Memperbaiki laptop layar hitam

Posted on

Pernah mencoba mengupdate BIOS laptop dan gagal? Ya, akhirnya kami merasakannya pun dikala mencobanya pada ASUS X452CP milik teman kami. Haha. Kalau gagal prosesnya dan kembali pada default masih enak, ini muncul masalah lain. ?? Jadi setelah proses update seharusnya restart dan masuk Windows lagi, eh malah layarnya diam saja berwarna hitam dan bahkan tak muncul pesan BIOS layaknya biasanya. Bingung deh.

Kalau sahabat sedang search jawaban dektop hitam pas booting Windowsnya dapat baca disini, tapi kalau kasusnya dikala menyalakan notebook tak terjadi apa – apa lanjutkan. ??

Kami perhatikan lampu LED indikator Power menyala normal, cuma tak ada aktivitas saja. Sambil berharap semoga ROM BIOSnya tak terkorupsi gara – gara proses updatenya gagal, kerjakan pengosongan baterai CMOS BIOS laptop ASUS:

  1. Lepaskan baterainya.
  2. Kabel adaptor pun jangan dipasang.
  3. Klik dan tahan tombol power 2 – 3 menit.
  4. Install baterai laptop atau chargernya dan nyalakan. Diantara saja, jangan keduanya bersamaan.
  5. Kalau sukses ada tanda – tanda kehidupan masuk pada BIOS (klik F2) dan reset pengaturan BIOSnya pada default. Tak mesti dilakukan sih, tapi takut terulang lagi masalahnya dan telah menjadi kebiasaan.

Kalau tutorial halus tak sukses, karenanya gunakan tutorial keras. Siap bongkar – bongkar kan? Yuk:

  1. Siapkan obeng yang cocok pada casing sahabat.
  2. Baca – baca buku manual notebook yang disertakan, search lokasi baterai CMOS BIOSnya supaya tak asal nantinya.
  3. Lepaskan casing laptopnya hingga sahabat melihat motherboardnya.
  4. Search lokasi baterainya. Bentuknya layaknya koin 500 rupiah.
  5. Lepaskan dan install kembali.
  6. Hidupkan laptopnya, kalau sukses silahkan install semuanya pada semula.
  7. Kalau gagal, beli baterainya dulu dan ganti yang baru. Murah kok, cuma 5 ribuan

Masih gagal? Mari masuk pada jawaban alternatifnya:

  1. Bongkar casing laptopnya.
  2. Lepaskan harddisk yang terpasang.
  3. Hidupkan notebook.
  4. Kalau sukses nyala segera akses BIOS dan reset pada pengaturan defaultnya.
  5. Matikan.
  6. Install kembali harddisknya.

Kami urutkan solusinya dari yang gampang dulu setelah dia sahabat berani bongkar – bongkar tak? Dan kalau masih tak dapat pun tampaknya black screen yang sahabat alami bukan gara – gara update BIOS. Akan rusak hardwarenya, misal masih ada garansi seketika diklaim saja pada service centernya.

Ini pengalaman saja, teman kami (yang lain) pernah meminta bantuan teknisi guna update BIOS Lenovo (lupa serinya) dan sewaktu rampung malah gagal booting ciri – cirinya persis layaknya kasus ini. Entah bagaimana pada jasa service yang digunakan tapi akhirnya dibawa pulang dan diserahkan kami. Katanya mesti ganti LCD monitor notebooknya sebab rusak hardware. Jadi jasa senilai 50ribu dapat seketika loncat pada sekitar 1juta kalau tak salah.

Kami cek… baterai CMOSnya kok layaknya telah lama, kemudian kabel monitornya longgar atau diganti. Benar saja pas dipasangkan kabel VGA disambungkan pada monitor ternyata ada displaynya. Berarti bukan rusak BIOS dan dektop. Ya… bukannya menuduh, tapi teman kami gaptek dan yang dapat bongkar jelas bukan dia. Niatnya diperbaiki kok kembalinya tambah besar masalahnya. Solusinya sih kami belikan baterai baru, dan dari kabel display cadangan kami install baru pun. Normal kembali akhirnya.

Kami anjurkan sih kalau dapat ditunggu servicenya karenanya tunggu saja, kalau ditinggal dan sahabat belum tahu kualitasnya ada resiko lah. Atau search kenalan yang paham komputer dan minta bantuannya. Kalau dipikir – pikir kami jadi curhat ini. ??

Kami harap bermanfaat. ??

sumber : utekno.com