Tutorial Belajar Pascal Part 26: Pengertian dan Cara Penggunaan Tipe Data Set Pascal

Posted on

Melanjutkan panduan belajar mengenai tipe data pascal, kali ini saya akan membahas pengertian dan cara penggunaan tipe data set di dalam pascal.

Tipe data set digunakan untuk membangun operasi himpunan.


Pengertian Tipe Data Set Pascal

Tipe data set yaitu tipe data yang terdiri dari kelompok data yang sama. Ini sedikit mirip dengan tipe data enumeration, dimana kita dapat menentukan sendiri isi dari tipe data set.

Secara khusus, tipe data set ini benar-benar mirip dengan konsep himpunan di di matematika.

Selaku contoh, misalnya saya membangun sebuah himpunan huruf fokal, himpunan ini terdiri dari huruf ‘a’, ’i’, ’u’, ’e’ dan ‘o’. Kemudian, saya dapat menjalankan beberapa proses kepada himpunan ini, apakah itu penambahan dengan himpunan lain (union), pengurangan dengan himpunan lain (irisan), dll.

Di di pascal, konsep himpunan inilah yang menjadi tipe data set.


Cara Pemakaian Tipe Data Set Pascal

Untuk membangun tipe data set di di pascal, kita lumayan mendeklarasikan variabel selaku set of tipe_data. Selaku contoh, untuk membangun variabel yang ialah himpunan dari tipe data char, dapat ditulis seperti berikut ini:

Kini, variabel himpunan1 ialah tipe data set yang dapat diisi dengan sembarang karakter (char). Kita pun dapat membatasi anggota yang dapat diterima oleh himpunan ini, yang penulisannnya dilakukan selaku berikut:

Untuk mengisi anggota himpunan, dilakukan dengan menggunakan tanda kurung siku. Selaku contoh, apabila himpunan1 ialah set of char, saya dapat mengisinya dengan karakter huruf vokal seperti berikut ini:

Kini, himpinan 1 akan berisi 5 anggota yakni huruf ‘a’, ‘i’, ‘u’, ‘e’, dan ‘o’.

Mari kita lihat cara pemakaian tipe data set ini didalam bahasa pemrograman pascal:

Apabila kamu menjalankan kode program diatas, hasilnya yaitu: ‘e ada di himpunan1’. Hingga di panduan ini, saya memnag belum membahas struktur logika IF, tapi kode:

Dapat dibaca: Apabila ‘e’ ada di di himpunan1, karenanya jalankan pedoman writeln(‘e ada di himpunan1’).

Bagaimana apabila karakter yang dicari tak ada? Mari kita coba:

Apabila kamu menjalankan kode diatas, tak akan tampil apa-apa, karena variabel x tak terdapat di di himpunan1.

Untuk contoh berikutnya, saya akan menggunakan himpunan angka 0 hingga 9. Berikut kode programnya:

Kode program diatas benar-benar mirip dengan kode program kita sebelumnya, tapi kali ini saya membangun anggota himpunan yang terdiri dari angka 0 hingga 9. Karena huruf 8 terdapat di di himpunan1, karenanya akan tampil hasil ‘8 ada di himpunan1’.

Apabila kamu perhatikan, himpunan1 saya batasi hanya dapat diisi dengan angka 0 hingga 9 (lewat pedoman: himpunan1: set of 1..9). Bagaimana apabila saya memasukkan angka diluar ini? Mari kita coba:

Saya menambahkan angka ‘10’ kedalam anggota himpunan1, dan anehnya pascal tak akan mengeluarkan error. Kode program diatas dapat dijalankan, tapi…. tak akan menampilkan hasil apa-apa. Kenapa? Karena angka 10 tak ikut dihitung selaku aggota himpunan1 yang memang dibatasi hanya angka 0 hingga 9.

Selaku penutup panduan cara pemakaian tipe data set pascal ini, saya akan mencoba menampilkan operasi penggabungan himpunan, atau di di teori himpunan dikenal dengan operasi union. Berikut contoh kode programnya:

Sekali lagi, pembahasan mengenai operator dan struktur FOR akan saya bahas setelah panduan mengenai tipe data selesai. akan tetapi secara singkat, kode program diatas menggabungkan (union) himpunan1 dengan himpunan2, yang hasilnya disimpan ke di himpunan3.

Perulangan for digunakan untuk menampilkan seluruh isi dari himpunan3. Hasilnya yaitu selaku berikut:

Dapat terlihat, himpunan3 terdiri dari anggota gabungan dari himpunan1 dan himpunan2.


Di panduan belajar pascal kali ini kita telah membahas mengenai ti
pe data set
di di pascal. Berikutnya, kita akan membahas tipe data yang benar-benar menarik, namun tak jarang membangun sakit kepala: tipe data pointer pascal.


Sumber https://www.duniailkom.com/