Tutorial PHP MySQL Part 2: Jenis Koneksi PHP – MySQL: PDO, mysqli, dan mysql extension

Posted on

Bagi dapat menggunakan dan mengakses database MySQL, PHP menyediakan 3 cara koneksi: menggunakan PDO (PHP Data Objects), mysqli extension dan mysql extension. Pada panduan belajar PHP kali ini kita akan membahas keunggulan masing-masing, dan perbedaan ketiganya.


Perkembangan Cara Koneksi PHP dan MySQL

PHP adalah sebuah bahasa pemograman yang selalu di update dan berkembang mengikuti teknologi terbaru. Dikala ini, Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) adalah sebuah trend pemrograman PHP, dan hal ini pun mempengaruhi cara mengakses database MySQL dari PHP.

PHP mempunyai 3 cara pengaksesan MySQL, yakni via PDO (PHP Data Objects), mysqli extension dan mysql extension. PDO menggunakan pemrograman objek, mysqli extension terdapat pada format objek dan prosedural (diakses via fungsi-fungsi) sedangkan mysql extension sepenuhnya menggunakan pemograman prosedural.

Mari kita bahas pengertian dan perbedaan ketiga sistem ini:


1. Koneksi MySQL dengan mysql extension

Dikala pertama-tama kali mempelajari PHP MySQL sekitar tahun 2008 (atau bila kamu pernah mempelajari PHP-MySQL beberapa tahun yang lalu), bagi mengakses MySQL dari PHP, kita menggunakan fungsi-fungsi seperti mysql_connect(), mysql_query(), dan mysql_fetch_array(). Kegunaan-fungsi ini tergabung ke pada mysql extension (ketika itu PDO dan mysqli extension masih jarang digunakan)

Namun sekarang ini (tepatnya mulai PHP versi 5.5.0) PHP memutuskan bagi membangun mysql extension berstatus deprecated. Yang artinya pengaksesan database MySQL menggunakan manfaat mysql extension telah tak disarankan lagi. Programmer PHP diinginkan pindah ke mysqli extension atau PDO yang dengan menggunakan objek.

Alasannya, MySQL versi terbaru mempunyai fitur-fitur yang semakin komplit dan kompleks, sehingga PHP memutuskan bagi membangun manfaat extension baru agar programmer PHP dapat menggunakan fitur-fitur ini.


2. Koneksi MySQL dengan mysqli extension

Selaku pengganti mysql extension, PHP menyediakan mysqli extension (mysqli adalah sebuah singkatan dari MySQL Improved). Mysqli extension ini di dasarnya yaitu perbaikan dari mysql extension dan dikembangkan bagi mendukung fitur-fitur terbaru bagi MySQL 4.1 keatas.

Hampir seluruh manfaat yang terdapat di mysql extension pun terdapat di mysqli. Syntax (aturan penulisan) mysqli betul-betul mirip dengan mysql extension. Sehingga bila kamu telah lama menggunakan mysql extension, akan betul-betul gampang bagi beralih menggunakan mysqli extension.

Selain menggunakan mysql maupun mysqli extension, cara ketiga bagi pengaksesan database MySQL dari PHP yaitu dengan menggunakan PHP Data Objects (atau sering disingkat dengan PDO).


3. Koneksi MySQL dengan PDO (PHP Data Objects)

PDO (PHP Data Objects), yaitu extension atau penambahan fitur pada PHP yang dirancang selaku interface universal bagi pengaksesan bermacam jenis database (tak hanya MySQL). Contohnya, bila kita menggunakan PDO pada menulis kode pemograman, lalu suatu ketika situs kita bertukar database dari MySQL ke Oracle, karenanya kita tak perlu mengubah seluruh kode program, lumayan mengubah cara pemanggilan PDO diawal program saja.

Dari ketiga cara koneksi PHP dengan MySQL ini, sistem yang disarankan yaitu menggunakan mysqli atau PDO.


Perbandingan antara mysqli, PDO dan mysql extension

Selaku perbandingan fitur antara ketiga jenis koneksi PHP-MySQL ini, berikut yaitu tabel perbandingan antara mysqli, PDO dan mysql extension yang bersumber dari manual resmi PHP:


Cara Penulisan mysql extension, mysqli extension, dan PDO (PHP Data Objects)

Bagi mengetahui secara sekilas perbedaan cara pengaksesan database MySQL menggunakan mysql extension, mysqli extension, dan PDO, berikut contoh kode PHPnya:

Pada contoh diatas, dianggap bahwa user MySQL yaitu root, password ’qwerty’, dan nama database ’universitas’.

Sahabat tak perlu memahami kode program diatas, karena kita akan membahasnya dengan komplit pada panduan belajar PHP MySQL di Source Code Program ini.

Bagi tahap pertama-tama, saya akan menggunakan sistem mysql extension yang dengan menggunakan manfaat terlebih dahulu. Walaupun sistem ini tak disarankan lagi, namun sistem inilah yang sangat gampang dipelajari dan telah dikenal luas.

Setelah selesai membahas mysql extension, berikutnya kita akan beralih ke mysqli extension yang dapat ditulis dengan procedural style (menggunakan fungsi-fungsi) ataupun dengan object style. Terakhir, kita akan
membahas cara membangun koneksi PHP MySQL menggunakan PDO. Cara pengaksesan MySQL dengan PDO yang dengan menggunakan objek akan lebih gampang dimengerti bila kamu telah mempelajari pemrograman berbasis objek.


Pada panduan berikutnya, kita akan membahas pengertian extension PHP, dan cara pengaturan PHP (setingan PHP) agar kita dapat menggunakan mysql extension, pada panduan Pengertian extension PHP dan cara setting mysql extension.


Sumber https://www.duniailkom.com/