cloud-hosting-terbaik-indonesia

Tutorial Belajar JavaScript Part 11: Jenis dan Pengertian Tipe Data Dalam JavaScript

Posted on

Selaku bahasa pemograman yang dengan menggunakan objek, konsep tipe data di pada JavaScript sedikit berbeda sekiranya dibandingi dengan bahasa pemograman yang dengan menggunakan prosedural seperti PHP (walaupun PHP terdapat pada wujud prosedural maupun objek).

Tipe data sederhana seperti Angka (Float), Text (String) ‘seolah-olah’ bersifat selaku objek di pada JavaScript. Pada panduan kali ini kita akan membahas mengenai konsep tipe data di dalam JavaScript.


Jenis dan Pengertian Tipe data pada JavaScript

Tipe data pada JavaScript dibedakan menjadi 2 kelompok, yakni tipe data mendasar (primitif) dan tipe data objek.

Tipe data mendasar terdiri dari tipe data angka, tipe data text (string), dan tipe data boolean. Tipe data null dan undefined pun adalah tipe data mendasar, namun mempunyai jenis tersendiri.

Selain ke-5 tipe data mendasar tersebut, tipe data lain yang terdapat di pada JavaScript yaitu tipe data objek. Contoh tipe data objek yaitu tipe data tanggal (date), array, dan function. Saya akan membahas masing-masing jenis tipe data ini secara mendetail pada beberapa panduan berikutnya.


Konsep Objek di Tipe Data Basic JavaScript

Walaupun disebut tipe data mendasar, tipe data angka, text (string), dan boolean di pada JavaScript berprilaku ‘seolah-olah’ selaku objek. Dimana setiap variabel yang berisikan tipe data, akan mempunyai method (atau guna) yang ‘melekat’ kepada variabel tersebut.

Pada bahasa pemograman jenis prosedural, setiap tipe data dapat disebut ‘berdiri’ sendiri. Bagi menjalankan beberapa petunjuk, kita menggunakan guna yang menjadikan variabel tipe data selaku inputan bagi guna tersebut.

Contohnya, bagi mencari panjang sebuah string di pada PHP, kita menggunakan guna strlen. Bila $a yaitu sebuah variabel bertipe String, karenanya bagi mencari panjang dari variabel $a yaitu dengan strlen($a). Dan bagi membangun karakter string menjadi huruf besar, kita menggunakan guna strtoupper ($a).

Berikut yaitu contoh penulisan guna strlen dan strtoupper pada PHP:

Contoh diatas yaitu pemakaian guna di pada pemograman prosedural PHP. Tetapi karena JavaScript dengan menggunakan objek, konsepnya sedikit berbeda.

Di pada JavaScript, walaupun pun mempunyai guna bawaan bagi menolong kita pada membangun kode program, namun kebanyakan guna mendasar ‘melekat’ kedalam variabel, atau di pada istilah pemograman objek: setiap variabel akan mempunyai method dan property.

Cara pemanggilan method dan property dari variabel di pada JavaScript yaitu dengan menambahkan tanda ‘titik’.

Misalkan a variabel dengan tipe data string yang berisi sebuah kalimat. Bagi mencari panjang dari sting a, kita memanggil property dengan cara: a.length. Dan bagi menampilkan karakter a menjadi huruf besar, dapat mengakses method a.toUpperCase().

Berikut yaitu contoh pemakaian property length dan method toUpperCase pada JavaScript:

Dari contoh tersebut terlihat bahwa pada JavaScript, guna bawaan bagi pemrosesan string yaitu method dari object String itu sendiri. Penjelasan dan method-method yang terdapat di pada JavaScript akan kita bahas secara detail pada panduan berikutnya.

Di pada konsep pemograman dengan menggunakan objek, method yaitu sebutan bagi guna yang ‘melekat’ kepada sebuah objek (pada contoh kita, yaitu guna yang melekat kepada variabel ber-tipe data String). Sedangkan property yaitu variabel yang melekat ke sebuah object.

Cara pemanggilan property dan method dilakukan dengan menambahkan tanda titik setelah penulisan variabel. Misalkan variabel a bertipe data String, dan string di pada JavaScript mempunyai method bagi memotong string, yakni method slice. Karenanya bagi pemanggilan guna slice yaitu selaku berikut: a.slice()

Bila i
ni yaitu kali pertama-tama kamu mendengar istilah objek, property dan method, mungkin penjelasan di pada panduan kali ini terkesan ‘susah bagi dimengerti’. Saya akan membahas konsep pemograman objek di panduan khusus nantinya. Namun sangat tak di pada panduan kali ini dapat diambil kesimpulan, bahwa guna di pada JavaScript dapat dipanggil dari variabelnya.

Di pada JavaScript terdapat beragam property dan method yang melekat di hampir seluruh tipe data, misalnya method toString(). Method ini berfungsi bagi mengkonversi nilai variabel, dan menampilkannya menjadi String.

Di pada panduan kali ini, kita telah membahas mengenai konsep tipe data di dalam JavaScript. Konsep ini benar-benar urgen, dan menjadi inti pemograman tipe data di pada JavaScript. Di panduan javascript berikutnya, kita akan membahas mengenai tipe data Angka (Interger dan Float) di dalam JavaScript.


eBook JavaScript Uncover Duniailkom

JavaScript telah menjadi fitur wajib di setiap blog modern. Duniailkom telah menyusun eBook JavaScript Uncover yang membahas JavaScript dengan lebih detail dan lebih komplit, mulai dari mendasar hingga konsep DOM, Event dan AJAX. Penjelasan lebih lanjut dapat ke eBook JavaScript Uncover Duniailkom.


Sumber https://www.duniailkom.com/