Opera: Browser cepat serba bisa

Posted on

Opera yakni browser favorit kami dahulu sewaktu SMA, walau sekarang ini kami telah beralih pada Mozilla Firefox selaku defaultnya tapi kami selalu menginstallnya pada setiap komputer pribadi kami. Sebetulnya sejak Opera beralih dari engine Dragonfly pada Chromium yang pun digunakan oleh Google Chrome kami sangsi apa perbedaannya. Namun ternyata Opera mampu membangun identitasnya sendiri.

Mengenai kecepatan dan kemampuannya telah tak harus diragukan kembali sebab Opera memakai mesin yang sama pada Google Chrome, yang jadi pembeda yakni beberapa pengaturan dan fitur yang telah terintegrasi.

opera-640x350

Tahukah kamu kalau kamu dapat menggunakan aplikasi gerakan mouse guna navigasi blog pada Opera? Ya, fitur ini dinamakan Mouse Gesture. sahabat akan menggunakan aplikasi tombol kanan di mouse, tahan dan buatlah gerakan dan lepaskan. Berikut yakni beberapa gerakan yang dapat dilakukan dan efeknya:

  • Kembali pada page sebelumnya – Geser pada kiri.
  • Maju pada page berikutnya- Geser pada kanan.
  • Membuka page tab baru – Tarik pada bawah.
  • Reload page yang berjalan – Tarik pada atas kemudian kebawah, seakan – akan memutar.
  • Menutup page sekarang ini – Tarik kebawah kemudian geser pada kanan.
  • Pada lumayan latihan petunjuk ini akan mempercepat kamu mengikuti navigasi.

Diantara fitur menarik yang cocok untuk pengguna internet pada Indonesia yakni proxy yang telah terintegrasi yang bernama Opera Turbo. Manfaat sesungguhnya yakni guna meningkatkan kecepatan akses blog pada lewat server milik Opera, seluruh data akan dikompresi maksimal ini rahasianya kenapa dapat lebih cepat dari normalnya. Efek sampingnya dapat dijadikan proxy free guna menghindari blokir tanpa harus repot settingnya, lumayan diaktifkan lewat fitur utama saja.
opera-menu
Dan ketika kamu cek domisili IP kamu akan berubah mengikuti lokasi server Opera Turbo pada Amerika yang diaplikasikan. Ini program yang sama yang digunakan oleh Opera Mini.

mxtoolbox-ip-lookup-640x409

Perbedaan lainnya yang kami dapatkan yakni bookmark yang digantikan oleh program Stash. Jangan lupa kalau ada fitur yang tidak cukup akan kamu dapat melengkapinya lewat program extension yang pun telah umum ada pada browser populer lainnya.

Melalui keseluruhan kami merujuk Opera selaku website browser alternatif tapi tak kalah kemampuan dan kecepatannya diperbandingkan pesaingnya.

sumber : utekno.com