info-b

Tutorial Belajar PHP Part 17: Mengenal Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP

Posted on

Di panduan belajar PHP kali ini kita akan membahas mengenai tipe data bentukan: Array, serta cara penulisan array dalam PHP. Namun di postingan ini saya hanya membahas sekilas mengenai array, karena PHP sendiri mempunyai banyak fitur dan kegunaan yang dapat digunakan bagi pemrosesan array. Pembahasan yang lebih komplit akan saya bahas di panduan lainnya.


Pengertian Tipe Data Array

Array (atau larik pada bahasa indonesia) bukanlah tipe data basic seperti integer atau boolen, Array yakni sebuah tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Menggunakan array akan mempermudah pada merancang kelompok data, serta menghemat penulisan dan pemakaian variabel.

Misalkan kita butuh bagi menyimpan 10 nama mahasiswa, karenanya kode PHPnya bila tanpa menggunakan array yakni selaku berikut:

Kode PHP seperti diatas tak salah, tetapi kurang tepat sasaran karena kita merancang 10 variabel bagi 10 nama. Bagaimana bila kita butuh 100 nama? karenanya akan dibutuhkan 100 variabel $nama.

Perancangan kode program diatas akan lebih rapi bila ditulis kedalam wujud array, karena kita hanya membutuhkan 1 buah variabel saja bagi menampung banyak nilai. Berikut yakni contoh pemakaian array:


Cara Penulisan Array pada PHP

PHP mendukung beberapa cara penulisan array, salah satunya dengan menggunakan konstruktor array PHP (array language construct) selaku berikut:

Komponen array terdiri dari pasangan kunci (key) dan nilai (value). Key yakni penunjuk posisi dimana value disimpan. Perhatikan pun bahwa PHP menggunakan tanda panah (=>) bagi memberikan nilai kepada key.

Pada mengakses nilai dari array, kita menggunakan kombinasi $nama_variabel dan nilai key-nya, dengan penulisan selaku berikut:

Berikut yakni contoh pengaksesan array pada PHP:

Pada contoh diatas, saya menggunakan angka integer selaku key (1,2,3…) dan string selaku value (Andri, Joko, Sukma, …).

Selain mendefenisikan key secara seketika, PHP pun memperbolehkan penulisan array tanpa key, dan key itu secara otomatis akan diurutkan dari nilai 0, 1, 2, dst.

Berikut yakni contoh pendefenisian array tanpa key:

Perhatikan bahwa sekarang ini, index atau key dari array dimulai dari angka 0, bukan 1. sehingga $nama[1] berisi Joko. nama Andri berada di $nama[0]. Pada pemakaian array di pada PHP, konsep “key” array dimulai dari angka 0 ini benar-benar urgen bagi dimengerti

Selain menggunakan angka, key pada PHP dapat berisi string atau boolean. Sedangkan bagi value dapat menyimpan bermacam-macam tipe data seperti integer, float, string, boolan, bahkan array lainnya. Array seperti ini disebut pun dengan istilah “associate array“.

Berikut contoh pemakaian array dengan kombinasi tipe data.

Dari contoh diatas, saya merancang array $coba dengan menggunakan bermacam-macam tipe data bagi key dan value, yaitu dengan tipe data integer, string, dan boolean. Namun bila key di defenisikan dengan tipe data boolean seperti di baris ke-6, karenanya secara otomatis PHP akan mengkonversinya menjadi 1.

Update…

Bagi PHP versi 5.4.x keatas, PHP menyediakan cara yang lebih singkat pada penyusunan array, atau disebut dengan ‘short syntax array‘. Berikut contoh penggunaannya:

Perhatikan bahwa kita tak perlu merancang keyword ‘array‘, tapi seketika merancang tanda kurung siku. Dan, seperti lazimnya, index key array dimulai dari 0. Sehingga pemanggilan $nama[1] menghasilkan “Joko”, bukan “Andri”.


Pada panduan kali ini kita telah membahas cara penyusunan Mengenal Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP. Array adalah sebuah sebuah tipe data yang benar-benar bermanfaat pada penyusunan program nantinya (terutama bagi menampilkan hasil dari database) dan PHP menyediakan banyak kegunaan bagi mendukung pemrosesan array, hal ini akan kita bahas pada pembahasan mengenai array pada panduan lanjutan.

Pada sesi panduan berikutnya, kita akan membahas operator-operator yang dapat digunakan bagi memproses 4 tipe basic PHP, dan pun array.


Sumber https://www.duniailkom.com/