Tutorial Belajar MySQL Part 8: Cara Menjalankan MySQL Server (Windows Service)

Posted on

Jikalau kamu mengikuti cara install MySQL di Tutorial Belajar MySQL: Download, Install dan Setingan awal MySQL, karenanya MySQL Server tak akan berjalan selaku Windows Service. Kita mesti dijalankan MySQL Server secara manual setiap kali kita ingin menggunakan MySQL.

Di panduan kali ini kita akan membahas cara menjalankan MySQL server secara manual, maupun menginstallnya kembali selaku Windows Service.


Arsitektur Client-Server di MySQL

Seperti yang pernah disinggung di Tutorial Belajar MySQL: Pengertian Database, Database Model dan RDBMS, MySQL di operasionalnya menggunakan arsitektur client-server. Diantara komputer bertindak selaku Server (tempat seluruh database MySQL disimpan), dan komputer lainnya selaku Client yang akan mengakses database di komputer server tersebut. Jumlah Client yang mengakses server dapat 1 komputer, 100, atau bahkan 1000 komputer di dikala bersamaan.

Di panduan MySQL di Source Code Program ini kita akan menjalankan kedua proses ini di satu komputer saja, sehingga di di komputer yang sama akan terdapat MySQL Server, sekaligus MySQL client.

Di Tutorial Belajar MySQL: Cara Menjalankan MySQL Server ini kita akan mempelajari cara menjalankan MySQL Server. Untuk menjalankan MySQL Client, akan kita pelajari di di panduan berikutnya.


Memeriksa MySQL Server

Jikalau kamu mengikuti panduan menginstall MySQL di Source Code Program tanpa shutdown komputer, karenanya MySQL Server masih berjalan.

Untuk mengetahui apakah MySQL Server telah berjalan atau tak, kita dapat mencoba mengaksesnya menggunakan MySQL Command Line Client. Program ini dapat diakses dari fitur Start –> MySQL –> MySQL 8.0 Command Line Client.

Akan tampil jendela cmd windows untuk meminta password root. Apabila setelah diinput jendela seketika tertutup, berarti MySQL Server belum berjalan.

Atau cara lain yaitu dari Task Manager. Buka Task Manager dengan menekan kombinasi Alt + Crtl + Del, lalu pilih tab Details (untuk Windows 10). Dari daftar yang terdapat cari apakah mysqld.exe ada atau tak. Jikalau ada, berarti MySQL Server telah berjalan. Jikalau tak, berarti MySQL Server belum berjalan.


Menjalankan MySQL Server Secara Manual (mysqld.exe)

Jikalau dari tampilan Task Manager tak ditemukan mysqld.exe, artinya MySQL Server belum berjalan.

Untuk menjalankan MySQL Server secara manual, kita mesti mengakses file mysqld.exe yang berada di di folder bin di instalasi MySQL. Mysqld.exe akan diakses menggunakan program command prompt atau biasanya disebut cmd Windows. Karena folder instalasi MySQL kita ubah menjadi C:MySQL 8.0, karenanya lokasi mysqld.exe berada di di “C:MySQL 8.0binmysqld.exe”.

Buka CMD Windows dengan cara klik fitur Start –> All programs –> Accessories –> Command Prompt . Atau dari Start –> run –> ketik “cmd”, lalu OK.

Tampilan Command prompt berupa layar hitam dan default path nya untuk Windows 10 yaitu “C:User<nama user>”. Hal ini menandakan bahwa folder aktif kini berada di “C:Users<nama user>”. Kita mesti mengubahnya ke “C:MySQL 8.0bin”. Caranya, ketik “cd C:MySQL 8.0bin” di command prompt lalu tekan Enter.

Dengan folder aktif DOS kini di C:MySQL 8.0bin, ketikkan:

Command diatas akan menjalankan mysqld dengan tambahan baris pedoman –defaults-file=”C:MySQL 8.0Datamy.ini”. Command –defaults-file digunakan untuk memberitahu MySQL Server bahwa lokasi file pengaturan my.ini berada di C:MySQL 8.0Datamy.ini.

Bahan mengenai file my.ini telah kita bahas di panduan sebelumnya: Folder Instalasi MySQL dan my.ini.

Jikalau tampilan DOS seolah2 berhenti, karenanya MySQL Server seharusnya telah berjalan.

Mari kita periksa, buka Task Manager dengan menekan kombinasi Alt + Crtl + Del, lalu pilih tab Details (untuk Windows 10). Dari daftar yang terdapat cari apakah mysqld.exe ada atau tak. Jikalau ada, berarti MySQL Server telah berjalan.

Jendela DOS ini mesti tetap terbuka, karena kalau ditutup mysqld akan otomatis berhenti.

Untuk mencobanya, silahkan jalankan kembali MySQL Command Line Client, dan masukkan password root. Jikalau sukses, akan terlihat seperti gambar dibawah ini:


Menghentikan MySQL Server secara manual (mysqld.exe)

Untuk menghentikan MySQL server dapat dengan menutup jendela cmd sebelumnya. Atau cara lain yaitu dari Task Manager

Buka tab Details di Task Manager, lalu cari mysqld.exe. Klik mysqld.exe ini lalu tekan tombol Delete di keyboard atau klik kanan dan pilih End Task.

Akan tampil jendela konfirmasi “Do you want to end mysqld.exe?” pilih End process untuk mematikan MySQL Server.


Menjalankan MySQL Server selaku Windows Service

Windows menyediakan mekanisme “service” untuk aplikasi-aplikasi yang seketika berjalan secara otomatis ketika windows booting. Hal ini dimaksudkan agar kita tak perlu untuk menjalankan MySQL Server secara manual terus menerus. Program yang diinstall selaku “service” ini menggunakan sebahagian memory komputer di latar belakang (background), pada rentang waktu komputer hidup.

Diantara alasan untuk terus menjalankan MySQL Server selaku service yaitu kalau komputer ini akan dimanfaatkan selaku server yang hakekatnya (misalnya untuk keperluan perusahaan).

Jikalau kamu mengikuti panduan menginstall MySQL di Source Code Program, karenanya MySQL belum berjalan selaku service, jadi bagaimana kalau kita ingin menjalankan MySQL Server selaku Windows Service? kita akan bahas sesaat lagi.

Peringatan: Merujuk di pengalaman saya, menjalankan MySQL Server selaku service sering menjadi masalah. Banyak yang komplain kenapa ketika menginstall XAMPP (di dikala mulai mempelajari bahasa PHP), MySQL Servernya tak dapat jalan. Ini disebabkan karena di satu komputer hanya dapat ada 1 MySQL Server yang aktif di satu waktu.

Jadi MySQL Server yang diinstall selaku service ini mesti dimatikan terlebih dahulu, baru MySQL versi XAMPP dapat dijalankan.

Menginstall MySQL Server selaku Service

Untuk menyusun MySQL Server berjalan selaku service, buka kembali fitur MySQL di Start Fitur, lalu pilih MySQL Installer – Community.

Akan terbuka jendela MySQL Installer seperti berikut:

Silahkan klik alternatif Reconfigure untuk mengubah setingan MySQL Server.

Dari jendela yang tampil, terlihat bahwa ini yaitu jendela yang sama sewaktu kita menginstal MySQL sebelumnya. Di jendela pertama-tama ini kita dapat mengubah setingan terkait Type Instalasi dan Jaringan. Saya tak akan mengubah setingan ini, dan silahkan klik Next.

Di jendela Accounts and Roles, kita akan diminta untuk memasukkan password root. Password ini mesti sama dengan password dikala instalasi sebelumnya (kalau kamu belum mengubahnya). Sama seperti dikala menginstall, saya menggunakan “qwerty” selaku password root, kemudian klik tombol check. Jikalau password sesuai, silahkan lanjut dengan men-klik tombol Next.

Dan, di jendela Windows Service inilah kita dapat memilih untuk mengaktifkan MySQL Server selaku service. Kamu pun dapat memilih kotak checklist “Start the MySQL Server at System Startup” agar MySQL server seketika berjalan di dikala komputer hidup. Perhatikan bahwa kita menggunakan MYSQL80 selaku nama service.

Lanjutkan dengan klik tombol Next.

Di Jendela Apply Configuration, klik tombol Execute untuk menggunakan konfigurasi. Jikalau semua berjalan normal, MySQL akan menampilkan jendela ahir, kemudian klik Finish, lalu tutup jendela MySQL Installer.

Proses instalasi MySQL Server selaku service selesai.


Memeriksa Windows Service untuk MySQL Server

Untuk memastikan bahwa MySQL Server telah berjalan selaku Windows Service, kita akan menggunakan program Component Services bawaan Windows. Ketik di kolom search di sebelah Start Fitur: “Component Services

Setelah jendela Component Services terbuka, di fitur kiri, pilih Services (Local), cari MySQL80 di jendela tengah tampilan ini. Jikalau ditemui MySQL80 berarti service MySQL Server telah terinstall.

Di fitur di tengah, terdapat 3 tombol: Stop the Service, Pause the service, dan Restart the service. Ke
tiga tombol ini dapat digunakan untuk menghentikan, menghentikan sesaat (pause), atau menjalankan ulang (restart) service MySQL.

Untuk menguji coba MySQL Server, silahkan lakukan cek lewat MySQL Command Line Client.


Menghapus Windows Service MySQL Server

Untuk menghapus “service” MySQL Server, kita menggunakan cara yang sama dengan menginstall “service”, yakni akses kembali file MySQL Installer – Community. Bedanya, kali ini kita menghapus checklist di jendela Windows Service.

Setelah menghapusnya, Klik tombol Next dan Execute. Kemudian silahkan restart komputer dan Windows tak akan menjalankan MySQL Server selaku windows service lagi.

Di panduan ini kita telah mempelajari cara cara menjalankan MySQL Server, untuk mengaksesnya kita akan menjalankan MySQL Client di komputer yang sama. Ini akan kita bahas di panduan berikutnya, yakni Cara Menjalankan MySQL Client.


eBook MySQL Uncover Duniailkom

MySQL dan MariaDB telah menjadi standar database untuk web programming. Duniailkom telah menyusun eBook MySQL Uncover yang membahas MySQL/MariaDB dengan lebih detail dan lebih komplit, mulai dari query basic hingga View, Stored Procedure dan Trigger. Penjelasan lebih lanjut dapat ke eBook MySQL Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/