Tutorial Belajar Pascal Part 46: Perulangan Bersarang (Nested Loop) dalam Pascal (2)

Posted on

Panduan kali ini yakni sebuah lanjutan dari pembahasan mengenai nested loop di bahasa pemrograman PASCAL. Kali ini kita akan coba mengakses variabel counter dari dalam perulangan nested loop pascal.


Contoh Kode Program Pascal untuk Nested Loop

Sebelumnya, kita telah membangun kode program nested loop untuk menampilkan karakter pagar dan bintang. Kali ini saya akan menampilkan variabel counter i dan j ke di kode program. Berikut kode programnya:

Agar lebih paham, silahkan kamu pelajari sejenak apa yang dilakukan dari kode program diatas. Disini saya membangun nested loop dengan variabel counter i dan j. Kemudian di di perulangan j saya menulis write(i*j); dan write(‘ ‘);.

Dikala perulangan i dijalankan pertama-tama kali (i = 1), kode program akan seketika masuk ke perulangan j.

Ketika berada ke di perulangan j, nilai i = 1, dan j = 1. Kemudian jalankan command write(i*j); dan write(‘ ‘);, hasilnya ialah 1  * 1 = 1, lalu sebuah spasi. Dilayar akan tampil angka 1 dan sebuah spasi.

Berikutnya variabel counter j akan naik menjadi 2. Kembali dijalankan write(i*j); dan write(‘ ‘);. Hasilnya ialah 1 * 2 = 2, dikuti sebuah spasi. Dilayar akan tampil angka 2 dan sebuah spasi.

Demikian itu seterusnya hingga perulangan j selesai dan di layar akan tampil 1 2 3 4 5. Kode program akan keluar dari perulangan j dan lanjut ke command writeln;. Ini dapat diartikan selaku instruksi agar tampilan pindah ke baris baru.

Kita masih ada di di perulangan i, dan variabel counter i akan naik menjadi 2, kemudian masuk kembali ke di perulangan j. Disini akan dijalankan kode program yang sama, yakni write(i*j); dan write(‘ ‘);. Karena i ketika ini bernilai 2, hasil ahir seluruh perulangan j (sebanyak 5 kali) ialah: 2 4 6 8 10.

Perulangan seperti ini akan dijalankan sebanyak 5 kali, dan hasil akhirnya ialah selaku berikut:

Apabila kamu masih kurang paham kenapa hasilnya dapat seperti ini, silahkan pelajari kembali penjelasan diatas. Kalau perlu bikin catatan apa yang terjadi untuk setiap perulangan.

Selaku tambahan, command write(i*j); dan write(‘ ‘) dapat disingkat menjadi 1 kali pemanggilan, menjadi write(i*j,’ ‘). Seperti kode program berikut:

Tak ada perbedaan hasil dari kode program sebelumnya.


Contoh Nested Loop Menggunakan Perulangan WHILE DO

Di 2 panduan mengenai nested loop sebelum ini saya menggunakan perulangan FOR DO agar kode programnya sedikit sederhana. Namun hal yang sama pun dapat dilakukan menggunakan perulangan lain seperti WHILE DO dan REPEAT UNTIL.

Apabila menggunakan WHILE DO atau REPEAT UNTIL kita mesti memastikan variabel counter dinaikkan di ketika yang tepat, kalau tak dapat terjadi infinty loop.

Berikut kode program nested loop dari contoh sebelumnya, tapi kali ini saya menggunakan WHILE DO:

Dari hasil yang tampil tak terdapat perbedaan dengan contoh dari FOR DO sebelumnya. Tetapi dari kode program tampak lebih ‘njelimet’. Silahkan kamu pelajari dan bandingkan dengan contoh yang menggunakan FOR DO.


Seperti yang saya tulis di panduan sebelumnya, nested loop memang lumayan rumit dan melibatkan alur logika yang kompleks. Kegunaan-tugas kuliah sering menjadikan nested loop selaku penguji logika dan pemahaman algoritma. Yang benar-benar terkenal ialah membangun segitiga bintang, piramida bintang, dengan berjenis-jenis macam wujud.

Pembahasan mengenai segitiga bintang, piramida, deret, dll saya rencanakan akan dibahas di panduan khusus mengenai studi kasus bahasa pemrograman Pascal.

Berikutnya, kita akan masuk kepada fungsi perintah break dalam perulangan Pascal.


Sumber https://www.duniailkom.com/