Tutorial Belajar Java Part 2: Pengertian JVM (Java Virtual Machine)

Posted on

Bahasa Java mempunyai cara tersendiri untuk dapat dijalankan oleh komputer. Tak seperti alur proses bahasa pemrograman di umumnya, agar kita dapat menjalankan kode program yang ditulis di bahasa Java, di di komputer mesti terinstall JVM (Java Virtual Machine).

Apa itu JVM dan apa fungsinya? Kita akan bahas dengan lebih detail di panduan kali ini.


Pengertian Java Virtual Machine

Java Virtual Machine ialah program khusus yang mesti diinstall agar sebuah komputer dapat menjalankan program yang ditulis di bahasa Java.

Pengertian di atas ialah “versi sederhana”, karena Java Virtual Machine (kita singkat saja selaku JVM), secara teori tak hanya dapat menjalankan program yang ditulis di bahasa Java, tapi pun dari bahasa pemrograman lain dengan syarat kode tersebut telah berbentuk “Java bytecode“.

Agar dapat memahami pengertian ini, kita mesti bahas alur proses penyusunan sebuah program. Umumnya sebuah bahasa pemrograman desktop mempunyai alur selaku berikut (kita gunakan contoh bahasa C):

  1. Tulis kode program menggunakan teks editor, lalu save misalnya selaku hello_world.c.
  2. Compile file hello_world.c menjadi object file bernama hello_world.o.
  3. Lakukan proses linker, dimana file hello_world.o akan diproses dan menghasilkan file executable bernama hello_world.exe (sekiranya diperuntukkan untuk program operasi Windows).
  4. File hello_world.exe siap dijalankan.

Penjelasan yang lebih komplit dari alur ini dapat dibaca ke: Cara Mencompile dan Membuat File exe Bahasa Pemrograman C.

Proses compile bahasa C

Alur diatas mempunyai sedikit masalah di hal portabilitas. Maksudnya, program hello_world.exe yang diraih hanya dapat berjalan di program operasi Windows saja. Apabila kita ingin menjalankan program yang sama di komputer Linux atau Mac, karenanya kode program mesti di compile ulang untuk setiap program operasi.

Tim pengembang bahasa Java ingin mengatasi masalah ini agar kode bahasa Java lumayan di compile 1 kali saja dan dapat jalan di semua program operasi. Berikut alur proses menyusun dan menjalankan program yang ditulis di bahasa Java:

  1. Tulis kode program menggunakan teks editor, lalu save misalnya selaku hello_world.java
  2. Compile file hello_world.java menjadi byte code bernama hello_world.class
  3. File hello_world.class dapat dijalankan di semua komputer pada rentang waktu di komputer tersebut terinstall Java Virtual Machine.

Byte code di langkah ke-2 mirip dengan object code di bahasa pemrograman lain, tapi secara khusus byte code dimanfaatkan untuk merujuk ke object code milik bahasa Java.

Proses compile bahasa Java

Dengan teknik seperti ini, karenanya secara teori sekiranya keluar program operasi baru, kode program Java dapat seketika jalan, dengan syarat di program tersebut telah terinstall JVM.

Di awalnya alur kerja JVM seperti ini sering di kritik karena berjalan lebih lambat dibandingan dengan bahasa pemrograman yang seketika di compile menjadi file exe seperti di bahasa C atau C++, namun dengan bermacam teknik optimasi, kode program bahasa Java pun dapat di eksekusi dengan lumayan cepat.

Terlihat bahwa bahasa Java memilih untuk “mengorbankan” sedikit performa untuk mencapai portabilitas. Ini pun sesuai dengan moto bahasa Java yang di populerkan oleh Sun: “Write once, run anywhere“.

Namun di prakteknya, tetap saja ada perbedaan fitur antara satu program dengan program lain, dimana kode program Java terpaksa mesti sedikit di revisi sekiranya ingin beralih ke program yang berbeda. Ini sering jadi candaan developer Java dengan moto: “Write Once, Debug Everywhere.”


Di panduan kali ini kita telah membahas alur kerja dari proses compile kode program bahasa Java. Kesimpulannya, kita butuh menginstall sebuah Java Virtual Machine agar dapat menjalankan kode program yang ditulis di bahasa Java.

Berikutnya kita masih mesti membahas dua istilah lain yang benar-benar urgen sebelum dapat menyusun kode program menggunakan bahasa Java, yakni pengertian dari JRE dan JDK.


Sumber https://www.duniailkom.com/