cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial PHP MySQL Part 7: Cara Menampilkan Tabel MySQL dari PHP (mysql_fetch_array)

Posted on

Selain menggunakan guna mysql_fetch_row(), PHP pun menyediakan guna lain bagi menampilkan data dari MySQL, yakni guna mysql_fetch_array(). Pada panduan kali ini kita akan membahas cara penggunaan fungsi mysql_fetch_array(), dan perbedaanya dengan mysql_fetch_row().


Menampilkan Tabel MySQL dengan guna mysql_fetch_array

Manfaat mysql_fetch_array() di dasarnya hampir sama dengan guna mysql_fetch_row(), namun guna mysql_fetch_array() memberikan alternatif cara menampilkan data MySQL dengan lebih gampang.

Bila pada guna mysql_fetch_row() hasil fungsinya berupa array dengan key atau indexnya berupa angka, seperti : $row[1], $row[2] dan $row[3], karenanya di pada mysql_fetch_array(), kita dapat menggunakan nama kolom dari tabel MySQL selaku key atau index array seperti berikut ini: $row[‘nim’], $row[‘nama’] dan $row[‘umur’]. Cara penulisan seperti ini akan mempermudah penyusunan program.

Selain menggunakan nama kolom di index array, guna mysql_fetch_array() pun dapat menggunakan index penomoran kolom seperti mysql_fetch_row(), atau bahkan keduanya sekaligus. Bagi mengatur fitur ini, guna mysql_fetch_array() membutuhkan parameter tambahan.

Berikut yakni format basic penulisan guna mysql_fetch_array() pada PHP:

  • $row yakni variabel yang akan menampung hasil guna mysql_fetch_array(). Hasil dari guna mysql_fetch_array() berupa tipe data array dengan key yang bergantung kepada konstanta ‘tipe_hasil’.

  • $result yakni variabel hasil menjalankan query MySQL yang berasar dari guna mysql_query().

  • ’tipe_hasil’ adalah sebuah konstanta opsional yang digunakan bagi mengatur index array dari hasil guna mysql_fetch_array(). Konstanta yang dapat digunakan yakni diantara dari ketiga nilai berikut: MYSQL_NUM, MYSQL_ASSOC atau MYSQL_BOTH. Bila argumen ini tak ditulis, nilai defaultnya yakni MYSQL_BOTH.


Perbedaan mysql_fetch_array: MYSQL_NUM, MYSQL_ASSOC dan MYSQL_BOTH

Cara mengakses array dari guna mysql_fetch_array() bergantung kepada argumen ‘tipe_hasil’. Argumen ‘tipe_hasil’ hanya dapat berisi satu dari 3 konstanta: MYSQL_NUM, MYSQL_ASSOC atau MYSQL_BOTH.

Bila argumen keduadari guna mysql_fetch_array() diisi MYSQL_NUM, karenanya index array akan menjadi angka (sama seperti hasil mysql_fetch_row()), dan dapat ditampilkan seperti: $row[1], $row[2] dan $row[3].

Bila argumen kedua diisi MYSQL_ASSOC, index array akan menjadi nama kolom, dan dapat ditampilkan seperti: $row[‘nim’], $row[‘nama’] dan $row[‘umur’].

Opsi ketiga, bila argumen diisi MYSQL_BOTH karenanya index array mendukung 2 pemanggilan, yakni berupa angka dan nama kolom.

Sama seperti guna mysql_fetch_row(), mysql_fetch_row() hanya membaca 1 baris di sekali pemanggilan. Bila tabel kita terdiri dari 5 baris, karenanya guna mysql_fecth_array() mesti diulang sebanyak 5 kali (atau menggunakan metoda perulangan while seperti yang kita lakukan di panduan mysql_fetch_row().


Cara Pemakaian Manfaat mysql_fecth_array()

Agar lebih gampang dimengerti, seketika saja kita masuk kedalam contoh kode program. Masih menggunakan contoh database universitas yang dibangun di panduan mysql_fetch_row(), kali ini saya akan menggunakan guna mysql_fetch_array() bagi menampilkan hasilnya.

Berikut yakni contoh pemakaian guna mysql_fetch_array() pada PHP:

 Pada contoh diatas, baris 1-6 adalah sebuah kode program bagi merancang koneksi dengan MySQL. Di baris ke-9, saya merancang query ‘SELECT * FROM mahasiswa_ilkom’ yang akan mengembalikan seluruh isi tabel mahasiswa_ilkom.

Bila diperhatikan, kode program diatas sama persis dengan contoh terakhir di panduan mysql_fetch_row(), hanya di baris ke 10 saya menggantinya dengan guna mysql_fetch_array().

Konstanta MYSQL_NUM di argumen ke-2 guna mysql_fetch_array(), menginstruksikan kepada PHP bahwa nilai kembalian bagi variabel $row yakni array dengan index angka, sehingga hasilnya sama persis dengan mysql_fetch_row() yang diakses dengan $row[0] bagi kolom pertama-tama tabel, $row[1] bagi kolom kedua tabel, dan seterusnya.

Bila menggunakan konstanta MYSQL_NUM akan merancang guna mysql_fetch_array() sama dengan mysql_fetch_row(), bagaimana dengan MYSQL_
ASSOC
? Pada contoh berikut, saya akan mengubah konstanta guna mysql_fetch_array() dengan MYSQL_ASSOC :

Di contoh kali ini, di baris ke-10, guna mysql_fetch_array() saya panggil dengan konstanta MYSQL_ASSOC selaku argumen kedua. Dengan cara ini, hasil kembalian query, berupa array dengan index nama kolom dari tabel MySQL.

Karena menggunakan konstanta MYSQL_ASSOC, cara pengaksesan nilai $row mesti menggunakan index nama kolom tabel. Bila di pada MySQL nama kolom yakni ‘nim’, karenanya bagi menampilkan data kolom tersebut, kita menggunakan $row[‘nim’]. Bila di pada MySQL nama kolom yakni ‘tempat_lahir’, bagi menampilkan data kolom tersebut, yakni dengan $row[‘tempat_lahir’], dan seterusnya.

Dengan cara ini, kita akan gampang bagi mendesain tampilan tabel MySQL, terutama bila urutan kolom tak ditampilkan secara berurutan.

PHP pun mempunyai guna mysql_fetch_assoc() yang hampir sama dengan guna mysql_fetch_array($result,MYSQL_ASSOC). Manfaat mysql_fetch_assoc() pun mengembalikan hasil array dengan nama kolom selaku index array. Manfaat ini pun umum digunakan. Berikut yakni contoh pemakaian guna mysql_fetch_assoc:

Bagi alternatif konstanta terakhir: MYSQL_BOTH, MySQL akan mengembalikan nilai $row yang dapat diakses bagus dengan index angka maupun dengan index nama kolom. Berikut yakni contoh kode programnya:

Seperti yang terlihat, saya merancang command $row[0] dan $row[‘nama’] pada pemanggilan yang sama, dan PHP dapat menampilkan hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Perlu diketahui bersama, dari panduan resmi PHP, guna mysql_fetch_array() ditegaskan tak akan lebih lambat dari di guna mysql_fetch_row() atau mysql_fetch_assoc(), walaupun guna mysql_fetch_array() menawarkan fitur tambahan. Pengaksesan array hasil MySQL dengan menggunakan angka maupun nama kolom selaku index array akan sama cepatnya.


Di dasarnya, pengaksesan MySQL via PHP, hanya membutuhkan 3 guna utama, yakni mysql_connect(), mysql_query(), dan mysql_fecth_array(). Hingga disini, kita telah mempelajari ketiga guna urgen tersebut.

Pada panduan berikutnya, kita akan mempelajari cara menampilkan pesan error dari MySQL ketika query yang dijalankan tak sesuai.


Sumber https://www.duniailkom.com/