cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial PHP MySQL Part 3: Pengertian Extension PHP dan Cara Setting mysql extension

Posted on

Sekiranya sahabat mengistall PHP lewat XAMPP, karenanya mysql extension telah aktif secara default dan sahabat tak perlu mengerjakan apa-apa. Namun jikalau sahabat menginstall PHP secara terpisah, kita mesti mengaktifkan setingan PHP agar mendukung MySQL. Pada panduan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian extension dalam PHP dan cara setting mysql extension.


Pengertian Extension pada PHP

Hingga dengan panduan kali ini, beberapa kali saya menggunakan istilah extension. Namun apakah yang dimaksud dengan extension ini?

Extension di pada PHP ialah istilah yang merujuk kepada kumpulan kegunaan program tambahan yang merancang PHP dapat mendukung berjenis-jenis fitur baru.

PHP terdiri dari program inti (PHP core), dan kegunaan tambahan (extension). Pada program inti PHP, PHP tak menyediakan kegunaan yang menangani database MySQL. Penanganan bagi kegunaan database ini dipisahkan menjadi kegunaan tambahan (extension). Selain database, extension pada PHP menyediakan berjenis-jenis kegunaan lainnya bagi kebutuhan yang lebih khusus, seperti penyusunan gambar, kriptografi, penanganan email, penyusunan PDF, dan lain-lain.


Cara Pengaturan mysql extension dengan php.ini

Bagi mengaktifkan extension pada PHP, dapat dilakukan dari file setingan php.ini (cara membuka file php.ini telah kita pelajari di panduan Cara Mengubah File Konfigurasi PHP (php.ini)), lalu cari extension=php_mysql.dll dan extension=php_mysqli.dll, pastikan menghapus tanda titik koma di awal kedua extension ini bagi mengaktifkannya.

Masih di file php.ini, di bagian ini sahabat dapat melihat berjenis-jenis extension yang terdapat di pada PHP, bahkan sebahagian besar tak aktif secara default.

File settingan php.ini menginstruksikan kepada PHP bagi mengaktifkan suatu extension, namun file extension itu sendiri pun mesti ada di pada PHP. Sahabat dapat membuka folder xamppphpext bagi melihat file-file extension yang digunakan bagi menambah fitur PHP.

Bagi memeriksa apakah setingan extension=php_mysql.dll telah aktif, kita dapat menggunakan kegunaan phpinfo(). Sahabat dapat menjalankan kegunaan phpinfo() didalam sebuah file php, atau dapat pun dengan men-klik fitur phpinfo() dari halaman localhost dari XAMPP. Pada halaman phpinfo(), carilah bagian mysql seperti tampilan berikut:

Sekiranya sahabat menemukan bagian mysql, berarti extension mysql telah aktif dan kita dapat mulaI merancang program bagi mengakses database lewat PHP.


Pada panduan belajar PHP MySQL berikutnya, kita akan mulai merancang kode program PHP agar dapat terhubung dengan MySQL pada panduanĀ Cara Membuat Koneksi PHP-MySQL dengan fungsi mysql_connect.


Sumber https://www.duniailkom.com/