cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Text HTML Part 2: Cara Membuat Huruf Miring dalam HTML (tag i dan tag em)

Posted on

Merubah format text seperti membangun huruf miring, adalah hal lazim yang kita lakukan pada program text processing, misalnya Microsoft Word. Pada panduan kali ini, kita akan membahas Cara Membuat Huruf Miring dalam HTML dengan tag <i> dan <em>.


Tag <i> Bagi Merancang Huruf Miring pada HTML

Tag <i> yaitu singkatan dari italic. Italic adalah sebutan bagi karakter text yang ditulis miring. Di awalnya, tag <i> tak mempunyai arti struktur apa-apa, dan pernah berstatus deprecated yang artinya disarankan bagi tak digunakan lagi.

Hal ini terjadi karena tag <i> semata-mata bertujuan bagi membangun huruf italics, atau garis miring. Sebahagian programmer berpendapat bahwa tag yang bertujuan visual seperti ini sebaiknya tak diaplikasikan dan dialihkan kepada CSS.

Di era HTML5 ketika ini, tag <i> tetap dipertahankan, namun defenisinya diganti menjadi “alternative voice”. Alternative Voice dimaksudkan bagi menandai bagian artikel yang ‘pengucapan’ atau ‘mood‘-nya berbeda, seperti bagi menandai kata atau kalimat yang berasal dari bahasa asing.

Tag <i> masuk ke pada tipe tag inline, yang akan mengikuti alur text yang terdapat.

Berikut yaitu contoh cara penulisan dan pemakaian tag <i> di pada HTML:


Tag <em> Bagi Stresses Emphasis Text HTML

Tag <em> yaitu singkatan dari Stresses Emphasis. Stresses Emphasis diperuntukkan bagi menandai bagian text yang perlu di tekankan. Pada implementasinya, tag <em> akan ditampilkan dengan huruf miring, sehingga mirip dengan tag <i>.

Tag <em> masuk ke pada tipe tag inline, yang akan mengikuti alur text yang terdapat.

Berikut yaitu contoh cara penulisan dan pemakaian tag <em> di pada HTML:

Walaupun keduanya sama-sama ditampikan dengan garis miring, tag <i> dan tag <em> dimaksudkan bagi tujuan yang berbeda. Tag <em> digunakan bagi penekanan kata, sedangkan tag <i> digunakan bagi kata asing yang pengucapannya berbeda.

Pada pemakaian sehari-hari, kedua tag ini sering dipertukarkan. Malahan tag <i> lebih sering digunakan dibandingi dengan tag <em>. Beberapa programmer pun berpendapat bahwa kita tak mesti mengikuti aturan perbedaan ini, dan menggunakan apa yang lebih familiar dalam rentang waktu hal itu tak menjadi masalah.

Bagi membangun hasil huruf mirng di pada CSS, kita dapat menggunakan:


Sumber https://www.duniailkom.com/