Tutorial Belajar PHP Part 4: Cara Menjalankan Web Server Apache dengan XAMPP

Posted on

Setelah program XAMPP sukses diinstal di panduan sebelumnya: Cara Menginstall PHP dengan XAMPP 7.3.7, di panduan kali ini kita akan mempelajari Cara Menjalankan Web Server Apache dengan XAMPP.

Secara teknis, PHP sebetulnya ialah sebuah modul yang berjalan di web server. Di dikala menginstall XAMPP, kita telah menginstall program web server Apache yang pun terdapat modul PHP di dalamnya. Web server Apache sendiri tak hanya dapat menjalankan file PHP, namun pun modul lain seperti Perl.

Karena PHP berjalan di web server, karenanya setiap kita ingin menggunakan PHP, mesti menjalankan web server. Via program XAMPP, proses menjalankan dan menghentikan web server menjadi benar-benar gampang.


Cara Menjalankan Web Server Apache Via XAMPP Control Panel

Untuk menjalankan web server Apache, pertama-tama kali kita mesti menjalankan program XAMPP Control Panel. Seandainya jendela tersebut belum terbuka, kamu dapat menjalankannya dari START –> All Program –> XAMPP –> XAMPP Control Panel.

Atau bila kamu tak menemukannya di Start Fitur, dapat pun buka seketika folder instalasi XAMPP di C:xampp, lalu double klik file xampp-control.exe.

Di tampilan XAMPP Control Panel, kita dapat melihat modul atau program apa saja yang dapat dijalankan dari XAMPP, seperti Apache Web Server, MySQL, Program FTP Filezilla, dan beberapa program lainnya.

Untuk menjalankan Apache, silahkan klik tombol Start di kolom Action untuk fitur Apache. Warna background dari text Apache akan beralih menjadi kuning yang menandakan proses sedang dimulai. Tunggu lah beberapa dikala hingga warna background text Apache menjadi hijau yang menandakan web server tersebut telah berjalan di latar belakang.

Untuk menghentikan web server, tinggal klik tombol Stop hingga warna hijau hilang dari text Apache. Beberapa konfigurasi dan tombol lainnya dapat diabaikan dulu, karena untuk dikala ini kita hanya butuh mengetahui cara menjalankan dan mematikan web server saja.

Sekedar catatan, di di 1 PC hanya dapat menjalankan satu web server di dikala yang bersamaan. Sehingga bila kamu gagal menjalankan Apache, kemungkinan besar terdapat program web server lainnya yang masih berjalan (dapat jadi kamu telah pernah menginstall program XAMPP sebelumnya).

Seandainya kamu mengalami masalah ketika menjalankan Apache, besar kemungkinan port 80 tabrakan dengan program lain. Solusinya, dapat lanjut kesini: Cara mengatasi error XAMPP: Port 80 in use by “Unable to open process”.


Pengertian Domisili Localhost

Setelah web server Apache berhasil dijalankan, untuk mengakses web server ini kamu dapat menggunakan web browser lazimnya seperti Google Chrome, atau Mozilla Firefox.

Untuk mengakses web server yang baru saja kita jalankan, silahkan buka web browser lalu ketikkan di address bar: localhost dan tekan tombol Enter. Seandainya tak ada masalah, halaman awal XAMPP akan muncul.

Domisili localhost ialah domisili khusus yang diterjemahkan oleh web browser untuk mengakses web server di komputer itu sendiri dan diakses secara offline (local). Selain menggunakan domisili localhost, kamu
dapat pun menggunakan domisili IP 127.0.0.1.

Di browser akan tampil fitur home dari XAMPP, yang sebetulnya berada di http://localhost/dashboard/. Di fitur kiri atas terdapat beberapa fitur, diantaranya PHPInfo untuk melihat informasi komplit mengenai PHP yang berjalan, sertap phpMyAdmin yang dapat digunakan untuk mengelola database MySQL / MariaDB.

Selaku percobaan, dapat klik fitur PHPInfo yang berisi rincian komplit mengenai pengaturan PHP serta extension yang terinstall.


Hingga di sini kita telah mempelajari cara menjalankan web server Apache malalui XAMPP Control Panel. Di panduan berikutnya kita akan mempelajari cara menjalankan file PHP dengan XAMPP.


Sumber https://www.duniailkom.com/