Tutorial Belajar Java Part 4: Cara Menginstall Java JDK (Java Development Kit)

Posted on

Di panduan belajar bahasa pemrograman Java sebelumnya kita telah membahas pengertian JRE dan JDK. Di sana diterangkan bahwa untuk dapat mendesain program dengan bahasa pemrograman Java, kita butuh menginstall JDK (Java Development Kit).

Di panduan kali ini akan dibahas tenang cara instalasi JDK di sistem operasi Windows.


Cara Unduh Program Java Oracle JDK

Sebelumnya kita telah melihat ada 2 versi JDK yang populer digunakan, yakni Oracle JDK dan OpenJDK. Sebetulnya kedua program ini tak banyak perbedaan, namun di sini saya akan memakai Oracle JDK.

Di ketika panduan ini ditulis, versi terakhir dari Oracle JDK yaitu versi 12, atau lengkapnya Java SE Development Kit 12. Inisial SE di sini yakni singkatan dari Standar Edition.

Informasi dari pihak Oracle, mereka akan merilis versi baru setiap 6 bulan sekali, sehingga benar-benar mungkin ketika kamu membaca panduan ini telah keluar JDK 13, JDK 14, dst. Seharusnya cara menginstall JDK akan tetap sama, perbedaan nanti hanya dari nama file atau nama folder instalasi saja.

Bagus, hal pertama-tama yang perlu kita lakukan yaitu mengunduh atau mengunduh JDK 12 dari web resminya di tempat tinggal berikut: https://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk12-downloads-5295953.html

 Di halaman tersebut terdapat alternatif JDK untuk beragam program operasi. Karena menggunakan Windows 10 64bit, karenanya saya akan pilih jdk-12.0.1_windows-x64_bin.exe. Untuk alternatif OS Windows sendiri ada 2 jenis, yakni versi .zip atau .exe. Agar lebih gampang, pilih yang versi .exe saja.

Sebelum klik link unduh (2), jangan lupa pilih persetujuan lisensi terlebih dahulu (1). Ukuran JDK 12 ini lumayan besar, yakni sekitar 158 MB.

Setelah program JDK selesai di unduh, double klik untuk mulai proses instalasi. Proses instalasi sendiri sama seperti menginstall program lazimnya, lumayan klik tombol OK atau Next beberapa kali dan biarkan alternatif default.

Setelah selesai, cek folder C:Program FilesJavajdk-12.0.1 sekiranya terlihat beberapa file dan folder, berarti proses instalasi telah berhasil.

Catatan: Jikalau kamu menginstall versi JDK yang lebih baru, karenanya nama foldernya akan berubah sesuai dengan versi JDK tersebut, misalnya sekiranya menginstall JDK 14.0.2, karenanya lokasi folder instalasi ada di C:Program FilesJavajdk-14.0.2.


Menguji Instalasi Java JDK

Java JDK yang baru saja kita install hakekatnya telah dapat seketika diaplikasikan. akan tetapi kita akan uji terlebih dahulu.

Sepanjang panduan belajar bahasa Java di Source Code Program ini, kita hanya menggunakan 2 buah program atau pedoman, yakni program java.exe, dan javac.exe. Keduanya berada di folder C:Program FilesJavajdk-12.0.1bin.

Jikalau kamu memeriksa isi folder bin, akan terlihat selain file java.exe, dan javac.exe, masih banyak file program l
ain. Namun karena kita hanya akan mempelajari mendasar pemrograman Java, sisa program ini tak akan di bahas.

Program Java yang akan kita bikin sepanjang panduan nanti pun hanya berbentuk program console, yakni berbentuk teks yang tampil di cmd Windows, belum berbentuk program grafis yang punya tampilan tombol atau program android.

Untuk mendesain program desktop atau android “yang hakekatnya”, karenanya mesti lanjut ke bahan yang secara khusus membahas pemakaian bahasa Java untuk mendesain program tersebut.

Bagus, untuk menguji apakah program java.exe dan javac.exe telah dapat dipanggil, silahkan buka cmd Windows. Untuk di Windows 10, caranya klik tombol icon kaca pembesar (search) yang terletak di sebelah icon start fitur (tombol Windows), lalu ketik cmd dan klik “Command Prompt“:

Setelah jendela cmd Windows terbuka, ketik pedoman berikut:

Pedoman ini diaplikasikan untuk memindahkan directory aktif cmd ke folder C:Program FilesJavajdk-12.0.1bin, yakni folder yang berisi file java.exe, dan javac.exe. Pedoman “cd” sendiri berarti “change directory“.

Setelah itu, lokasi folder di sisi kiri cmd akan berubah menjadi C:Program FilesJavajdk-12.0.1bin, yang menandakan kita telah berada di di folder bin.

Kemudian ketik pedoman:

Lalu tekan enter. Seharusnya akan tampil hasil berikut:

Pedoman java -version berfungsi untuk melihat versi program java.exe yang terinstall. Dari tampilan di atas terlihat bahwa versi yang saya gunakan adakah 12.0.1.

Berikutnya kita uji program javac.exe dengan pedoman berikut:

Lalu tekan enter, dan tampil teks:

Ini artinya versi javac.exe yang terinstall yaitu versi 12.0.1

Jikalau kamu dapat melihat kedua hasil yang sama (tak masalah sekiranya versinya berbeda), berarti telah sukses menginstall dan menjalankan program Java JRE serta Java JDK.

File java.exe yaitu bagian dari JRE yang diaplikasikan untuk menjalankan Java byte code. Sedangkan program javac.exe yaitu bagian dari JDK yang diaplikasikan untuk memproses kode program Java menjadi Java byte code.

Alur perancangan program Java nantinya yaitu selaku berikut:

  1. Tulis kode program Java menggunakan teks editor, lalu save (misalnya) selaku hello_world.java
  2. Gunakan program javac.exe untuk men-compile kode program Java hello_world.java menjadi Java byte code dengan nama hello_world.class.
  3. Gunakan program java.exe untuk menjalankan Java byte code hello_world.class dan hasilnya akan tampil di cmd Windows, misalnya berbentuk teks “Hello World“.

Ketiga langkah ini akan kita praktekkan di beberapa panduan ke depan.


Di lanjutan panduan belajar bahasa pemrograman Java di Source Code Program kali ini kita telah membahas cara instalasi Java JDK, serta menguji program java.exe dan javac.exe. Jikalau tak ada kendala, karenanya artinya JDK telah sukses terinstall.

Namun ada satu pengaturan lagi yang sebaiknya kita lakukan, yakni menambah lokasi folder C:Program FilesJavajdk-12.0.1bin ke di settingan PATH Windows. Tujuannya agar kita tak mesti masuk ke folder C:Program FilesJavajdk-12.0.1bin setiap kali ingin menjalankan java.exe maupun javac.exe.

Ini akan dibahas di panduan berikutnya: Mengatur Setting Path untuk Java JDK.


Sumber https://www.duniailkom.com/