cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Belajar PHP Part 33: Pengertian dan Cara Penulisan Perulangan For dalam PHP

Posted on

Pada panduan sebelumnya, kita telah membahas struktur logika IF dan struktur Switch yang digunakan bagi percabangan program PHP. Pada beberapa panduan kedepan, kita akan membahas mengenai struktur perulangan atau dikenal pun dengan istilah loop. Bagi struktur perulangan pertama-tama yang kita bahas yakni Pengertian dan Cara Penulisan Perulangan For dalam PHP.


Pengertian Struktur Perulangan For pada PHP

Struktur perulangan (atau pada bahasa inggris disebut dengan loop) yakni instruksi program yang bertujuan bagi mengulang beberapa baris command. Pada mendesain perulangan kode program, kita setidaknya mesti mengetahui 3 komponen, yaitu kondisi awal dari perulangan, command program yang akan diulang, serta kondisi ahir dimana perulangan akan berhenti.

Di pada bahasa pemograman, terdapat beberapa jenis instruksi perulangan, salah satunya: struktur perulangan FOR.

Selaku contoh sederhana bagi perulangan for, saya akan merancang program PHP bagi menampilkan 10 baris kalimat “Saya sedang belajar PHP”. Berikut yakni kode program yang digunakan:

 Sekiranya sahabat menjalankan command tersebut, karenanya di web browser akan tampil sebanyak 10 kalimat. Kemampuan bahasa pemograman bagi menjalankan perulangan ini amat mudah seandainya yang kita inginkan yakni mengulang beberapa command yang sama sebanyak beberapa kali.


Cara Penulisan Struktur Perulangan For pada PHP

Seperti yang telah saya singgung sebelumnya, bagi kondisi perulangan for, kita setidaknya membutuhkan 3 kondisi, yaitu di kondisi awal perulangan, kondisi di ketika perulangan, dan kondisi yang mesti dipenuhi agar perulangan berhenti.

Penulisan basic format perulangan for PHP yakni selaku berikut:

  • Start yakni kondisi di ketika awal perulangan. Biasanya kondisi awal ini digunakan bagi merancang dan memberikan nilai kepada variabel counter yang digunakan bagi menata perulangan. Misalkan, kita akan merancang variabel counter $i, karenanya bagi kondisi start ini, kita pun mesti memberikan nilai awal bagi variabel $i, misalnya dengan 1, karenanya $i=1.
  • Condition yakni kondisi yang mesti dipenuhi agar perulangan dijalankan. Dalam rentang waktu kondisi ini terpenuhi, karenanya PHP akan terus menjalankan perulangan. Biasanya variabel counter digunakan bagi mengatur ahir perulangan. Misalkan kita ingin menghentikan perulangan seandainya variabel $i telah mencapai nilai 20, karenanya di bagian condition ini kita merancang command $i<=20, yang berarti dalam kurun waktu nilai $i kurang atau sama dengan 20, terus lakukan perulangan.
  • Increment yakni bagian yang digunakan bagi memproses variabel counter agar dapat memenuhi kondisi ahir perulangan. Biasanya, di bagian inilah kita akan merancang kondisi dari variabel counter.
  • Statement yakni bagian kode program yang akan diproses secara terus-menerus dalam kurun waktu proses perulangan berlangsung. Bagi statement ini, kita merancang blok program di antara tanda kurung kurawal ({ dan }) selaku penanda bahwa bagian di pada kurung kurawal inilah yang akan dikenai proses perulangan.

Selaku contoh, kita akan merancang perulangan bagi menampilkan angka 1-15 kedalam web browser, berikut kode PHP yang digunakan:

 Sekiranya sahabat menjalankan kode tersebut, karenanya di pada web browser akan tampil urutan angka dari 1 hingga dengan 15.

Selaku kondisi awal dari perulangan tersebut yakni $i= 1, dimana saya memberikan nilai 1 kepada variabel $i. Variabel $i inilah yang akan menjadi counter atau penghitung dari perulangan for.

Bagi kondisi ahir, saya merancang $i <= 15, jadi dalam kurun waktu variabel $i bernilai kurang atau sama dengan 15, karenanya perulangan akan terus dijalankan.

Selaku increment, saya merancang $i++, dimana instruksi ini sama dengan $i=$i+1. instruksi ini akan dijalankan di setiap perulangan, sehingga dengan kata lain, setiap proses perulangan, $i akan bertambah 1 angka.

Selain berfungsi selaku counter, variabel $i pun dapat digunakan pada proses perulangan, sehingga dengan merancang command echo $i, karenanya pada setiap perulangan, kita dapat menampilkan
nilai $i di ketika itu.

Selaku contoh lain, saya ingin merancang perulangan bagi menampilkan angka 0-100, namun bagi kelipatan 5, seperti: 0.5.10..dst, hingga dengan 100.

Berikut yakni contoh kode PHPnya:

 Perbedaan penulisan struktur for diatas diperbandingkan contoh sebelumnya yakni di bagian increment, dimana saya merancang kondisi increment yang menaik sebanyak 5 angka setiap perulangannya ($i=$i+5). Sehingga variabel counter, $i akan bertambah sebanyak 5 di setiap perulangan.

Kita pun dapat merancang perluangan dengan kondisi mundur, seperti contoh kode PHP berikut ini:

Di pada kode tersebut, saya memulai nilai awal dari angka $i= 20, merancang perulangan dalam kurun waktu $i >= 1, dan di setiap perulangan, nilai $i akan dikurangi 1 angka ($i–). Dengan kondisi tersebut, karenanya variabel counter $i akan dikurangi 1 di setiap perulangan.


Pengertian Infinity Loop

Ketika merancang kondisi ahir dari perluangan for, kita mesti memperhatikan kapan kondisi ahir tersebut dipenuhi. Sekiranya kondisi ahir tak pernah terpenuhi, karenanya perulangan akan berjalan selamanya. Hal ini dikenal dengan infinity loop.

Seperti yang terjadi bagi kode seperti berikut ini:

Sekiranya sahabat menjalankan kode tersebut, proses perulangan akan berjalan terus menerus, sehingga bagi menghentikannya kita mesti menutup paksa web browser.

Kesalahan dari struktur for tersebut yakni di kondisi ahir dari perulangan, dimana saya merancang $i >= 1, sehingga ketika nilai awal variabel counter $1 yakni 20, dan pada tiap perulangan $i ditambah 1, karenanya nilai $i akan selalu lebih besar dari 1, sehingga kondisi ahir tak akan pernah terpenuhi, dan $i >= 1 akan selalu benar.

Infinity loop ini kadang diperlukan bagi kasus-kasus tertentu. Namun kebanyakan kita akan menghindari perulangan jenis ini.


Pengertian Nested Loop (Perulangan Bersarang)

Selain infinity loop, terdapat istilah lainnya yang sering digunakan pada proses perulangan, yakni nested loop, atau terjemahan bebasnya: perulangan bersarang.

Nested loop yakni istilah pemograman yang berarti merancang perulangan di pada perulangan. Perhatikan contoh program berikut:

 Pada contoh program diatas, saya merancang perulangan di pada perulangan. Counter $j digunakan bagi perulangan pada (inner loop), dan counter $i digunakan di pada perulangan luar (outer loop).

Nested loop ini biasanya digunakan pada program yang membutuhkan pengaksesan kompleks, seperti array 2 atau 3 dimensi.


Cara Alternatif Penulisan Perulangan For pada PHP

Sama seperti struktur if, PHP pun mempunyai alternatif perulangan tanpa menggunakan tanda kurung kurawal selaku penanda blok program, dan menggantinya dengan endfor.

Berikut yakni contoh perulangan for dengan endfor:

Perbedaan dengan penulisan for dengan kurung kurawal yakni penanda awal blok yang menggunakan tanda titik dua (:) dan di ahir blok dengan command endfor.


Instruksi for yang telah kita pelajari pada panduan PHP ini membutuhkan syarat yaitu kita telah mengetahui berapa kali perulangan akan dilakukan di ketika penulisan program. Bagi kondisi dimana kita tak dapat menentukan berapa banyak proses perulangan yang terjadi, karenanya PHP menyediakan struktur perulangan while.

Bagi lebih lanjut akan kita bahas di panduan belajar PHP berikutnya: Pengertian dan Cara Penulisan Perulangan While dalam PHP.


Sumber https://www.duniailkom.com/