Tutorial PHP: Cara Menghapus Spasi di Awal dan Akhir String (Fungsi trim)

Posted on

Di panduan belajar PHP kali ini kita akan membahas manfaat trim() yang digunakan untuk menghapus spasi (whitespace) di awal dan akhir sebuah string PHP. Kegunaan trim() pun mempunyai 2 varian lain yakni ltrim() dan rtrim().


Pengertian Kegunaan trim()

Secara default bawaan PHP, manfaat trim() digunakan untuk menghapus spasi atau karakter whitespace dari sebuah string. Karakter spasi yang akan dihapus dapat berada di awal maupun di ahir string.

Di prakteknya, manfaat trim() sering digunakan untuk ‘membersihkan’ hasil input form dari karakter spasi yang sengaja atau tak sengaja ditambahkan pengguna.

Berikut yaitu contoh pemakaian mendasar manfaat trim() di di PHP:

Karena di HTML whitespace atau spasi tak akan ditampilkan, penerapan kode diatas tak terlalu jelas efeknya. Kegunaan trim() akan lebih terlihat bila digunakan di operasi perbandingan, seperti contoh berikut:

Di operasi perbandingan diatas, tambahan sebuah spasi diakhir variabel $nama, yakni “andi ” akan menyusun operasi perbandingan menghasilkan nilai FALSE, sehingga hasil akhirnya yaitu “Tak Sama”.

Dengan menambahkan manfaat trim(), kode program diatas akan menghasilkan nilai TRUE, karena spasi yang terdapat bagus diawal dan diakhir string akan dihapus terlebih dahulu:

Selain menghapus karakter spasi, manfaat trim() pun akan menghapus 5 karakter whitespace lainnya, seperti tab, new line, carriage return (karakter enter), null-byte, dan vertical tab. Di kode karakter ASCII, ke-6 karakter ini yaitu selaku berikut:

  • ” ” (ASCII 32 (0x20)), : karakter spasi.
  • “t” (ASCII 9 (0x09)), : karakter tab.
  • “n” (ASCII 10 (0x0A)), : karakter new line (line feed).
  • “r” (ASCII 13 (0x0D)), : karakter carriage return.
  • “” (ASCII 0 (0x00)), : karakter NULL-byte.
  • “x0B” (ASCII 11 (0x0B)), : karakter vertical tab.

Berikut contoh penggunaannya:

Untuk menulis karakter “tab”, tak terdapat tombol khusus di di keyboard, oleh karena itu kita menggunakan escape karakter untuk tab, yakni “t”.

Kegunaan trim() ini sering digunakan untuk menfilter hasil imputan form. Berikut yaitu contoh penggunaannya:


Menambahkan Karakter yang akan Dihapus (character_mask)

Kegunaan trim() pun mempunyai argumen kedua yang bersifat opsional. Argumen kedua ini bertipe string yang bila ditulis akan ditambahkan kedalam daftar karakter yang ikut dihapus, atau istilah teknisnya disebuh dengan character_mask. Seketika saja kita lihat contoh penggunaannya:

Dengan menyusun manfaat trim($nama,”_”) karenanya karakter underscore “_” pun akan ikut dihapus.

Lebih jauh lagi, character_mask ini mendukung penulisan range atau jangkauan karakter, yang ditulis dengan “awal..ahir”.

Selaku contoh, bila saya mempunyai beberapa string yang dimulai dengan angka seperti: “1 kelereng”, “2 buah”, “3 orang”, saya dapat menggunakan manfaat trim() untuk menghapus seluruh angka awalan ini. Berikut contohnya:

Kegunaan trim($kata,”0..9″) berarti: hapus whitespace yang terdapat di awal dan ahir string $kata, dan hapus karakter 0, 1, 2, 3 s/d 9 di awal dan diakhir string. Fitur untuk menghapus karakter tertentu ini lumayan bermanfaat ketika kita ingin ‘membersihakan’ sebuah string dari karakter yang tak diinginkan.


Pengertian Kegunaan rtrim() dan ltrim()

Kegunaan rtrim() dan ltrim() yaitu format lain dari manfaat trim(), tapi hanya akan menghapus karakter whitespace yang terdapat disisi kanan (untuk rtrim) dan di sisi kiri string (untuk ltrim). Kedua manfaat ini pun dapat ditambahkan argumen ketiga seperti halnya manfaat trim().

Berikut contoh pemakaian manfaat rtrim() dan ltrim() di PHP:

Dapat terlihat bahwa manfaat rtrim() dan manfaat ltrim() hanya akan menghapus karakter di satu sisi saja.


Kegunaan trim(), rtrim() dan ltrim() yang kita pelajari disini cocok digunakan untuk operasi ‘pembersihan’ string, ini umumnya digunakan untuk menfilter hasil inputan form dari pengguna (user).


Sumber https://www.duniailkom.com/