Tutorial Membuat Web Online Part 1: Pengertian Web Hosting dan Web Domain

Posted on

Di beberapa panduan awal mengenai cara membuat web online, kita akan bahas teori yang berkaitan dengan proses perancangan situs. Bahan ini bermanfaat apabila kamu belum terlalu paham dengan istilah-istilah yang berkaitan dengan situs online seperti: web hosting, web domain, shared web hosting, cPanel, dll.

Selaku bahan pertama-tama, saya akan bahas 2 istilah yang wajib dipahami bersama sebelum mulai membangun situs ‘online’, yakni pengertian web hosting dan web domain.


Pengertian Web Hosting

Ilustrasi web server

Secara sederhana, web host atau web hosting ialah harddisk atau media tempat meletakkan file-file situs agar dapat diakses dari internet.

Dari yang yang kita ketahui, sebuah situs terdiri dari beraneka file seperti HTML, CSS, JavaScript dan PHP. Agar dapat diakses dari internet, file-file ini mesti diletakkan di sebuah tempat. Tempat inilah yang dimaksud dengan web hosting.

Di implementasinya, kita akan ‘menyewa’ web hosting dari perusahaan penyedia web host. Umumnya rentang waktu menyewa ini mulai dari bulanan hingga tahunan. Harganya pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah per tahun tergantung layanan yang ditawarkan.

Faktor yang mempengaruhi harga diantaranya: ukuran harddisk, besar bandwidth, jumlah domain yang dapat ditambah, jumlah email, serta fitur-fitur tambahan lain.

Wujud fisik dari web hosting ini ialah sebuah komputer server (komputer yang lebih ‘powerful’ bila dibandingi dengan komputer rumahan). Umumnya server ini menggunakan program operasi Linux, namun kita tak akan bersentuhan seketika dengan program operasi ini.

Di di server inilah terdapat program web server seperti Apache, Nginx, atau LiteSpeed. Web server inilah yang akan memproses pengiriman file-file situs dari harddisk server ke web browser pengunjung.

Lebih jauh mengenai web hosting akan kita bahas di 2 panduan berikutnya.

Sesungguhnya terdapat perbedaan teknis antara web host, web hosting, dan web hosting services. Namun agar sederhana, saya ‘menyamakan’ ketiganya


Pengertian Web Domain

Seandainya web hosting ialah sebuah tempat untuk meletakkan file-file situs, karenanya web domain ialah ‘tempat tinggal’ dari tempat tersebut. Domisili ini seperti www.google.com, www.kaskus.co.id, atau www.duniailkom.com.

Sama seperti web hosting, nantinya kita pun mesti menyewa web domain ini dari perusahaan penyedia web domain (lazimnya disebut dengan domain registrar).

Seandainya web hosting dapat disewa di rentang bulanan, web domain hanya dapat disewa minimal 1 tahun.

Harga web domain dibedakan menurut Top Level Domains (TLD), yakni apakah domain tersebut berakhiran .com, .org, .net, .co.id, atau .id. Selain itu, faktor harga pun dipengaruhi dari tempat kita membeli domain.

Selaku sekilas, domain berakhiran .com biasanya seharga US$10 – $15 (130rb – 180rb), sedangkan domain .id yang baru saja diluncurkan di Indonesia dapat di dapat seharga 500rb-an per tahun (sekarang ini ini telah turun jadi 250rb per tahun).

Beberapa TLD pun butuh syarat tambahan, selaku contoh, untuk memperoleh domain dengan akhiran .co.id, kita mesti mempunyai perusahaan yang berbadan hukum serta melampirkan dokumen pelengkap seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), serta akta pendirian perusahaan (CV, PT atau Firma). Sedangkan untuk domain yang umum seperti .com, tak memerlukan syarat apapun.

Memilih nama domain pun hal yang gampang-gampang susah. Gampang karena tinggal memikirkan nama apa yang cocok untuk situs yang akan dibangun. Susah karena hampir 90% nama yang dicari telah ada yang menggunakan (terutama untuk domain .com).

Umumnya penyedia web hosting pun menyediakan jasa domain registrar, sehingga kita tinggal membeli keduanya di satu tempat.


Di panduan berikutnya, kita akan membahas lebih di mengenai jenis dan tipe tipe web hosting.

Panduan ini hasil kerjasama Duniailkom dengan Niagahoster. Dapatkan diskon tambahan 10% dengan kode coupon: a-voucher75.


Sumber https://www.duniailkom.com/