Tutorial Belajar Java Part 3: Pengertian JRE dan JDK

Posted on

Panduan sebelumnya telah membahas pengertian JVM atau Java Virtual Machine. Kali ini kita akan mempelajari istilah lain yang tak kalah urgen, yakni JRE dan JDK. Apakah keduanya masih berhubungan dengan JVM dan kenapa kita perlu membahas keduanya?

Di lanjutan panduan belajar bahasa pemrograman Java di Source Code Program, saya akan membahas pengertian JRE (Java Runtime Environment) dan pengertian JDK (Java Development Kit).


Pengertian JRE (Java Runtime Environment)

JRE atau lengkapnya Java Runtime Environment ialah sebuah paket program yang berisi JVM (Java Virtual Machine) serta beberapa library kode program tambahan yang diperlukan untuk menjalankan program Java.

Meskipun kurang pas, tapi secara sederhana dapat dibilang bahwa untuk dapat menjalankan sebuah program Java di sebuah komputer, mesti terinstall program JRE.

Isi dari JRE – Java Runtime Environment (sumber gambar quora.com)

Di gambar di atas terlihat bahwa JRE berisi JVM ditambah beberapa library dan file-file lain. Di di JVM terlihat ada JIT, atau singkatan dari Just-In-Time compiler, yakni sebuah teknik yang digunakan Java untuk meningkatkan performa di dikala menjalankan program.

Kalau kita hanya ingin menjalankan program Java saja dan tak berencana membangun kode program Java, karenanya JRE ialah program yang dibutuhkan. Di di JRE terdapat pedoman java yang dapat digunakan untuk menjalankan Java byte code.

Sayangnya, mulai dari versi 11 ke atas, Oracle tak lagi merilis JDK secara terpisah. Kita mesti menginstallnya satu paket dengan JDK (akan dibahas sesaat lagi). Kalau sobat berniat ingin menginstall JRE saja, dapat menggunakan JRE versi lama, misalnya JRE 10 atau JRE 8.


Pengertian JDK (Java Development Kit)

JDK atau lengkapnya Java Development Kit ialah sebuah paket program yang berisi JVM (Java Virtual Machine) + JRE (Java Runtime Environment) + pelbagai program untuk proses penyusunan kode program Java.

Isi dari JDK – Java Development Kit (sumber gambar quora.com)

Diantara tambahan pedoman yang terdapat di JDK ialah pedoman javac yang digunakan untuk memproses kode program Java menjadi byte code. Cara pemakaian pedoman ini akan kita bahas di beberapa panduan ke depan.

Mengenal Oracle JDK vs OpenJDK

Secara garis besar, dikala ini terdapat 2 jenis JDK: Oracle JDK dan OpenJDK. Kedua versi ini sebetulnya amat mirip, namun ada sedikit perbedaan di lisensi.

Sesuai dengan namanya, OpenJDK ialah versi JDK yang “open source”, yakni dirilis dengan lisensi GNU General Public License (GNU GPL). Open JDK tetap dikembangkan oleh Oracle (dulunya Sun Microsystem), dan pun pelbagai perusahaan lain, terutama RedHat.

Sedangkan Oracle JDK ialah versi OpenJDK yang di tambah beberapa fitur dari Oracle, kemudian di rilis dengan lisensi komersil. Januari 2019 lalu Oracle mengubah secara drastis isi dari lisensi Oracle JDK, terutama di hal dukungan untuk pengguna corporate (perusahaan).

Untuk dapat mendapat update dan dukungan, perusahaan yang menggunakan Oracle JDK mesti membayar mulai dari $2.5 per pengguna per bulan. Namun untuk pemakaian individu atau pengembangan, kita tak perlu membayar untuk memakai Oracle JDK.

Melihat perbedaan ini, saya berpendapat lebih bagus menggunakan OpenJDK, karena komponen di di OpenJDK sendiri nyaris tak berbeda dengan Oracle JDK, misalnya kita tetap memakai pedoman javac untuk mencompile kode program Java dan pedoman java untuk menjalankan Java bytecode.

Namun di luar sana masih banyak yang tak menyadari perbedaan ini, saya yakin mayoritas buku atau panduan Java berbahasa Indonesia untuk program operasi Windows masih menggunakan Oracle JDK. Karena inilah versi JDK yang seketika “ditawarkan” ketika kita mengunjungi web oracle. Kalau ditulis “JDK” saja, karenanya kemungkinan besar itu merujuk ke Oracle JDK.

Oleh karena alasan ini saya pun akan menggunakan Oracle JDK sepanjang pembahasan di Source Code Program ini. Namun tetap berencana membangun panduan terpisah mengenai cara instalasi OpenJDK.


Isi dari JRE dan JDK

Selaku penutup, berikut diagram yang memperlihatkan isi sebetulnya dari JRE dan JDK:

Gambar komplit isi JDK dan JRE bahasa Java (sumber gambar: oracle.com)

Diagram ini mungkin ba
ru dapat sobat pahami seandainya telah malang melintang selaku programmer Java profesional. Disini terlihat pelbagai teknologi dan library yang ialah pondasi yang membangun sebuah bahasa pemrograman Java.

Setidaknya di sini kita dapat perhatikan bahwa JDK berisi JRE, dan di di JRE pun terdapat JVM.


Disini kita telah membahas pengertian dari JRE dan JDK. Di panduan berikutnya akan membahas mengenai cara instalasi JDK di dalam sistem operasi Windows.


Sumber https://www.duniailkom.com/