Mendapatkan sertifikat SSL gratis dari WoSign

Posted on

Sambil menunggu sertifikat SSL tidak dipungut bayaran dari Let’s Encrypt lebih populer dan gampang digunakan karenanya kita dapat memanfaatkan alternatifnya dari WoSign, sama – sama gratisnya dan malah aktifnya dapat mencapai 3 tahun. Malahan guna sementara menjadi favorit kami sebab jauh lebih gampang mendapatkannya diperbandingkan StartSSL yang ribet setengah mati. Kalau sahabat mau tahu metode – langkahnya dapat mengikuti panduan berikut. ??

Seketika saja sahabat akses page order sertifikat SSL gratis WoSign. Ini perusahaan Cina kalau sahabat belum tahu. lalu isikan nama domainnya, berapa tahun lama berlakunya, bahasanya dapat pilih Cina atau Inggris, sedangkan Free to bind dia biarkan saja sebab memang guna tipe DV (Domain Validation) akan digunakan pada nama domain dan versi www-nya.

wosign-request-free-ssl-certificate-640x308

Berikutnya tinggal sahabat isikan tempat tinggal email, password dan CAPTCHA guna merancang akun baru. Nanti akan dikirimkan email guna verifikasi registrasi akun baru pun. Tekan Submit request guna melanjutkan.

sahabat akan melihat daftar pesanan sertifikat SSL sahabat dan tahap berikutnya ialah mengikuti verifikasi kepemilikan atau akses pada nama domain tersebut. Ini dapat lewat email yang terdapat atau alternatifnya pada mengupload file html pada blog tersebut lewat FTP, pilih yang sangat gampang menurut sahabat.

wosign-domain-name-control-verification-640x522

Akhirnya ialah metode menghasilkan CSR (Certificate Signing Request) ini dapat sahabat upload melalui manual atau otomatis memanfaatkan fasilitas dari WoSign sendiri.

wosign-generate-csr-by-the-system-640x305

Kami menggunakan aplikasi fasilitas CSR dari WoSign, dan diminta mengisikan password. Ini digunakan guna membuka file ZIP guna sertifikat SSLnya, jangan hingga hilang ya.

Terakhir sahabat dapat mengunduh filenya, dan jangan hingga hilang sebab tak dapat didownload ulang. Sifatnya permanen.

wosign-ssl-certificate-issued-640x201

Didalamnya sahabat akan melihat bermacam-macam macam file yang berhubungan pada sertifikat SSL sahabat layaknya Private Key, Sertifikat CA dan guna jenis – jenis website server berbeda layaknya guna Apache, Nginx, IIS dan lainnya.

Selanjutnya tinggal sahabat pasangkan saja pada blog sahabat dan HTTPS akan segera aktif. Kami harap sukses! ??

sumber : utekno.com