info-b

Tutorial PHP MySQL Part 1: Cara Menjalankan MySQL dan PHP menggunakan XAMPP

Posted on

Syarat pertama-tama bagi dapat membangun koneksi antara PHP dengan MySQL pastinya dengan menjalankan kedua program ini terlebih dahulu. Pada panduan belajar PHP MySQL bagian pertama-tama ini, kita akan mempelajari cara menjalankan PHP dan MySQL menggunakan aplikasi XAMPP, maupun secara terpisah .


Cara Menjalankan PHP dan MySQL menggunakan XAMPP

PHP dijalankan dari web server Apache, dan seandainya kamu mengikuti Tutorial PHP Dasar Untuk Pemula di Source Code Program, karenanya di komputer kamu telah terinstall program XAMPP.

Bagi panduan cara menginstall XAMPP, duniailkom telah membangun 2 panduan komplit, yakni cara menginstall XAMPP 1.8.3, atau versi yang lebih baru: cara menginstall XAMPP 5.6.3

Selain modul Apache, XAMPP pun mempunyai paket bawaan MySQL Server. Bagi menjalankan keduanya, kamu tinggal men-klik tombol Start di jendela XAMPP Control Panel seperti gambar dibawah ini:

Apabila tak ada masalah, modul MySQL akan berwana hijau yang menandakan MySQL Server telah berjalan. Hingga disini, Web Server Apache dan database MySQL telah siap digunakan.


Cara Menjalankan MySQL dan PHP secara Terpisah

Apabila kamu telah mengikuti Tutorial MySQL Dasar di Source Code Program, di panduan tersebut saya menginstall MySQL secara terpisah (bukan dari program XAMPP), kita pun dapat menggunakan program MySQL ini bagi diakses dari web server Apache yang berasal dari program XAMPP.

Namun, seperti yang telah kita bahas di tutorial cara menjalankan MySQL Server, bahwa di pada sebuah komputer hanya dapat berjalan 1 buah MySQL Server. Sehingga seandainya kamu menemukan pesan error seperti gambar dibawah ini, berarti ada program MySQL Server yang sedang aktif.

Bagi memeriksa apakah MySQL Server sedang aktif atau tak, dapat dilakukan via task manager. Silahkan buka task manager,dan cari proses dengan nama: mysqld.exe. Apabila ditemukan, berarti MySQL Server telah berjalan di latar belakang.

Sahabat boleh menggunakan MySQL versi stand alone ini, atau mematikannya dan menggunakan MySQL versi bawaan XAMPP.


Cara Menguji Koneksi PHP MySQL Dengan Phpmyadmin

Bagi menguji apakah program PHP dapat mengakses database MySQL, kita dapat menggunakan program Phpmyadmin bawaan XAMPP.

Program Phpmyadmin ialah sebuah program pengaturan database MySQL yang dengan web. XAMPP menambahkan program ini bagi mempermudah pengaksesan database yang
biasanya diakses menggunakan console, atau cmd Windows. Namun saya tak akan membahas cara pemakaian program phpmyadmin di panduan kali ini. Kita hanya menggunakannya bagi mengecek koneksi dari program PHP ke MySQL.

Bagi masuk ke fitur phpmyadmin, kamu dapat mengetik domisili berikut di web browser: http://localhost/phpmyadmin/. Atau dapat pun dari halaman localhost XAMPP, lalu cari fitur phpmyadmin yang berada di pojok kiri halaman localhost.

Apabila kamu menggunakan program MySQL bawaan XAMPP, dan apabila tak ada masalah akan tampil halaman awal Phpmyadmin seperti gambar dibawah ini:

Tampilnya halaman tersebut menandakan bahwa PHP dan MySQL telah terhubung secara sempurna. Namun seandainya tampilan phpmyadmin seperti gambar berikut ini, karenanya dapat disimpulkan bahwa MySQL Server belum berjalan.

Apabila kamu mendapati tampilan tersebut, permasalahan terdapat di program MySQL Server yang belum dijalankan. Silahkan jalankan program MySQL dari XAMPP Control Panel.

Apabila kamu menggunakan program MySQL yang terpisah (bukan bawaan XAMPP), karenanya fitur phpmyadmin seharusnya akan menjadi seperti gambar berikut:

Namun jangan khawatir, pesan error tersebut terjadi karena phpmyadmin mencoba masuk ke MySQL Server dengan user ’root’ dan tanpa password. Pesan error #1045 – Access denied for user ‘root’@’localhost’ (using password: NO) adalah pesan error ketika kita salah memasukkan password bagi user root. Apabila kamu mengikuti tutorial MySQL di Source Code Program, user root akan mempunyai password ’qwerty’ dan bukan kosong, sehingga hal inilah yang menyebabkan tampilan error tersebut.

Tampilan error diatas sebetulnya berarti MySQL Server telah berjalan, dan dapat diakses dari PHP.


Apabila MySQL Server dan Web Server Apache telah dijalankan, karenanya saatnya kita masuk ke pada panduan PHP MySQL berikutnya, yaitu mengenal jenis-jenis koneksi PHP dengan MySQL.


Sumber https://www.duniailkom.com/