Tutorial Belajar PHP Part 41: Pengertian Variabel Scope, Global Variabel, dan Static Variabel PHP

Posted on

Di panduan kali ini kita akan mempelajari mengenai beberapa istilah terkait guna pada PHP, yaitu Pengertian Variabel Scope, Global Variabel, dan Static Variabel dalam PHP.


Pengertian Variabel Scope

Variabel Scope (atau ruang lingkup variabel) ialah jangkauan kode program dimana command program masih dapat mengakses sebuah variabel.

Sekiranya kita mendefenisikan sebuah variabel di satu file PHP, karenanya variabel tersebut dapat diakses oleh seluruh kode program di halaman yang sama. Namun apabila variabel tersebut di defenisikan di pada sebuah guna, variabel itu belum tentu dapat diakses dari luar guna tersebut. Hal inilah yang dimaksud dengan Variabel Scope.

Variabel yang didefenisikan di pada sebuah guna, secara default tak dapat diakses oleh kode program di luar guna tersebut. Dan seperti itu pun sebaliknya, variabel yang didefenisikan di luar guna, tak dapat diakses dari pada guna.


Contoh Variabel Scope pada Kegunaan PHP

Bagi memahami konsep variabel scope, berikut ialah contoh kode program pada PHP:

Di baris ke-2, saya mendefenisikan variabel $a, dan memberikan nilai awal = 5. Di baris ke-4 saya merancang guna coba() dan mendefenisikan kembali variabel $a yang kali ini nilainya ialah 10, dan pun merancang sebuah variabel baru, yakni $b.

Setelah memanggil guna coba() di baris ke-11, saya kemudian memeriksa nilai $a dengan command echo. Dan ternyata nilai $a ialah 5, bukan 10. Dan ketika saya ingin mengakses variabel $b, PHP akan mengeluarkan peringatan bahwa variabel $b belum di defenisikan, dengan pesan error: Notice: Undefined variable: b in D:xampphtdocsbelajartest.php on line 13.

Hal ini terjadi karena variabel $a  dan $b berada di pada guna coba() yang adalah variabel yang berbeda dengan variabel $a yang berada diluar guna. Jangkauan variabel $a dan $b hanya berada di pada guna.

Contoh lainnya, perhatikan kode program berikut ini:

Di program kali ini, saya mencoba mengakses variabel $b dari pada guna coba(), namun PHP akan mengeluarkan pesan peringatan di baris ke-8: Notice: Undefined variable: b in D:xampphtdocsbelajartest.php on line 8 yang berarti bahwa PHP tak menemukan adanya variabel $b. Variabel $b hanya dapat diakses pada ruang lingkup di luar guna coba().

Konsep pembatasan variabel scope ini terkesan merepotkan, namun sesungguhnya amat bermanfaat bagi men-isolasi pemakaian variabel agar tak saling ‘menimpa’. Kegunaan-fungsi bawaan di pada PHP dikerjakan oleh bermacam-macam programmer dari seluruh dunia, dan mungkin saja kita secara tak sengaja menggunakan nama variabel yang sama dengan nama variabel yang terdapat pada diantara guna tersebut. Dengan menggunakan variabel scope, PHP dapat terhindar dari permasalahan tersebut.


Pengertian Global Variabel

Sekiranya kita tetap ingin menggunakan variabel yang didefenisikan di luar guna dan sebaliknya, PHP memperbolehkan hal tersebut dengan menambahkan sebuah kata kunci ‘global’ sebelum pendefenisian nama variabel.

Berikut contoh pemakaian keyword global:

Program diatas tak akan menghasilkan error seperti sebelumnya, dan kita dapat mengakses nilai variabel $a dari pada guna coba(), dan nilai variabel $b di luar guna.

Kata kunci global merancang guna dapat mengakses variabel yang didefenisikan diluar guna.


Pengertian Static Variabel

Static Variabel, atau variabel statis ialah jenis variabel yang mempertahankan nilainya di setiap pemanggilan guna. Bagi variabel normal, nilai dari variabel tersebut akan secara otomatis dihapus di dikala guna selesai dijalankan, dan akan dikerjakan ulang di dikala guna dipanggil.

Namun apabila sebuah variabel dinyatakan selaku static variabel, karenanya nilai variabel tersebut akan tetap dipertahankan walaupun guna telah selesai dijalankan. Biasanya guna ini dimanfaatkan apabila kita ingin menghitung berapa kali sebuah guna dipanggil.

Berikut ialah contoh program pemakaian variabel statis pada PHP:

Sekiranya kamu menghapus keyword static di baris ke-4, variabel $a akan selalu bernilai 1, karena terdapat operasi $a=0 dan $a=$a+1 di setiap kali pemanggilan guna coba(). Namun dengan merancang $a selaku static variable, nilai dari $a akan terus dipertahankan sepanjang pemrosesan halaman oleh PHP.

Konsep mengenai variabel scope, global variabel dan static variabel ini akan menolong kita pada memahami cara kerja guna pada PHP.


Berikutnya masih panduan mengenai guna, kita akan membahas Cara Pengecekan Tipe Data Argumen untuk Fungsi PHP.


Sumber https://www.duniailkom.com/