Tutorial Belajar Java Part 21: Tipe Data Array Bahasa Pemrograman Java

Posted on

Melanjutkan panduan belajar bahasa Java di Source Code Program, kali ini kita akan melihat pengertian dari tipe data array di bahasa Java dan pun contoh kode program cara penggunaannya.


Pengertian Tipe Data Array

Tipe data array yakni tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data lain. Di bahasa Indonesia, array dikenal pun dengan istilah Larik. Dengan array, proses penyimpanan data ke di variabel menjadi lebih efisien dan gampang, terutama bila mempunyai data di jumlah banyak.

Anggota atau isi dari array itu sendiri mesti satu jenis tipe data, misalkan terdiri dari kumpulan angka bulat saja (integer), kumpulan karakter saja (char), maupun kumpulan angka pecahan saja (double). Di di bahasa Java, kita tak dapat membangun 1 array dengan bermacam tipe data (mesti 1 jenis saja).

Selaku contoh, misalkan saya ingin menyimpan 5 buah nilai pelajar. Tanpa array, karenanya mesti menyiapkan 5 buah variabel:

Seandainya menggunakan array, pendefinisian variabel lumayan seperti ini:

Atau bagaiman bila ingin 1000 nilai? tak masalah:

Tentu jauh lebih efisien dibandingi membangun 1000 buah variabel.


Cara Perancangan Tipe Data Array Java

Ciri khas perancangan tipe data array yakni dengan tanda kurung siku ” [ ] “. Tanda kurung siku ini ditempatkan setelah penulisan tipe data. Misalnya saya ingin membangun array nama yang terdiri dari tipe data String, karenanya perintahnya yakni:

Atau bila ingin membangun array nilai dari tipe data char, karenanya penulisannya yakni:

Namun ini baru sebatas deklarasi saja, agar dapat digunakan kita mesti sambung dengan proses instansiasi dan inisialisasi.

Deklarasi yakni istilah untuk menyebut proses perancangan variabel, dimana kita meminta compiler Java agar menyiapkan tempat di memory komputer untuk sebuah variabel. Inisialisasi sendiri yakni proses pemberian nilai awal ke variabel tersebut.

Command deklarasi dan inisialisasi ini telah sering kita gunakan sebelumnya dan biasanya disambung di 1 baris pedoman, seperti:

Ini artinya, saya men-deklarasikan variabel var1 dengan tipe data String, lalu meng-inisialisasinya dengan nilai “Belajar Java“.

Namun khusus untuk array, perlu tambahan instansiasi, yakni proses perancangan object. Bahan mengenai object belum akan kita bahas disini, tapi secara sederhana pedoman instansiasi ditandai dengan keyword new.

Berikut contoh perancangan array yang meliputi proses deklarasi, instansiasi dan inisialisasi:

Di baris 4 yakni pedoman deklarasi, dimana saya menyiapkan variabel nilai selaku array bertipe data integer. Artinya variabel nilai hanya dapat diisi dengan angka bulat.

Di baris 6 yakni pedoman instansiasi, dimana saya mengisi array nilai agar dapat menampung 5 element atau 5 anggota array. Command yang digunakan yakni new int[5].

Kemudian kode program di baris 8 – 12 yakni proses inisialisasi, dimana saya memberikan nilai awal untuk 5 element array nilai. Angka di tanda kurung siku disebut selaku key atau index. Di bahasa Java, sebuah index array dimulai dari angka 0. Index inilah yang digunakan untuk penanda posisi dari sebuah element array.

Selaku contoh, element pertama-tama dari array nilai berada di nilai[0], element kedua di nilai[1], dst.

Terakhir saya menampilkan kembali isi dari setiap element array dengan pedoman System.out.println() di baris 14 – 18. Berikut hasil dari kode program di atas:

Bagaimana dengan tipe data lain? tak masalah, tinggal mengubah tipe datanya saja:

Hasil kode program:

Kali ini saya membangun array pelajar bertipe data String untuk 3 element.

Cara Singkat Perancangan Array

Bahasa Java pun menyediakan cara alternatif untuk perancangan array, salah satunya dengan menggabungkan proses deklarasi dan instansiasi. Berikut contohnya:

Kode program ini benar-benar mirip seperti contoh kita sebelumnya. Perbedaan ada di baris 4, dimana saya menggabungkan proses deklarasi array pelajar dengan proses instansiasi untuk mengisi element array dengan object int.

Lebih jauh lagi, Java pun mengizinkan perancangan array dengan gabungan deklarasi dan inisialisasi nilai awal. Untuk format penulisan ini kita malah tak butuh proses instansiasi:

Perhatikan pe
tunjuk di baris 4, disini saya membangun array nilai dengan tipe data integer (deklarasi) dan seketika memberikan nilai awal (inisialisasi).

Dengan format ini, kita tak perlu mengerjakan proses instansiasi, dan Java seketika menetapkan jumlah element array sesuai dengan jumlah nilai yang ingin diinput. Proses pemberian nilai ini dilakukan dengan tanda kurung kurawal { }.

Cara ini pun dapat digunakan untuk bermacam tipe data lain, seperti contoh berikut:

Hasil kode program:

Proses Input Element Array

Setelah array dikerjakan dan diberi nilai awal, kita tetap dapat mengubah isi dari element array tersebut. Caranya sama seperti mengisi nilai ke di variabel biasanya, hanya saja kini kita mesti tentukan nomor index atau key dari array. Berikut contoh kode programnya:

Hasil kode program:

Di baris 4 saya membangun array pelajar dan memberikan nilai awal untuk 3 element. Kemudian di baris 6, nilai dari element kedua yakni pelajar[1] ingin saya tukar menjadi “Alex“.

Hasilnya, isi element kedua tersebut pun berubah menjadi “Alex“.

Cara Membaca (input) Tipe Data Array

Proses pembacaan tipe data array pun sama seperti tipe data lain, bedanya nilai input tersebut mesti ditampung ke di element array yang ditentukan. Selain itu karena kita menggunakan Scanner class, karenanya mesti disesuaikan dengan tipe data dari array.

Berikut contoh proses input ke di tipe data array:

Di baris 8 saya membangun array pelajar dengan tipe data Integer. Selaku nilai input untukĀ  array ini, dilakukan di baris 11, 14 dan 17 dengan pedoman input.nextLine(). Sehingga ketika di jalankan, program akan menunggu kita menginput nilai.

Setelah ketiga nilai pelajar diinput, lalu ditampilkan kembali dengan pedoman System.out.println() di baris 22 – 23.


Di panduan kali ini kita telah membahas pengertian dan cara perancangan tipe data array di bahasa pemrograman Java. Berikutnya, kita akan masuk ke jenis-jenis operator di bahasa Java.


Sumber https://www.duniailkom.com/