ems-pos-indonesia-shipment-status

Alur pengiriman produk internasional

Posted on

Diperbandingkan pengiriman domestik (pada negeri) menjalankan JNE, First Logistics, TIKI dan sebagainya karenanya pengiriman internasional masih banyak yang tidak cukup paham. Apalagi situs e-commerce besar pada Indonesia layaknya Lazada dan Qoo10 telah memulai tren menjual produk internasional yang estimasi hingga pada penerima hingga 35 hari. Ini kalau telah terbiasa belanja online domestik dan baru pertama-tama mengalami hal ini dapat bingung nantinya.

Nah… misalnya sahabat telah memesan barang dan melunasi tagihannya. Karenanya hingga disini masih hampir sama pada transaksi biasanya, kita menunggu penjual mengirimkan barangnya. Tergantung kesepakatan atau sahabat memang membeli sebab ada tawaran ongkos kirim tidak dipungut bayaran pada Indonesia karenanya jenis layanan kiriman internasionalnya dapat berbeda – beda. Kadang cuma layanan lazim, kiriman tercatat (registered), atau gunakan EMS (Express Mail Service). Ini kami tak membicarakan barang yang dikirim lewat ekspedisi swasta layaknya DHL atau FedEx lho, tapi yang tergabung pada jaringan pos internasional. Kalau pada Indonesia ya berarti di laman Pos Indonesia.

Yang pasti setelah sahabat mengunduh nomor resi (biasanya pada format RR12345678SG) sahabat telah dapat melacaknya bagus pada situs kantor pos negara asal, situs EMS atau situs kantor pos negara tujuan.

ems-pos-indonesia-shipment-status

Kalau bicara alur karenanya tidak cukup lebih layaknya ini dari negara pengirim:

  1. Barang ada pada kantor pos dan nanti akan disortir pada pusatnya.
  2. Diteruskan pada bandara udara atau pelabuhan tergantung jenis layanannya. Yang pasti kalau lewat jalur udara akan lebih cepat dibandingi laut.
  3. Selanjutnya pada perjalanan pada negara penerima atau kadang dapat transit pada negara lain dulu.
  4. Kita menunggu kabar berikutnya. Lamanya dapat dari 2 hari hingga 3 bulan.

Semisal telah hingga pada negara tujuan, kami contohkan pada Indonesia sebab pada negara lain tidak cukup lebih prosesnya sama:

  1. Barang masuk pada airport dan menunggu proses bongkar muat.
  2. lalu diperiksa bea cukai.
  3. Kalau telah akan diteruskan pada kantor pos pusat. Biasanya MPC Jakarta 10900.
  4. Baru diberangkatkan pada kantor pos kota tujuan.
  5. *Kadang yang terjadi malah sebaliknya, seketika dikirimkan pada kota tujuan tapi akan diperiksa barangnya oleh bea cukai setempat. Hingga sekarang ini kami tak tahu apa kriterianya. Akan tergantung jenis barangnya?
  6. Barang akan dikirim pada rumah atau mengunduh surat panggilan pada kantor pos besar. Disana sahabat diinginkan mengambil sendiri dan membayar pajak impornya.
  7. Rampung.

Seringkali kita pun belanja sendiri pada situs luar sebab harganya murah layaknya pada AliExpress, tapi harap jangan lupa ada ketentuan bea masuk dan pajak impor. Kecuali nilai barang sahabat dibawah $50 karenanya bebas pajak, kemungkinan cuma kena bea bungkus ulang sebesar Rp.7.000 dan diambil sendiri pada kantor pos pusat pada wilayah sahabat.

Apa yang kami tuliskan ialah dari pengalaman, pengamatan dan sedikit menebak – nebak dalam kurun waktu berurusan pada kiriman internasional, bagus mengirim maupun approval. Kami tak menjamin akurat 100% ya. Semisal ada kesalahan silahkan diberitahukan, kalau ada tambahan pengalaman pun dapat ditambahkan, dan apabila ada pertanyaan dapat diajukan.

Kami harap bermanfaat. ??

sumber : utekno.com