Tutorial Belajar Java Part 10: Aturan Dasar Penulisan Kode Program Bahasa Java

Posted on

Melanjutan panduan belajar bahasa java di Source Code Program, kali ini kita akan membahas aturan dasar penulisan kode program bahasa Java. Aturan ini melingkupi case sensitifity, whitespace, baris komentar, statement, dan identifier.


Perbedaan Huruf Besar / Kecil di Bahasa Java

Case sensitifity yaitu perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil. Java termasuk bahasa yang case sensitif, yang artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Selaku contoh, kode program berikut akan menghasilkan error, bisakah kamu menebak apa yang salah?

Berikut pesan error yang tampil:

Kesalahannya ada di huruf “S” di baris 3, seharusnya yaitu System, bukan system.

Perbedaan huruf besar dan kecil ini pun berlaku untuk pedoman lain, seperti nama variabel, nama function / method, dst. Intinya, kita mesti hati-hati dengan perbedaan huruf di bahasa Java.


Cara Penulisan Komentar di di Bahasa Java

Komentar atau comment yaitu ‘kode program’ yang ditambahkan untuk memberi keterangan/penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tak akan diproses oleh compiler Java dan diperuntukkan bagi programmer yang sedang membaca kode tersebut.

Di bahasa Java, terdapat 3 jenis baris komentar:

  1. Single Line Comment
  2. Multi Line Comment
  3. Documentation Comment

Sesuai dengan namanya, Single Line Comment dimanfaatkan untuk mendesain baris komentar yang terdiri dari 1 baris saja. Untuk membuatnya, awali sebuah baris dengan tanda // , yakni garis miring dua kali. Berikut contoh penggunaannya:

Multi Line Comment yaitu baris komentar yang melingkupi lebih dari satu baris. Caranya, gunakan pasangan karakter /* selaku pembuka baris komentar, dan karakter */ selaku penutup baris komentar. Seluruh baris atau kode program yang berada di antara kedua karakter ini akan dianggap selaku komentar. Berikut contohnya:

Documentation Comment yaitu baris komentar yang betul-betul mirip seperti multi line comment. Bedanya, komentar yang ditulis dapat diproses oleh tools khusus untuk meng-generate dokumentasi seperti Javadoc. Untuk menulis documentation comment, gunakan tanda /** selaku karakter pembuka, dan karakter */ selaku penutup. Berikut contoh penggunaannya:

Selain untuk mendesain penjelasan mengenai kode program, baris komentar ini pun sering dimanfaatkan untuk proses debugging atau pencarian kesalahan. Daripada menghapus kode program yang mungkin sebetulnya telah benar, lebih bagus dijadikan komentar untuk sementara.


Pengertian Statement di Bahasa Pemrograman Java

Statement di bahasa Java yaitu sebuah baris pedoman. Hampir seluruh baris pedoman (statement) mesti diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ). Berikut beberapa contoh statement di bahasa Java:

Sebuah statement tak mesti melingkupi satu baris. Pedoman kondisi seperti if else dan perulangan (looping) dapat melingkupi beberapa baris, dan ini dianggap selaku satu statement:

Statement yang terdiri dari beberapa baris seperti ini biasanya diawali dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan diakhiri dengan tanda ” } “. Bagian ini pun sering disebut selaku blok kode program. Khusus blok kode program seperti ini, tak perlu diakhiri dengan tanda titik koma.


Pengertian Identifier di Bahasa Pemrograman Java

Identifier yaitu nama untuk menandakan “sesuatu” sepanjang kode program. Contoh dari identifier yaitu nama class, nama variable, nama function atau nama method.

Perhatikan statement berikut:

Disini, hasil dan totalPenjualan yaitu variabel dan termasuk ke di identifiers.

Secara umum, kita bebas ingin menulis nama identifier, namun terdapat beberapa aturan:

  • Identifier mesti selain dari keyword, yakni kata khusus yang dimanfaatkan oleh Java. Selaku contoh, kita tak dapat memakai kata int selaku nama variabel, karena int yaitu keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Identifier dapat terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama-tama dari identifier hanya dapat berupa huruf dan underscore, tak dapat berupa angka.

Pada rentang waktu mengikuti aturan diatas, tak masalah ingin memberikan nama apapun untuk identifier. Namun terdapat beberapa kebiasaan dari programmer Java terkait penulisan identifier ini:

  • Nama class ditulis dengan PascalCase, dimana setiap kata diawali dengan huruf besar, termasuk kata pertama-tama dan tanpa spasi. Contohnya seperti class HelloBelajar, class LuasLingkaran, atau class MahasiswaJurusanKomputer.
  • Nama variable dan function (termasuk method), ditulis dengan camelCase, dimana setiap kata pun diawali dengan huruf besar, kecuali kata pertama-tama dan tanpa spasi. Contohnya: panjangSegitiga, hitungLuasSegitiga(), getMahasiswa() atau totalBelanja().
  • Nama konstanta ditulis dengan SNAKE_CASE, yakni huruf besar seluruh dengan garis bawah (underscore) selaku pemisah kata. Contohnya: public final String NAMA_WEBSITE atau public final int KURS_DOLLAR = 14000.


Di panduan bahasa pemrograman bahasa Java kali ini kita telah membahas beberapa aturan basic dari bahasa Java. Ini seluruh menjadi pedoman di menulis kode program bahasa Java.

Panduan berikutnya akan masuk ke Cara Pembuatan Variabel dalam Bahasa Pemrograman Java.


Sumber https://www.duniailkom.com/