleks.


Sumber https://www.duniailkom.com/