Tutorial Membuat Web Online Part 11: Cara Membuat Database MySQL di cPanel Web Hosting

Posted on

Di 2 panduan sebelumnya, kita telah membahas cara upload file laman menggunakan File Manager cPanel maupun lewat FTP. Di contoh tersebut saya hanya menggunakan file laman yang terdiri dari kode HTML statis. Untuk laman dinamis (menggunakan PHP), terkadang perlu fitur tambahan seperti database MySQL. Di panduan kali ini saya akan membahas cara membuat database MySQL di cPanel.


Dikala ini, laman yang terdiri dari kode HTML saja tak lagi mencukupi. Beberapa besar laman perlu kemampuan tambahan dari bahasa pemrograman PHP untuk menyimpan data ke database. Apalagi CMS seperti WordPress, Joomla, dan Drupal telah menjadi standar untuk membangun laman, apakah itu untuk menyusun blog, situs perusahaan (company profile) hingga online shop.

Ketika mengistall CMS seperti wordpress, kita perlu mempersiapkan ‘peralatan’ yang dibutuhkan. Salah satunya ialah database MySQL. Database yang dikerjakan di panduan ini akan saya gunakan untuk menginstall WordPress di panduan berikutnya.

Kebanyakan web hosting (termasuk web hosting niagahoster yang saya gunakan) telah menyediakan fitur “Softaculous Apps Installer” yang mempermudah instalasi CMS seperti WordPress. Penyusunan database hanya diperlukan untuk instalasi wordpress secara manual, atau menyusun program sendiri yang membutuhkan database MySQL.


Cara menyusun Database MySQL di cPanel

Untuk menyusun database MySQL, silahkan masuk ke akun cPanel, kemudian cari modul Databases.

Di di modul Databases terdapat 4 alternatif: MySQL Databases, MySQL Database Wizard, phpMyAdmin, dan Remote MySQL.

Kita dapat menggunakan fitur MySQL Databases atau MySQL Database Wizard. Agar lebih gampang, saya akan menggunakan MySQL Database Wizard. Silahkan klik fitur ini.

Jendela awal MySQL Database Wizard ialah memilih nama database. Tergantung dengan setingan akun web hosting, biasanya awalan nama database telah tak dapat diubah. Selaku contoh, saya mendapati bahwa nama database mesti diawali dengan “u8082105_”.

Kali ini saya akan menggunakan akhiran “agnetadb”, sehingga nama database lengkapnya ialah: “u8082105_agnetadb”. Klik Next Step untuk melanjutkan.

Di jendela kedua kita akan menyusun user untuk database. Sama seperti memilih nama database, awalan nama user biasanya pun telah ditentukan. Saya akan menggunakan “agneta” selaku user, sehingga nama user menjadi: “u8082105_ agneta”.

Di bagian bawah terdapat kolom isian untuk memasukkan password user. Di sebelahnya terdapat tombol Password Generator yang dapat digunakan untuk menghasilkan password acak. Sobat dapat memilih password sesuai keinginan atau menggunakan password generator. Kali ini saya akan menggunakan password generator agar password yang didapatkan lebih kuat.

Klik tombol password generator, dan akan tampil password acak yang dapat digunakan selaku password user MySQL. Pastikan sobat mencatat password ini atau men-copy nya di tempat yang aman, selaku contoh saya akan menggunakan password “w3Ct8Bvv8FgR”. Centang alternatif “I have copied this password to a secure location”, kemudian klik tombol “use password”.

Kita akan dibawa kembali ke jendela penyusunan user MySQL. Kali ini kolom password telah terisi. Akhiri dengan men-klik tombol “Create User”.

Jendela berikutnya digunakan untuk memilih hak akses user yang baru saja dikerjakan. Tergantung kebutuhan, sobat dapat memilih hak akses apa saya yang diberikan kepada user ini. Kali ini saya memutuskan untuk memberikan seluruh hak akses. Untuk membuatnya, centang alternatif “ALL PRIVILEGES”, kemudian klik Next Step.

Selamat!, database dan User MySQL telah selesai dikerjakan. Jendela terakhir ini hanya berisi pemberitahuan mengenai hal tersebut. Silahkan kembali ke jendela awal cPanel.


Cara Mengubah dan Menghapus Database MySQL di cPanel

Fitur MySQL Database Wizard yang baru saja kita bahas hanya berfungsi untuk menyusun database baru. Untuk mengelola database seperti mengubah hak akses, menambah user atau menghapus database, dapat menggunakan fitur MySQL Databases.

MySQL Databases bini isa dinamakan selaku jendela gabungan dari seluruh strategi yang kita ikuti di MySQL Database Wizard. Di fitur ini kita dapat menyusun, mengubah dan menghapus database dan pun user MySQL.

Selaku contoh, untuk mengubah nama database, tinggal men-klik tombol Rename, atau untuk menghapus database lumayan dengan menekan tombol Delete. Hal serupa pun terdapat untuk mengubah dan menghapus user MySQL, plus fitur tambahan untuk mengubah password user MySQL.


Cara Mendesain Tabel MySQL menggunakan phpMyAdmin

Strategi yang kita jalankan diatas hanyalah ba
gi menyusun database dan user MySQL. Untuk menyusun tabel dan pun isinya kita dapat memanfaatkan fitur phpMyAdmin.

phpMyAdmin ialah diantara program MySQL client yang dengan menggunakan web. Dengan menggunakan phpMyAdmin, kita dapat dengan gampang menyusun, memodifikasi dan menghapus tabel MySQL.

Cara pemakaian phpMyAdmin tak akan saya bahas disini, dan mungkin akan lebih tepat jikalau dimasukkan kedalam panduan MySQL. phpMyAdmin pun menjadi program bawaan dari XAMPP


Di panduan kali ini kita telah membahas cara menyusun database MySQL di cPanel. Untuk panduan berikutnya akan dibahas cara menginstall CMS wordpress secara manual dengan menggunakan database yang dikerjakan di panduan kali ini.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster.co.id. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan menggunakan kode coupon: “a-duniailkom“.


Sumber https://www.duniailkom.com/