cloud-hosting-terbaik-indonesia

Belajar HTML Dasar Part 7: Cara Membuat Paragraf di HTML (tag p)

Posted on

Di panduan Belajar HTML kali ini kita akan membahas mengenai tag paragraf, bagaimana penulisan tag paragraf dan bagaimana cara membuat paragraf di HTML.


Bagi memahami cara penyusunan paragraf di pada HTML, kita akan menggunakan contoh struktur HTML yang dibangun di panduan sebelum ini, dan menambahkan beberapa text. Silahkan buka kembali text editor, lalu ketikkan kode berikut:

Contoh pemakaian tag paragraf:

Save selaku paragraf.html, lalu jalankan di web browser.

Kita akan melihat bahwa paragraf tersebut tidaklah berada di baris berbeda, namun berada di satu baris yang sama. Pada HTML, spasi akan diabaikan, termasuk seandainya kita merubahnya menjadi :

Contoh pemakaian tag paragraf 2:

Kita mesti memberi tahu web browser bahwa kedua kalimat itu mesti terpisah. Dan bahwa masing-masing kalimat itu ialah sebuah paragraf.


Tag Paragraf (<p>)

HTML menyediakan tag khusus bagi membangun paragraf. Penulisannya menggunakan huruf p, selaku berikut : <p>. Mari kita revisi contoh kode HTML sebelumnya, dan menambahkan tag <p>.

Contoh pemakaian tag paragraf 3:

Karenanya kali ini kita akan melihat bahwa kedua paragraf itu telah berada di posisi masing-masing. Setiap tag paragraf, web browser akan memberikan spasi antar paragraf.


Tag Break (<br>)

Cara lain bagi memisahkan kedua paragraf ialah dengan menggunakan tag <br> (br singkatan dari break).

Contoh pemakaian tag <br>:

Apabila kode HTML diatas dijalankan, karenanya hasilnya hampir sama dengan menggunakan tag <p>. Namun pemisahan paragraf menggunakan tag <br> bukanlah bagi membangun paragraf. Tag <br> berfungsi bagi memisahkan sebuah bagian text dengan text lain. Apabila yang kita butuhkan ialah struktur paragraf, karenanya gunakan tag <p>.

Perhatikan penulisan tag <br>, tag break ialah diantara dari beberapa tag yang tak mempunyai tag penutup, dan dapat ditulis selaku<br > atau <br />. Penulisan <br /> adalah sebuah bawaan dari xHTML yang dianggap lebih rapi. Namun pada standar HTML5, penulisan <br> maupun <br /> tetap dianggap valid.


Tag bagi penebalan dan garis miring (<em> dan <strong>)

Di pada sebuah paragraf, kadang kita perlu bagi membangun penekanan di kata-kata tertentu. Penekanan ini dapat dilakukan dengan menebalkan kata, atau dengan garis miring.

Tag emphasis (penekanan) terdiri dari 2 tag, <em> bagi emphasis, dan <strong> bagi strong emphasis.

Di umumnya web browser akan menampilkan <em> selaku garis miring, dan <strong> dengan penebalan huruf.

Contoh pemakaian tag <em> dan <strong>:

Walaupun tanda spasi tak akan dianggap pada HTML, namun bagi membangun kode HTML, menjorokkan (indent) beberapa baris pada suatu tag akan membangun kode gampang dibaca.

Kita pun akan menemukan bahwa HTML mempunyai tag <i> (italic) bagi memiringkan huruf, dan <b> (bold) bagi menebalkan huruf. Pakar HTML yang mendukung pemisahan konten dengan tampilan tak menyarankan menggunakan tag <i> dan <b>, karena kedua tag ini akan mempengaruhi tampilan dari HTML.

Tampilan halaman web seharusnya di tangani oleh CSS, bukan di pada kode HTML. Di xHTML, tag <i> dan <b> telah dianggap usang dan tak akan diaplikasikan lagi, namun pada spesifikasi HTML5, tag <i> dan <b> kembali dianggap relevan.

Pembahasan lebih jauh mengenai cara penulisan dan cara men-format text pada HTML, akan dibahas secara lebih detail di panduan HTML Lanjutan: Tag dan Atribut untuk Pembuatan Text dan Format Text HTML

Setelah memahami cara penyusunan paragraf di pada HTML, di panduan berikutnya, kita akan mempelajari Cara Membuat Judul di HTML menggunakan tag <h1>.


eBook HTML Uncover Duniailkom

Sahabat serius ingin menguasai HTML? Duniailkom telah menyusun eBook HTML Uncover. eBook ini membahas HTML dengan lebih detail dan lebih komplit hingga fitur terbaru HTML5. Penjelasan lebih lanjut dapat ke: eBook HTML Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/