Tutorial PHP MySQL Part 14: Cara Menampilkan Data dengan mysqli PHP (Object Style)

Posted on

Kalau pada panduan sebelumnya kita mempelajari mysqli dengan menggunakan fungsi-fungsi atau dikenal dengan procedural style mysqli, pada panduan PHP MySQL kali ini kita akan membahas mengenai object style mysqli.


Cara Penulisan Object Style mysqli

Selaku cara koneksi yang lebih baru daripada mysql extension, mysqli mempunyai 2 jenis style, yakni procedural style dan object-oriented style. Kecendrungan pemrograman ketika ini lebih banyak menggunakan objek. Bagi hal inilah PHP pun menyediakan mysqli dengan “rasa” objek.

Pemrograman dengan menggunakan objek lebih banyak disukai karena cenderung rapi dan gampang dikembangkan, terutama apabila kita mengerjakan proyek besar yang butuh ribuan baris program. Konsep OOP seperti inheritance, encapsulation dan polymorfism merancang program menjadi lebih tertata.

Kalau kamu baru berkenalan dengan PHP atau konsep pemrograman secara umum, pemrograman dengan menggunakan objek mungkin akan terasa membingungkan. OOP membutuhkan alur penulisan program yang berbeda diperbandingkan cara procedural yang kita pelajari hingga ketika ini.

Saya amat menyarankan kamu bagi mulai beralih menggunakan OOP. Karena dengan OOP-lah tingkat pemahaman dan pengalaman kita “naik level”. Kalau kamu bermaksud “serius” mempelajari mengenai PHP, duniailkom telah merancang panduan komplit mengenai konsep OOP, di pada Tutorial Pemrograman Berbasis Objek PHP.

Seketika saja kita lihat bagaimana cara pemakaian objek di pada mysqli.

Didalam panduan ini saya berasumsi kamu telah memahami sedikit mengenai OOP PHP. Terutama cara pemanggilan constructor (cara penyusunan objek) dan cara pemanggilan method objek (menggunakan tanda panah ->).


Cara Membangun Koneksi dengan MySQL (mysqli constructor)

Bagi merancang koneksi MySQL dengan PHP menggunakan mysqli object style, caranya yaitu dengan menggunakan mysqli constructor. Constructor mysqli yaitu sejenis kegunaan yang digunakan bagi merancang object baru dari class mysqli.

Argumen di pada construktor mysqli ini sama persis dengan argumen kegunaan mysqli_connect(), yakni lokasi komputer, nama user, dan password user.

Berikut yaitu cara merancang koneksi mysqli di localhost bagi user “root” dengan password “qwerty”:

Di kode diatas, saya merancang objek $link dari class mysqli. Di pada OOP, keyword new digunakan bagi merancang objek baru. Dengan objek $link hasil mysqli constructor inilah proses query MySQL nantinya kita jalankan.

Sama seperti kegunaan mysqli_connect(), constructor mysqli pun mempunyai argumen tambahan, yakni nama database yang ingin digunakan. Kalau kita ingin seketika mengakses database “universitas”, karenanya kode programnya menjadi:


Cara Menutup Koneksi MySQL Dengan Method mysqli::close()

Walaupun PHP akan lansung menutup koneksi ke MySQL apabila halaman telah selesai di proses, namun kita pun dapat menutupnya secara manual menggunakan method close() dari objek mysqli, atau lazim ditulis selaku mysqli::close(). Berikut contoh penggunaannya:


Cara Menjalankan Query MySQL Dengan Method mysqli::query()

Kalau di pada penulisan procedural kita menggunakan kegunaan mysqli_query() bagi menjalankan query MySQL, karenanya di pada objek style, kita mengaksesnya menggunakan method mysqli::query().

Agar lebih gampang dimengerti, seketika saja kita masuk kedalam contoh kode program:

Perhatikan bahwa di pada proses pemanggilan method query(), kita membutuhkan 1 argumen, yakni query MySQL yang akan dijalankan.


Cara Menampilkan Data MySQL Dengan mysqli object style

Bagi menampilkan hasil query MySQL, mysqli object mempunyai banyak method. Kali ini kita akan membahas 3 cara yang sangat sering digunakan, yakni method fetch_row(), fetch_array() dan fetch_object(). Cara pemakaian ketiga method ini hampir sama dengan padanan fungsinya di procedural style, yakni dengan kegunaan mysqli_fetch_row(), mysqli_fetch_array(), dan mysqli_fetch_object().

Agar lebih jelas, seketika saja kita masuk ke pada contoh kode program bagi menampilkan seluruh isi data dari tabel mahasiswa_ilkom.

Pembahasan pertama-tama, yakni cara menampilkan data mysqli dengan method fetch_row(). Berikut yaitu contoh kode programnya:

Pada contoh diatas, saya mengunakan method fetch_row() dari objek $result yang adalah sebuah objek hasil pemanggilan method query(). Method fetch_row() ini tak memerlukan argumen apapun, sehingga kita memanggilnya dengan cara $result->fetch_row().

Cara kedua bagi menampilkan data mysqli yaitu dengan method fetch_array(). Berikut contoh kode
programnya:

Sama seperti method fetch_row(), method fetch_array() pun diakses dari objek $result yang adalah sebuah hasil pemanggilan query.

Method fetch_array() membutuhkan 1 argumen, berupa string yang berisi bagaimana cara array hasil method akan diakases. String ini dapat dipilih dari diantara nilai: MYSQLI_NUM, MYSQLI_ASSOC atau MYSQLI_BOTH. Lebih komplit mengenai perbedaan ketiga nya telah kita bahas pada panduan mengenai kegunaan mysql_fetch_array().

Cara ketiga yang akan kita bahas bagi menampilkan data mysqli, yaitu dengan method fetch_object(). Berikut contoh pengunaanya:

Cara pemakaian method fetch_object() hampir sama dengan method-method sebelumnya, yakni di akses dari objek $result hasil menjalankan query MySQL.


Pada panduan PHP MySQL kali ini kita telah membahas cara penggunaan mysqli extension yang berbasis object. Panduan mysqli ini dan pun panduan sebelumnya mengenai mysqli procedural saya bikin sesingkat mungkin tanpa menggunakan prosedur bagi penanganan kesalahan. Misalnya, bagaimana mengecek apakah koneksi dengan MySQL telah terhubung atau belum.

Pada panduan berikutnya, akan kita bahas secara mendalam mengenai beberapa fungsi dan method mysqli yang digunakan untuk penanganan kesalahan.


Sumber https://www.duniailkom.com/