Tutorial Membuat Web Online Part 10: Cara Upload File Website Menggunakan FTP

Posted on

Cara benar-benar umum digunakan untuk men-upload file-file situs ialah via FTP. Di panduan kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai cara penggunaan FTP untuk mengupload file website.


Pengertian FTP, HTTP dan FTP Client

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) ialah sebuah protokol jaringan yang digunakan untuk proses pemindahan data dari sebuah komputer ke komputer lainnya. Di di dunia jaringan komputer, protokol ialah kumpulan aturan-aturan tertentu yang mesti diikuti agar komputer tersebut dapat saling berkomunikasi.

Selain FTP, protokol yang betul-betul sering kita gunakan sehari-hari ialah HTTP. HTTP (singkatan dari Hypertext Transfer Protocol) ialah protokol jaringan yang mengatur cara komunikasi dari web browser ke web server untuk menampilkan halaman web.

FTP sendiri menggunakan arsitektur client-server, dengan demikian ada sebuah komputer yang berfungsi selaku client, dan komputer yang lain berfungsi selaku server. Contoh penggunaannya mirip dengan HTTP, dimana web browser berperan selaku client, dan web server berperan selaku server.

Sewaktu menyewa web hosting, kita hakekatnya menyewa beberapa server sekaligus:

  1. Web Server: berfungsi untuk menangani permintaan halaman web dan pemrosesan kode program server seperti PHP.
  2. MySQL Server: berfungsi untuk menyimpan data situs, umumnya diakses menggunakan bahasa pemrograman PHP.
  3. FTP Server: berfungi untuk menangani proses pemindahan data-data situs.

Untuk berhubungan dengan ketiga server diatas, kita membutuhkan program Client. Untuk Web Server, program clientnya ialah Web Browser seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, dll. Untuk MySQL Server, program client umumnya berada di sisi PHP, walaupun kita pun dapat menginstall program MySQL Client secara remote di komputer lokal.

Untuk mengakses FTP Server, kita pun mesti menggunakan program FTP Client. Terdapat banyak program FTP Client yang dapat digunakan, seperti FileZilla, Cyberduck, Classic FTP, dll. List lengkapnya dapat dilihat disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_FTP_client_software.

Untuk panduan kali ini saya akan menggunakan program FileZilla. FileZilla lumayan populer digunakan selaku FTP Client. Selain itu program ini pun dapat didapat dengan tak dipungut bayaran.

Jikalau rekan rekan pernah mempelajari PHP, FileZilla Server termasuk kedalam program bawaan XAMPP.


Cara menginstall FileZilla Client

Program FileZilla Server dan FileZilla Client dapat didapat dari situs resminya di tempat tinggal https://filezilla-project.org/.

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, yang kita perlukan ialah FileZilla Client. Silahkan klik tombol Unduh FileZilla Client. Di halaman berikutnya terdapat alternatif untuk mengunduh program ini dari situs SourceForge.

Namun kali ini kita tak akan menggunakan tombol yang disediakan. Jikalau rekan rekan men-klik tombol hijau tersebut, yang akan didownload ialah program installer SourceForge (hanya berukuran 730Kb), dimana proses unduh hakekatnya akan dilakukan dari program tersebut. Hal seperti ini umum terdapat di software-software tak dipungut bayaran, dan biasanya ikut membawa program tambahan yang tak kita inginkan (junkware).

Untuk mengunduh program FileZilla Client secara seketika, klik link: Show additional unduh options.

Di jendela ini, cari versi program yang sesuai dengan program operasi yang rekan rekan gunakan. Karena saya menggunakan Windows 7 64-bit, karenanya saya akan mengunduh FileZilla_3.11.0.1_win64-setup.exe. Ukuran FileZilla Client 3.11 yang saya gunakan di dikala panduan ini ditulis sebesar 6,3MB.

Jikalau proses unduh telah selesai, silahkan install FileZilla Client. Proses instalasi tak butuh banyak konfigurasi. Klik “Next” hingga selesai.


Cara Menggunakan FTP FileZilla Client

Setelah FileZilla terinstall, jalankan program ini. Tampilan awal jendela FileZilla tampak seperti gambar dibawah:

Di bagian atas, terdapat beberapa kolom isian untuk memasukkan tempat tinggal host, username, password, dan port. Inilah bagian yang mesti kita isi agar dapat terhubung ke FTP Server yang terdapat di server hosting. Informasi ini biasanya dikirimkan di dikala pertama-tama kali mendaftar web hosting (via email).

Selaku contoh, berikut email yang saya dapat ketika mendaftar hosting dari niagahoster:

Kali ini saya akan memasukkan informasi tersebut. Khusus untuk isian port, rekan rekan dapat mengosongkannya (FileZilla akan menggunakan port FTP default, yakni port 21). Setelah itu klik tombol Quick Connect.

Apabila seluruh informasi sesuai, akan tampil isi dari folder hosting di sisi kanan jendela FileZilla. Untuk mengupload file situs, kita tinggal men-drag-and-drop file yang ingin dipindahkan.

Selaku contoh, saya akan memindahkan seluruh file situs untuk agnetalink.com dari komputer, dan memindahkannya ke di folder public_html. Kali ini saya tinggal menyeret file-file situs dari jendela sebelah kiri ke jendela sebelah kanan (ke di folder), sesaat kemudian akan tampil progress file transfer di jendela bagian bawah. Silahkan tunggu hingga selesai, dan file situs telah terkirim ke web server.


Di panduan kali ini kita telah membahas cara mengirim data ke web server menggunakan FTP. Program FTP yang kita gunakan ialah FileZilla Client. Di panduan berikutnya saya akan membahas cara membuat database MySQL melalui cPanel.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster.co.id. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan menggunakan kode coupon: “a-duniailkom“.


Sumber https://www.duniailkom.com/