cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Belajar PHP Part 18: Pengertian Operand, Operator dan Urutan Operator dalam PHP

Posted on

Pada panduan PHP sebelumnya, kita telah mempelajari 4 tipe data mendasar pada PHP, yaitu Integer, Float, String dan Boolean, serta 1 tipe data bentukan: Array. Pada beberapa panduan kedepan, saya akan membahas operasi-operasi yang dapat dilakukan dengan kelima tipe data mendasar PHP ini.

Selaku permulaan, kali ini saya akan mulai dengan membahas pengertian operand, operator dan urutan operator di dalam PHP.


Pengertian Operand dan Operator

Pada bahasa pemograman, terdapat istilah operand dan operator. Operand yaitu nilai asal yang digunakan didalam proses operasi, sedangkan operator yaitu instruksi yang diberikan bagi memperoleh hasil dari proses tersebut.

Contohnya, operasi: 5+2. Angka 5 dan 2 yaitu operand, sedangkan tanda tambah (karakter +) yaitu operator. Beberapa operator dapat mengubah nilai dari operandnya sendiri, walaupun kebanyakan hanya selaku penghubung antar operand. Operator di pada PHP banyak meminjam contoh karakter dari bahasa C dan Perl.


Jenis Operator Menurut Jumlah Operand

Menurut jumlah operand, operator dapat dibedakan menjadi 3, yaitu Operator Unary, Binary dan Ternary.

  • Operator unary yaitu operator yang hanya mempunyai 1 operand, contohnya karakter – (tanda minus). Tanda minus digunakan merancang sebuah angka menjadi negatif, contohnya: -5, atau karakter + bagi menegaskan nilai positif, contohnya: +5.
  • Operator binary yaitu operator yang mempunyai 2 operand. Operator jenis ini yaitu yang sangat banyak digunakan, misalkan 5×2, atau 10/3.
  • Operator Ternary yaitu operator yang mempunyai 3 operand. Didalam PHP hanya dikenal 1 operator ternary, yaitu operator kondisi (? :). Kita akan mempelajari operator ini pada panduan berikutnya.


Urutan Prioritas Operator pada PHP

Sama seperti merancang persamaan pada matematika, operator pada PHP pun mempunyai urutan pemrosesan tersendiri. Misalkan terdapat kode program selaku berikut:

Program tersebut akan dieksekusi oleh PHP dengan melihat urutan prioritasnya. Urutan prioritas ini menetapkan seberapa “dekatoperator dengan kedua operand-nya. Selaku contoh, 2+3*5 hasilnya yaitu 17, bukan 25.  Hal ini karena operator perkalian Integer mempunyai prioritas lebih tinggi daripada operator penambahan (+).

Namun urutan prioritas ini dapat “dipaksa” dengan menggunakan tanda kurung, kalau kamu ingin menjumlahkan 2 dan 3 terlebih dahulu, karenanya operasi sebelumnya dapat ditulis menjadi  (2+3)*5 yang hasilnya yaitu 25.

Berikut yaitu tabel urutan prioritas operator pada PHP. Operator sangat atas lebih diprioritaskan dari di operator dibawahnya, dan operator yang berada pada baris yang sama mempunyai urutan prioritas yang sama.

Dari tabel diatas, terdapat beberapa operator yang berada pada 1 baris. Bagaimana PHP memproses operator-operator yang mempunyai urutan prioritas sama? Di pada PHP, operator tersebut akan diproses menurut kolom arah proses.

Kolom arah proses (atau pada manual PHP disebut dengan Associativity) digunakan bagi melihat bagaimana arah proses operator dijalankan.

Misalkan operator kurang (-), di pada tabel dapat dilihat bahwa operator kurang (-) mempunyai arah proses “kiri”, sehingga operasi 5 – 3 – 1 oleh PHP diproses dari kiri ke kanan. 5 – 3 – 1 diproses menjadi (5 – 3) – 1, dan hasilnya yaitu 1.

Namun di pada tabel, operator “=” mempunyai arah proses “kanan”, sehingga $a = $b = $c, akan diproses dari kanan terlebih dahulu, menjadi $a = ($b = $c).

Apabila arah proses tersebut “non-arah”, berarti operator itu tak dapat digunakan secara berdampingan. Misalkan 4 < 6 > 2, tak dapat diproses oleh PHP, namun 1 <= 1 == 1 dapat diproses karena operator == mempunyai urutan prioritas lebih rendah daripada <=.

Selain bagi memaksakan urutan prioritas, pemakaian tanda kurung pun akan mempermudah pembacaan program, bahkan ketika tak diperlukan. Misalkan $a AND $b OR $c, akan lebih gampang dimengerti ketika ditulis menjadi ($a AND $b) OR $c, walaupun sebetulnya operator AND mempunyai urutan prioritas lebih tinggi daripada OR.


Didalam panduan PHP berikutnya, kita akan membahas operator-operator didalam tabel diatas secara satu persatu dan juga contoh penggunaannya.


Sumber https://www.duniailkom.com/