Tutorial Belajar Pascal Part 47: Fungsi Perintah BREAK Dalam Perulangan Pascal

Posted on

Di lanjutan panduan belajar bahasa pemrograman Pascal di Source Code Program kali ini kita akan membahas fungsi dari perintah BREAK. Command BREAK sendiri masih berhubungan dengan bahan mengenai perulangan pascal.


Pengertian dan Guna Break Pascal

Sesuai dengan namanya, pedoman break digunakan untuk berhenti. Berhenti dari apa? Berhenti dari perulangan yang sedang berlangsung. Apakah itu perulangan FOR DO, WHILE DO, maupun REPEAT UNTIL, akan dipaksa berhenti ketika ketemu pedoman break.

Umumnya pedoman break disimpan di sebuah kondisi IF ELSE. Pada kurun waktu kondisi belum terpenuhi, perulangan tetap terus berlangsung. Seandainya kondisi sesuai, karenanya break!

Mari seketika kita bahas menggunakan contoh kode program.


Contoh Kode Program Pemakaian Break Pascal

Silahkan kamu pelajari sejenak kode program berikut:

Disini saya membangun sebuah perulangan FOR DO, yakni menampilkan string ‘Hello Indonesia 1’, ‘Hello Indonesia 2’, dst hingga ‘Hello Indonesia 10’.

Akan tetapi, di di perulangan ini terdapat pedoman if (i = 5) then break. Artinya, ketika variabel counter i mencapai nilai 5, kondisi (i = 5) akan bernilai true. Dengan demikian, perulangan akan berhenti di posisi i = 5:

Yang mesti diperhitungkan, yakni kapan kita menjalankan kondisi break. Dari kode program dibawah ini, bisakah kamu menemukan sesuatu yang salah?

Saya membangun sebuah perulangan mundur, yakni dari variabel counter i = 100 hingga 10. Di setiap perulangan, tampilkan nilai perkalian 3, seperti 100 * 3 = 300, 99 * 3 = 297, dst hingga 10 * 3 = 30.

Di di perulangan terdapat 1 kondisi break: if (i = 5) then break. Command ini tak akan pernah dijalankan karena secara logika variabel counter i tak akan pernah bernilai 5. Ini karena perulangan itu sendiri akan berhenti duluan, yakni ketika i bernilai 10.

Bahasan lain yang lumayan menarik yakni, posisi peletakan pedoman break dapat mempengaruhi hasil ahir. Contohnya kode program berikut:

Saya ingin menampilkan perkalian 5 untuk variabel counter i, mulai dari 1 hingga 10. Di di perulangan terdapat kondisi if (i = 7) then break. Artinya di ketika variabel counter i bernilai 7, perulangan akan berhenti.

Perhatikan bahwa saya menulis pedoman writeln(i ,’ * 5 = ‘,i*5) sebelum break. Bagaimana kalau dibalik?

Kode program ini sama persis seperti sebelumnya. Hanya saja saya membalik posisi letak kondisi if (i = 7) then break, menjadi sebelum pedoman writeln(i ,’ * 5 = ‘,i*5).

Hasilnya, perulangan kita hanya tampil hingga 6 * 5 = 30, tak hingga ke 7. Padahal kondisi break baru bernilai true di ketika i = 7.

Perbedaan ini terjadi karena di contoh kedua, break telah dijalankan sebelum pascal hingga ke baris writeln(i ,’ * 5 = ‘,i*5). Akibatnya hasil ahir berhenti di 6 * 5 = 30, bukan 7 * 5 = 35.


Contoh Break Pascal di WHILE DO

Contoh pemakaian pedoman break sebelumnya saya menggunakan perulangan FOR. Kita pun dapat menggunakannya di perulangan lain seperti WHILE DO maupun REPEAT UNTIL.

Berikut contoh pemakaian pedoman break di perulangan WHILE DO:

Tak ada perbedaan mendasar. Ketika variabel counter i hingga ke 6, pedoman if (i = 6) then break, akan bernilai true. Akibatnya perulangan WHILE DO akan berhenti di i = 6.


Command break yang kita bahas kali ini sering digunakan untuk kasus pencarian di di array. Misalnya terdapat 100 element di array pelajar. Kode program untuk mencari 1 nama pelajar akan menggunakan perulangan dengan pedoman break. Seandainya telah ketemu, karenanya kita tak perlu lagi melanjutkan perulangan.

Berikutnya, saya akan membahas fungsi perintah continue dalam bahasa pemrograman pascal, yang mirip seperti pedoman break.


Sumber https://www.duniailkom.com/