Tutorial Belajar PHP Part 7: Cara Memasukkan kode PHP ke dalam HTML

Posted on

PHP menyediakan pelbagai cara untuk memasukkan kode PHP ke dalam HTML (saya menyebutnya selaku cara untuk masuk ke PHP mode). Cara amat populer dan disarankan ialah menggunakan opening tag “<?php” dan closing tag “?>”. Namun PHP pun menyediakan cara lainnya untuk masuk ke di PHP mode.


Seperti yang telah kita pelajari di Tutorial Belajar PHP: cara kerja web server menjalankan kode PHP, sebuah file PHP dapat berisi kode PHP itu sendiri, kode HTML dan pun kode JavaScript di sebuah halaman yang sama. Oleh karena itu, web server butuh suatu cara untuk memberi tahu Web Server bahwa bagian kode tersebut ialah kode PHP, dan bukan HTML.

Cara Memasukkan kode PHP kedalam HTML

Dulunya, PHP menyediakan 4 cara untuk masuk ke di mode PHP. Namun di PHP 7, beberapa cara telah tak dapat diaplikasikan lagi:

1. Aplikasi Standar (XML Style) PHP

Aplikasi ini disebut XML Style karena didasarkan di aturan penulisan (syntax) eXtensible Markup Language (XML). XML ialah bahasa markup yang menjadi mendasar dari xHTML (versi HTML yang mempunyai aturan lebih ketat). Aplikasi penginputan PHP inilah yang disarankan dan amat banyak diaplikasikan.

Untuk masuk ke di mode PHP, kita menggunakan kombinasi “<?php” selaku tag pembuka dan tag “?>” selaku tag penutup.

Berikut contoh penggunaannya:

2. Aplikasi tag singkat (SGML Style) PHP

Aplikasi ini disebut pun dengan SGML Style, karena mirip dengan Standard Generalized Markup Language (SGML). SGML ialah sebuah format standar bahasa markup yang yakni sebuah asal dari HTML. Disebut tag singkat (PHP Short tag) karena tag ini lebih singkat dari cara XML. Yakni hanya menggunakan tag <? selaku pembuka mode PHP, dan tag ?> selaku tag penutup.

Berikut contoh penggunaannya:

Di PHP 7, secara bawaan SGML Style ini tak aktif dan tak dapat diaplikasikan. Namun kita dapat mengaktifkannya via setingan PHP (php.ini). Pembahasan mengenai php.ini akan kita bahas di panduan berikutnya.

3. Aplikasi ASP (ASP Style) PHP

Aplikasi ini disebut cara ASP, karena mirip dengan cara menginput kode ASP ke halaman HTML. ASP (Active Server Pages) ialah bahasa pemrograman web yang dirilis oleh Microsoft selaku bahasa saingan PHP.

Aplikasi ASP menggunakan tag <% selaku tag pembuka, dan tag %> selaku tag penutup.

Berikut contoh penggunaannya:

Mulai dari PHP 7.0, ASP style tag ini telah tak didukung lagi oleh PHP, sehingga tak dapat di gunakan lagi.

4. Aplikasi Script (Script Style) PHP

Aplikasi terakhir yang dapat digunakan untuk masuk ke mode PHP ialah Aplikasi Script. Disebut cara script karena cara penulisannya mirip dengan bahasa script lain seperti JavaScript dan CSS.

Aplikasi Script menggunakan tag <script language=”php”> selaku tag pembuka, dan tag </script> selaku tag penutup.

Contoh penggunaanya:

Mulai dari PHP 7.0, Script style tag ini pun telah tak didukung lagi oleh PHP, sehingga tak dapat di gunakan lagi.

Aplikasi PHP instant

Selain keempat cara di atas, terdapat satu lagi cara untuk masuk ke mode PHP. Terjemahan bebasnya saya sebut saja selaku cara PHP instant, karena cara ini menggabungkan cara PHP SGML dan pedoman echo di satu tag.

Tag pembuka untuk cara PHP instan ini ialah <?= dan ?> selaku tag penutup.

Contoh penggunaannya ialah selaku berikut:

Ini sebetulnya sama dengan:

Aplikasi instan ini sering diaplikasikan untuk masuk ke PHP mode secara cepat dan tak memerlukan kode yang panjang. Misalnya di penyusunan form, karena akan lebih gampang masuk PHP mode di ketika dibutuhkan saja dari di seluruh form dikerjakan dengan PHP:

Selaku penutup, berikut ialah metode_input.php yang berisi kumpulan pelbagai cara yang telah kita bahas di panduan kali ini:

Berikut ialah hasil tampilan contoh program jikalau kita belum mengubah settingan php.ini:

Perhatikan teks di baris terakhir, terlihat teks “; ?> yang disebabkan PHP tak mendukung penulisan short tag secara bawaan. Sekiranya kita melihat sourcecode di web browser, ini dapat terlihat dengan lebih jelas:

Di sini tag <? dan ?> masih terlihat karena PHP tak dapat memprosesnya. Kita akan membahas cara mengaktifkan PHP short tag via php.ini di panduan berikutnya: Cara Mengedit File php.ini.


Sumber https://www.duniailkom.com/