info-b

Tutorial Belajar JavaScript Part 20: Cara Penggunaan Operasi Perbandingan dan Logika

Posted on

Tipe data boolean yang kita bahas sebelumnya betul-betul berkaitan dengan operasi perbandingan serta operasi logika. Pada panduan kali ini, kita akan membahas mengenai Cara Penggunaan Operasi Perbandingan dan Operasi Logika di dalam JavaScript.


Operator Perbandingan pada JavaScript

Di pada JavaScript (dan pun bahasa pemograman lain) operator perbandingan yaitu operator yang digunakan bagi membandingkan sebuah nilai atau variabel dengan variabel lainnya. Hasil dari operasi perbandingan ini akan menghasilkan nilai boolean.

Operator perbandingan di pada JavaScript yaitu selaku berikut:


Operator sama dengan (==)

Operator sama dengan yaitu operator yang akan membandingkan 2 buah nilai atau variabel dan menghasilkan nilai true seandainya variabel tersebut bernilai sama. Berikut yaitu contoh programnya:

Perhatikan persamaan di baris terakhir. Operasi == tak melihat tipe data dari variabel yang akan dibandingi, sehingga 7 (tipe data number) akan dianggap sama dengan “7” (tipe data string). Kalau sahabat ingin membandingkan kedua variabel ini, dan memasukkan jenis tipe data selaku diantara penilaian sama atau tidaknya 2 buah variabel, karenanya mesti menggunakan operator identikal (===).


Operator identik dengan (===)

Operator identikal === hampir sama dengan operator ==, yaitu membandingkan apakah 2 buah variabel atau hasil operasi program sama atau tak. Perbedaannya, operator === lebih ‘ketat aturan’ daripada operator ==. Operasi 7 == “7” akan dianggap sama dan menghasilkan nilai true, namun operasi 7 === “7” akan dianggap false, karena tipe data kedua nilai ini berbeda.

Berikut yaitu contoh penggunaannya:


Operator tak sama dengan (!=)

Operator != yaitu kebalikan dari operator ==, dan akan menghasilkan nilai true seandainya hasil operasi 2 buah variabel yang dibandingi tak mempunyai nilai yang sama. Berikut yaitu contoh penggunannya:

Perhatikan pun bagi persamaan baris terakhir, operator != tak mempertimbangkan tipe data variabel, sama seperti operator ==. Kalau sahabat ingin jenis tipe data pun adalah kriteria perbandingan, karenanya gunakan operator !==.


Operator tak identik dengan (!==)

Kalau operator != tak mempertimbangkan tipe data, karenanya operator !== hanya akan false seandainya operator yang dibandingi mempunyai nilai yang sama dan pun tipe data yang sama. Berikut yaitu contoh penggunaannya:


Operator Kurang dari (<) dan Kurang sama dengan dari: (<=)

Operator < dan <= hanya akan bernilai true seandainya variabel di sisi kiri operator mempunyai nilai yang kurang dari variabel di sisi kanan. Perbedaan antara < dan <= yaitu seandainya kedua nilai yang dibandingi sama, karenanya operator < akan menghasilkan false, namun operator <= akan menghasilkan true. Berikut yaitu contoh programnya:


Operator Besar dari (>) dan Besar sama dengan dari (>=)

Operator > dan >= hanya akan bernilai true seandainya variabel di sisi kiri operator mempunyai nilai yang lebih besar dari variabel di sisi kanan. Perbedaan antara > dan >= yaitu seandainya kedua nilai yang dibandingi sama, karenanya operator > akan menghasilkan false, namun operator >= akan menghasilkan true. Berikut yaitu contoh programnya:

Walaupun di pada contoh yang kita jalankan, operasi perbandingan menggunakan tipe data angka (number), namun operasi perbandingan di pada JavaScript pun dapat dilakukan bagi tipe data String. Operasi perbandingan string di pada JavaScript dilakukan secara bit per bit atau dengan melihat urutan dari kode Unicodenya.

Urutan dari karakter unicode dapat dicari di google, atau kunjungi unicode-table.com

Dari tabel Unicode ini kita dapat melihat urutan karakter dari 0000 hingga dengan FFFF. Karakter dengan kode unicode 0022 akan lebih kecil dari karakter dengan kode unicode 0023.

Kalau string yang dibandingi terdiri dari beberapa karakter, hasil perbandingan akan ditentukan dari karakter sangat kiri ke kanan. Kalau karakter pertama-tama bagi kedua variabel sama, karenanya dilanjutkan ke karakter kedua, dan demikian seterusnya hingga ditemukan karakter yang mempunyai kode unicode yang berbeda.

Berikut yaitu
contoh kode program perbandingan String di pada JavaScript:


Operasi Logika pada JavaScript

Selain operasi perbandingan, operasi logika pun betul-betul berkaitan dengan tipe data boolean. Operasi logika ini pun sering digunakan bagi penyusunan alur program.

Berikut yaitu operator logika dan cara penulisan operator logika di pada JavaScript:

  • Operator “dan” (and), ditulis dengan . Operator and hanya akan menghasilkan nilai true seandainya kedua nilai yang dibandingi pun bernilai true, dan menghasilkan nilai false seandainya diantara atau kedua nilai yang dibandingi yaitu false.
  • Operator “atau” (or), ditulis dengan ||. Operator or akan menghasilkan nilai true seandainya diantara atau kedua nilai yang dibandingi yaitu true. Kalau kedua nilai yang dibandingi false, karenanya hasilnya yaitu false.
  • Operator negasi, ditulis dengan !. Operator ini digunakan bagi membalik nilai logika. Kalau ditulis a yaitu true karenanya !a yaitu false dan seperti itu pun sebaliknya.

Berikut yaitu contoh kode program pemakaian operator logika di pada JavaScript:

Di pada JavaScript tak dikenal operator logika XOR, yakni operator yang akan menghasilkan nilai true seandainya diantara bernilai true, tetapi akan menghasilkan false seandainya kedua nilai true atau kedua nilai false. Namun hal ini dapat ‘diakali’ dengan menggunakan kode seperti berikut ini: !a != !b.

Berikut contoh penggunaannya:

Di pada panduan kali ini kita telah membahas mengenai operator perbandingan dan operator logika di dalam JavaScript. Pada Panduan berikutnya, kita akan membahas mengenai Pengertian nilai Null dan Undefined di dalam JavaScript.


eBook JavaScript Uncover Duniailkom

JavaScript telah menjadi fitur wajib di setiap blog modern. Duniailkom telah menyusun eBook JavaScript Uncover yang membahas JavaScript dengan lebih detail dan lebih komplit, mulai dari basic hingga konsep DOM, Event dan AJAX. Penjelasan lebih lanjut dapat ke eBook JavaScript Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/