Tutorial Belajar PHP Part 16: Mengenal Tipe Data Boolean dan Cara Penulisan Boolean dalam PHP

Posted on

Di panduan belajar PHP kali ini kita akan membahas mengenai pengertian tipe data boolean, dan cara penulisan tipe data boolean pada PHP.


Pengertian Tipe Data Boolean PHP

Tipe data boolean yakni tipe data sangat sederhana pada PHP dan pun pada bahasa pemograman lainnya. Tipe data ini hanya mempunyai 2 nilai, yaitu true (benar) dan false (salah).

Tipe data boolean biasanya digunakan pada operasi logika seperti kondisi if, dan perulangan (looping). Bagi pemakaian tipe data boolean akan kita pelajari di waktu membahas mengenai struktur pemograman PHP.


Cara Penulisan Boolean pada PHP

Penulisan boolean lumayan sederhana, karena hanya mempunyai 2 nilai, yakni true atau false. Penulisan true atau false ini bersifat non-case sensitif, sehingga dapat ditulis selaku true, True atau TRUE.

Berikut yakni contoh penulisan tipe data boolean:

Bila kamu menjalankan contoh kode PHP diatas, variabel $benar akan ditampilkan dengan angka 1, sedangkan variabel $false ditampilkan dengan string kosong (tanpa output). Hal ini karena sekiranya ditampilkan menggunakan echo, tipe data boolean “dipaksa” berganti dengan tipe data string. (Lebih lanjut mengenai konversi antar tipe data akan kita pada Tutorial PHP: Cara Mengubah Tipe Data PHP.


Konversi Tipe Data Lain Menjadi Boolean

Karena PHP yakni loosely tiped language, atau bahasa pemograman yang tak bertipe,sebuah variabel dapat di konversi menjadi tipe data lainnya.

Berikut yakni aturan tipe data boolean sekiranya dikonversi dari tipe data lainnya:

  • Integer 0, dianggap selaku false.
  • Float 0.0, dianggap selaku false.
  • String kosong (“”) dan string “0” dianggap selaku false.
  • Array tanpa unsur, dianggap selaku false.
  • Objek dengan tanpa nilai dan manfaat, dianggap selaku false.
  • Nilai null, dianggap selaku false.

Selain 6 kondisi diatas, sebuah variabel akan dikonversi menjadi true.

Berikut yakni contoh variabel dan nilai konversinya pada boolean:

Perhatikan beberapa konversi diatas, string “” (string kosong) dianggap selaku false, namun string “ “ (string dengan karakter spasi) yakni true. Pun string “0” dianggap false, namun string “false” dianggap true.

Kesalahan pada kode program sering terjadi karena “konversi” dari tipe data lain menjadi boolean, sehingga sedapat mungkin kita membangun variabel boolean dengan nilai yang pasti dan tak bargantung kepada aturan “konversi” booelan dari PHP.


Pada panduan kali ini, kita telah membahas mengenai tipe data boolean PHP serta hasil boolean dari konversi tipe data lain. Tipe data boolean ini akan banyak digunakan pada operasi logika seperti if.

Pada sesi panduan berikutnya, kita akan membahas Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP.


Sumber https://www.duniailkom.com/