cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Text HTML Part 3: Cara Membuat Huruf Tebal dalam HTML (tag b dan tag strong)

Posted on

Pada perancangan text, kadang kita perlu bagi merancang beberapa kata pada format huruf tebal bagi penekanan kalimat. Di pada HTML, bagi merancang huruf tebal, kita menggunakan tag <b> dan tag <strong>. Pada panduan HTML kali ini, kita akan membahas Cara Membuat Huruf Tebal dalam HTML dengan tag <b> dan tag <strong>.


Tag <b> dan <strong> Bagi Merancang Huruf Tebal pada HTML

Apabila sahabat telah membaca panduan text HTML sebelumnya, yakni mengenai tag <i> dan tag <em>, karenanya kejadian serupa pun dialami oleh tag <b> dan tag <strong>.

Di masa-masa awal perkembangan web, CSS di dikala itu belum berkembang seperti sekarang ini, sehingga kebutuhan bagi mengubah atau mempercantik halaman web, ditangani seketika oleh HTML.

Tag <b> ialah singkatan dari bold yang di pada program pemrosesan text berarti huruf tebal. Sama seperti alasan di tag <i>, di dikala era xHTML, tag <b> pun disarankan bagi tak digunakan lagi, karena tag yang menangani tampilan seharusnya digantikan dengan CSS.

xHTML kemudian menyediakan tag <strong> yang berarti “strong importance” bagi menggantikan pemakaian tag <b>. Tag <strong> digunakan di bagian text yang perlu penekanan khusus seperti instruksi, atau kalimat urgen. Web browser akan menampilkan tag <strong> dengan huruf tebal.

Di dikala HTML5 keluar, tag <b> kembali di ‘restui’ menjadi tag resmi HTML, namun dengan tujuan selaku “stylistically offset”, atau penggunaannya ialah bagi menandai kata kunci atau nama produk yang dirasa perlu bagi ditulis berbeda dengan text di sekelilingnya.

Berikut ialah contoh perbedaan pemakaian tag <b> dan tag <strong>:

 Di pada contoh tersebut, saya menggunakan tag <b> bagi penulisan nama situs duniailkom, dan tag <strong> bagi penekanan kalimat urgen.

Bagi merancang hasil berupa huruf tebal di pada CSS, kita dapat menggunakan:

Sama seperti tag <i>, tag <b> lebih populer di gunakan dibandingi dengan tag <strong>, hal ini terutama disebabkan karena tag <b> telah ada dari awal perkembangan HTML. Di pada spesifikasi HTML5, kedua tag ini mempunyai tampilan yang sama, namun dengan pengertian yang berbeda.


Sumber https://www.duniailkom.com/