Tutorial Belajar Pascal Part 31: Jenis-jenis Operator Aritmatika dalam Pascal

Posted on

Melanjutkan panduan mengenai operator di pascal, kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis operator aritmatika dalam bahasa pemrograman pascal.


Pengertian dan Jenis-jenis Operator Aritmatika di Pascal

Operator aritmatika yakni sebuah operator yang sehari hari kita gunakan di rumus matematika basic, yakni ka-ba-ta-ku (kali, bagi, tambah, dan kurang). Selain itu terdapat tambahan operator div dan mod. Berikut tabel komplit mengenai jenis-jenis operator aritmatika di pascal:

Operator Penjelasan Contoh
+ Penambahan 2 + 3 = 5
Pengurangan 5 – 2 = 3
* Perkalian 2 * 3 = 6
/ Pembagian (real/pecahan) 14 / 4 = 3.5
div Pembagian (integer/angka bulat) 14 div 4 = 3
mod Sisa hasil bagi 14 mod 4 = 2

Operator Aritmatika Unary:

Operator Penjelasan Contoh
+ Positif (plus) +5
Negatif (min) -3

Berikut contoh pemakaian operator aritmatika di di pascal:

Untuk operasi artimatika (dan beberapa operasi lainnya), kita dapat menggunakan tanda kurung untuk menjelaskan operator yang mesti dijalankan terlebih dahulu. Di contoh diatas, saya menggunakan tanda kurung agar operasi penambahan dijalankan terlebih dahulu sebelum operasi perkalian (seperti di variabel e)

Bila kamu perhatikan, di contoh diatas saya tak membangun operasi pembagian, mari kita coba:

Kode program diatas akan menghasilkan error!. Kenapa? karena di di pascal, hasil operasi pembagian (/) mesti disimpan kedalam variabel bertipe real, seperti berikut ini:

Walaupun 8 dibagi 4 akan menghasilkan bilangan bulat 2, tapi di pascal semua hasil operator pembagian mesti disimpan di di variabel real. Oleh karena itu, operator “ / ” disebut pun dengan real division.

Meskipun sama-sama angka, tipe data integer (bilangan bulat) dan tipe data real (bilangan desimal pecahan) ialah berbeda. Konsep seperti ini betul-betul urgen untuk dimengerti.


Pengertian operator Div dan Mod

Khusus untuk operator div dan mod, perlu penjelasan tersendiri, terutama bagi kamu yang baru pertama-tama kali belajar bahasa pemrograman komputer. Kedua operator ini terdengar asing tapi sebetulnya lumayan sederhana.

Operator div (singkatan dari division) akan menghasilkan angka bulat dari sebuah pembagian. Operator div ini kadang disebut pun selaku integer division, agar dapat dibedakan dengan pembagian dari operator “ / “ yang dikenal selaku real division.

Sebagi contoh, 10 div 4 ialah 2. Kenapa? Karena 10/4 = 2,5. Karena div hanya dapat menerima angka bulat, nilai pecahan 0,5 dibuang, sisanya ialah 2.

Contoh lain, 7 div 2 = 3. Karena 7/2 = 3,5. Ingat, bagian pecahan dibuang, sehingga sisa 3.

Hasil 100 div 5 = 20. Karena 100/5 = 20. Kali ini operator div dan “ / “ menghasilkan nilai yang sama.

Berikut contoh kode program pemakaian operator div di di pascal:

Perhatikan, untuk menampung nilai dari operator div, kita dapat menggunakan variabel bertipe integer, karena hasil dari div, pasti ialah bilangan bulat (integer).

Operator mod (singkatan dari modulo atau modulus) digunakan untuk menghasilkan angka sisa dari sebuah hasil bagi.

Selaku contoh, 8 mod 5 = 3, karena 3 ialah angka sisa pembagian.

Sedangkan 100 mod 7 = 2, karena hanya 98 yang habis dibagi 7 (bersisa 2).

Berikut contoh kode program pemakaian operator mod di di pascal:

Praktek seketika dari pemakaian operator div dan mod ini seperti di menentukan apakah sebuah bilangan ganjil atau genap. Bila hasi x mod 2 = 0, dapat dipastikan angka tersebut ialah bilangan genap.


Di panduan pascal kali ini kita telah membahas cara penggunaan operator aritmatika di dalam pascal. Selain itu kita pun telah membahas pengertian dari operator div dan mod. Berikutnya, saya akan membahas mengenai operator penyambungan string di dalam pascal.


Sumber https://www.duniailkom.com/