Tutorial Belajar Java Part 11: Pengertian dan Cara Penulisan Variabel Bahasa Java

Posted on

Di panduan belajar bahasa pemrograman Java kali ini kita akan membahas mengenai pengertian variabel dan cara penulisan variabel dalam bahasa Java.


Pengertian Variabel di Bahasa Java

Variabel yakni ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Secara teknis, variabel merujuk ke sebuah tempat tinggal di memory komputer. Ketika kita menyusun sebuah variabel, karenanya satu ‘slot’ memory akan disediakan untuk menampung nilai tersebut. Setiap variabel mempunyai nama yang digunakan selaku identitas dari variabel itu.

Sesuai dengan namanya, isi variabel dapat berubah sepanjang kode program. Selaku contoh, bila saya menyusun program menghitung luas persegi, karenanya dapat menyiapkan variabel panjang dan lebar yang diisi angka 10 dan 12. Kemudian nanti isi variabel panjang dan lebar ini dapat ditukar dengan angka 20, 50, atau nilai lain.

Variabel pun dapat digunakan untuk menampung nilai inputan, misalnya kita ingin panjang dan lebar ini diisi oleh user (pengguna program). Terkait mengenai cara input data ke di kode program Java akan kita bahas di panduan terpisah.


Aturan Penamaan Variabel di Bahasa Java

Aturan penamaan variabel merujuk ke syarat identifier yang pernah kita bahas di panduan sebelumnya, yakni Aturan Dasar Penulisan Kode Program Bahasa Java.

Berikut saya sajikan kembali aturan penamaan variabel di di bahasa pemrograman Java:

  • Variabel dapat terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama-tama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore ( _ ), tak dapat berupa angka.
  • Variabel mesti selain dari keyword. Selaku contoh, kita tak dapat memakai kata int selaku nama variabel, karena int ialah keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Nama variabel sebaiknya ditulis menggunakan gaya penulisan camelCase, dimana setiap kata pun diawali dengan huruf besar, kecuali kata pertama-tama dan tanpa spasi. Contoh: panjang, panjangSegitiga, atau luasSegitiga.


Cara Penulisan Variabel di di Bahasa Java

Ketika akan menulis variabel, di hampir seluruh bahasa pemrograman terdapat 2 langkah: deklarasi dan inisialisasi.

Deklarasi yakni proses untuk memberitahu compiler bahasa Java bahwa kita akan menyusun sebuah variabel. Bahasa Java termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel mesti ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Pembahasan mengenai tipe data di di bahasa Java akan kita bahas di panduan tersendiri, namun berikut tipe data yang sering digunakan:

  • Tipe data integer, yakni tipe data angka bulat seperti 1, 5 atau 1000. Tipe data integer ditulis dengan keyword int.
  • Tipe data double, yakni tipe data angka pecahan seperti 1.33,  5.90 atau 1000.99. Tipe data double ditulis dengan keyword double.
  • Tipe data character, yakni tipe data huruf seperti ‘A’, ‘a’, atau ‘Z’. Tipe data character ditulis dengan keyword char.
  • Tipe data string, yakni tipe data untuk menampung kumpulan karakter, seperti “Belajar”, “Duniailkom” atau “Belajar bahasa Java di Source Code Program”. Tipe data character ditulis dengan keyword String.

Selaku contoh, di kode program berikut saya mendeklarasikan 4 buah variabel:

Disini command int hasil akan menyusun variabel hasil dengan tipe data int. Artinya variabel hasil hanya dapat diisi dengan angka bulat. Variabel ipk bertipe double, sehingga dapat menampung angka pecahan. Variabel kelas bertipe char, sehingga dapat menampung 1 karakter. Dan variabel kegiatan bertipe data String yang hanya dapat diisi dengan 1 kalimat.

Setelah sebuah variabel di deklarasikan, kita dapat menginput atau memberikan nilai awal ke di variabel tersebut. Proses pemberian nilai awal ini dikenal dengan istilah inisialisasi.

Nilai yang diberikan mesti sesuai dengan tipe data. Misalnya variabel hasil bertipe int, karenanya hanya dapat diisi dengan angka bulat. Berikut contoh proses deklarasi dan inisialisasi dari kode sebelumnya:

Sekarang ini ini masing-masing variabel telah berisi nilai. Tanda sama dengan ( = ) disini berfungsi selaku operator assignment, yakni operator yang akan mengisi sebuah nilai. Proses assignment dilakukan dari kanan ke kiri. Pedoman hasil = 10 artinya memasukkan angka 10 ke di variabel hasil.

Untuk menampilkan isi dari variabel, kita dapat gunakan command System.out.println() seperti contoh berikut:

Proses deklarasi dan inisialisasi variabel pun dapat dila
kukan sekaligus di 1 baris statement:

Sekarang ini ini setiap variabel telah berisi nilai awal, yang berasal dari gabungan proses deklarasi dan inisialisasi.

Kita pun dapat mendeklarasikan beberapa variabel di 1 baris command, pada kurun waktu variabel tersebut mempunyai tipe data yang sama. Berikut contohnya:

Hasil kode program:

Setelah variabel di deklarasikan dan diberikan nilai awal, kita pun dapat mengubah nilainya sepanjang kode program:

Bisakah kamu menebak hasil ahir dari variabel a, b, dan c?

Diawal kode program, saya mendeklarasikan 3 buah variabel: a, b, dan c. Ketiga variabel bertipe integer yang dapat menampung angka bulat. Variabel a kemudian diisi dengan angka 3 dengan command a = 3.

Di baris berikutnya terdapat command b = a, artinya variabel b akan diisi dengan nilai dari variabel a (ingat, proses assignment berlaku dari kiri ke kanan). Karena variabel a berisi angka 3, karenanya variabel b pun akan berisi angka 3.

Berikutnya terdapat command a = a + b. Kembali, proses pemberian nilai (assignment) akan dilakukan dari sisi kanan tanda sama dengan ( = ) terlebih dahulu.

Berapakah hasil dari a + b? karena a dan b sama-sama bernilai 3, karenanya hasilnya yakni 6. Angka enam ini akan menjadi nilai baru untuk variabel a. Nilai variabel a yang sebelumnya 3, akan tertimpa menjadi 6.

Proses terakhir yakni  c = b + b + a. Kembali, kita selesaikan dulu perhitungan di sisi kanan, yakni b + b + a. Variabel b ketika ini bernilai 3, sedangkan variabel a telah bernilai 6 akibat command sebelumnya. Sehingga proses yang terjadi yakni 3 + 3 + 6 = 12. Angka 12 ini akan menjadi nilai inputan untuk variabel c.

Dari penjelasan diatas, karenanya variabel a akan berisi angka 6, variabel b angka 3, dan variabel c angka 12. Mari kita buktikan dengan menjalankan kode program tersebut:

Sip, hasilnya sesuai dengan perhitungan.


Di panduan kali ini kita telah mempelajari pengertian variabel dan cara penulisan variabel di di bahasa pemrograman Java. Berikutnya, saya akan membahas Pengertian dan Cara Pembuatan Konstanta dalam Bahasa Java.


Sumber https://www.duniailkom.com/