cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Belajar JavaScript Part 12: Mengenal Tipe Data dan Operator Angka (Number) JavaScript

Posted on

Di panduan belajar JavaScript kali ini, kita akan membahas mengenai cara membangun tipe data angka (number) dan mengenal operator aritmatika di dalam JavaScript.


Tipe data Angka pada JavaScript

Tak seperti bahasa pemograman lain di umumnya, JavaScript tak membedakan tipe data angka (number) antara angka bulat dengan angka desimal, atau tak membedakan antara bilangan integer dengan float. Seluruh tipe data angka di pada JavaScript disimpan pada format desimal (float).

Jangkauan tipe data angka di pada JavaScript merujuk kepada aturan standar IEEE 754 yang meliputi angka sangat kecil ±5 × 10^-324 dan angka sangat tinggi ±1.7976931348623157 × 10^308.

Angka di pada JavaScript dapat dengan tepat merepresentasikan nilai antara −2^53 hingga dengan 2^53, atau dari −9007199254740992 hingga 9007199254740992. Kalau kamu menggunakan nilai yang lebih besar dari jangkauan ini, karenanya akan mengorbankan tingkat ketelitian.


Cara Merancang Tipe Data Angka

Karena di pada JavaScript sebuah variabel tak perlu di deklarasikan akan bertipe apa, karenanya kalau sebuah variabel diberikan nilai angka, karenanya variabel tersebut telah menjadi variabel dengan tipe angka. Berikut yaitu contohnya:


Operator Aritmatika di pada JavaScript

Operasi yang sering digunakan bagi tipe data angka yaitu operasi artimatika seperti penambahan (+), pengurangan (-), pembagian (/), perkalian tipe data angka (number) dan mengenal operator aritmatika di dalam JavaScript, dan modulus atau sisa hasil untuk (%).


Urutan Prioritas Operator Aritmatika

Sama seperti pembelajaran matematika yang kita pelajari, di pada JavaScript operator perkalian dan pembagian lebih kuat dari di operator penambahan dan pengurangan. Command operasi 1 + 3 * 5 akan proses oleh JavaScript menjadi 1 + (3 * 5). Operasi modulus (sisa hasil untuk) pun sama kuat dengan operasi perkalian dan pembagian.

Kalau operasi matematika yang akan diproses mempunyai lebih dari 1 operator yang sama kuat pada sebuah perhitungan, JavaScript akan memprioritaskan urutan perhitungan dari kiri ke kanan. Operasi 3 * 4 / 5 *5 akan dikerjakan menjadi: (((3 * 4) / 5) * 5).

Bagi membangun prioritas suatu operasi menjadi lebih tinggi, kita dapat menambahkan tanda kurung didalam program. Pemakaian tanda kurung pun akan mempermudah pembacaan program. Walaupun kita dapat menebak bagaimana operasi 5 + 3 * 2 akan diproses, namun akan lebih gampang di baca kalau operasi tersebut tetap dikerjakan dengan menambahkan tanda kurung menjadi 5 + (3 * 2).

Berikut yaitu contoh kode program cara pemakaian tipe data angka dan operasi matematis pada JavaScript:

 Di awal kode JavaScript diatas (yang dimulai dari baris ke-8), saya membangun 3 buah variabel, yakni variabel a, b dan c. Di ketika pendefenisian variabel ini, saya pun seketika memberikan nilai awal. Command console.log berikutnya akan menampilkan isi dari ketiga variabel ini.

Karena variabel di pada JavaScript tak mempunyai tipe mendasar, dengan memberikan nilai awal berupa angka (number), karenanya variabel tersebut akan bertipe data number.

Setelah mendefenisikan beberapa variabel, berikutnya saya mengerjakan operasi-operasi sederhana seperti penambahan, pengurangan, dan pun modulus. Pada 3 contoh operasi terakhir, kita dapat melihat bagaimana JavaScript menangani petunjuk matematis merujuk pada urutan ‘kekuatan’ operator.

Pada menjalankan operasi matematis, adakalanya perhitungan yang dilakukan akan menghasilkan nilai yang tak lazim, seperti pembagian sebuah bilangan dengan 0, atau akar kuadrat dari bilangan negatif. Bagi menangani hal ini, JavaScript mempunyai nilai angka NaN dan Infinity. Keduanya akan kita bahas pada panduan JavaScript berikutnya: Pengertian Hasil Operasi Matematis NaN dan Infinity di dalam JavaScript.


eBook JavaScript Uncover Duniailkom

JavaScript telah menjadi fitur wajib di setiap situs modern. Duniailkom telah menyusun eBook JavaScript Uncover yang membahas JavaScript dengan lebih detail dan lebih komplit, mulai dari mendasar hingga konsep DOM, Event dan AJAX. Penjelasan lebih lanjut dapat ke eBook JavaScript Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/